Pembahasan Raperda: Dari Sawah Lestari Sampai Prostitusi

Pembahasan Raperda: Dari Sawah Lestari Sampai Prostitusi

Selasa, 16 Juni 2020


Pemalang-CakrawalaOnline, Selasa(16/6), Dalam pembahasan raperda rancangan detail tata ruang wilayah perkotaan Kabupaten Pemalang (2020-2038) yang diadakan DPRD Kabupaten Pemalang bersama skpd terkait memunculkan berbagai permasalahan.

Dari soal tempat hiburan seperti: panti pijat, karaoke dan lokalisasi sampai "Sawah Lestari".

Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah anggota dewan selaku tim pembahas raperda.

Ujianto Mugi Raharjo menyinggung tentang keberadaan tempat-tempat berkonotasi negatif misalnya karaoke.

"Saya kepenginnya, Pemalang tidak ada lagi tempat-tempat semacam itu lagi...saya risih sendiri ketika melihat sendiri beberapa wanita dengan pakaian yang cukup seronok berpapasan dengan rombongan ibu-ibu bermukena hendak sholat ke masjid... Sungguh sangat Kontradiktif sekali...," Ungkap Uut(sapaan akrab Ujianto MR).

Uut berharap dalam rancangan detail tata ruang wilayah perkotaan, tempat yang menurutnya amoral ini, tidak ada lagi di Pemalang.

"Minimal ditiadakan di wilayah perkotaan seperti di kecamatan Pemalang dan sekitarnya...," Ucap Uut.

Sedangkan anggota dewan lainnya, Ajeng, mempertanyakan tentang bangunan yang berdiri diatas lahan "Sawah Lestari".

"Apakah nantinya jika tidak sesuai dengan perda tata ruang/wilayah akan dibongkar atau dibiarkan saja?" Tanya Ajeng pada instansi terkait.

Seorang perwakilan dari dinas pertanian mengatakan hal tersebut dapat ditinjau kembali dan disesuaikan dengan perda rt/rw yang berlaku.

"Raperda yang sedang dibahas ini kan untuk jangka waktu 20 tahun ke depan, jadi jika terjadi semacam tadi(bangunan berdiri diatas lahan Sawah Lestari)ada sebelum perda rt/rw berlaku, nanti akan ditinjau kembali pada 20 tahun mendatang...," Jelasnya.

Kabag. Hukum, Subianto pun menambahkan bahwa produk hukum, contohnya perda, tidak berlaku surut ke belakang.

"Produk hukum, misalnya perda, tidak berlaku surut ke bekakang...," Tegasnya.

Seusai rapat, CakrawalaOnline mengkonfirmasi usulan dari Ujianto MR mengenai tempat hiburan pada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pemalang, Sapardi.

Ia pun mengatakan bahwa itu bukan kewenangannya.

"Kami hanya berwenang pada tata kelola nya saja... Untuk tempat dan aktifitasnya merupakan kewenangan pemilik...," Pungkasnya.

(Reporter:SSBL)