4 Wartawan Pemeras Kades, Digelar Perkara-nya

4 Wartawan Pemeras Kades, Digelar Perkara-nya

Senin, 22 Juni 2020



Pemalang-CakrawalaOnline, Senin(22/6), pihak Polres. Pemalang melakukan gelar perkara kasus pemerasan terhadap kades dengan 4 orang yang mengaku wartawan sebagai tersangka-nya.

Confrence Press dipimpin langsung Kapolres. Pemalang, AKBP. Ronny Tri Prasetyo Nugroho didampingi Kasat.reskrim. Polres. Pemalang, AKP. Suhadi.

Dalam jumpa pers tersebut, pihak Polres. Pemalang menghadirkan 4 wartawan pemeras kades yakni AJSS alias Jok(Pemalang, lelaki 53 th), BS alias Bud(Pemalang, lelaki, 55 th), PN alias Pai(Pekalongan, 43th), dan CD alias Cah(Pekalongan, 42 th), beserta barang bukti.

Pada Konferensi Pers itu, Kapolres. AKBP Ronny, membeberkan kronologis kejadian.

"Mereka mengaku sebagai wartawan... Kemudian menurut pelapor sekaligus korban yakni kades KelangDepok, MA, para tersangka seolah-olah memiliki temuan adanya penyimpangan dana desa... Selanjutnya dengan laporan tersebut, anggota reskrim mulai bergerak....maka terjadilah OTT di sebuah rumah makan di daerah Comal," Terangnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolres. Grobogan ini mengungkapkan bahwa ke-Empat tersangka terjerat KUHP pasal 368 subsider pasal 369 tentang tindak pidana pemerasan.

"Dengan sangsi hukuman penjara selama 9 tahun," Tegasnya.

Ketika ditanyakan apakah hanya satu kades yang diperas oleh para tersangka  Kapolres yang baru menjabat di Pemalang itu menjawab:"iya baru satu korban," Tandasnya.

Nampak Kepala Dispermasdes Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo, menyaksikan Press Release yang dilaksanakan pihak Polres. Pemalang.

Saat disinggung apakah ada kades yang melapor kepada dirinya, Tutuko membantahnya.

"Kalo melapor secara tertulis dan resmi, tidak ada, tapi kalo keluhan iya ada," Ujarnya.

Tutuko berharap supaya para kades mengelola ADD-nya sesuai dengan regulasi.

"Sehingga tidak menimbulkan masalah...jalankan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku saja," Imbuhnya.
(SSBL)