Usulan Koruptor Bebas Mulai Dibahas, Berikut Daftar Koruptor Yang Berpotensi Akan Bebas Menururt ICW

Usulan Koruptor Bebas Mulai Dibahas, Berikut Daftar Koruptor Yang Berpotensi Akan Bebas Menururt ICW

Jumat, 03 April 2020


Jakarta-CakrawalaOnline, Usulan Menkumham Yasonna tentang pembebasan ribuan napi termasuk napi koruptor mulai dibahas di istana.

Melalui revisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Permasyarakatan, revisi PP ini harus mendapatkan persetujuan Presiden Jokowi.

Dikutip dari CnnIndonesia, staf khusus Presiden Bidang Hukum Dini Shanti menilai bahwa narapida kasus korupsi harusnya tidak boleh dibebebaskan.

Namun Dini mengaku baru saja menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Jokowi dan saat ini masih dalam proses pembahasan dan belum ada keputusan.

Usulan Yasonna tentu mendapatkan kritikan pedas dari banyak pihak. Hal ini dinilai sebagai kesempatan untuk meringankan hukuman para koruptor.

Sementara Indonesia Corruption Watch (ICW) membeberkan beberapa nama koruptor yang berpotensi bebas saat ini.

Berikut 22 nama narapidana koruptor tersebut :

1. OC Kaligis (pengacara)

2. Suryadharma Ali (mantan Menteri Agama)

3. Setya Novanto (mantan Ketua DPR)

4. Patrialis Akbar (mantan hakim Mahkamah Konstitusi)

5. Siti Fadilah Supari (mantan Menteri Kesehatan)

6. Ramlan Comel (eks hakim adhoc)

7. Jero Wacik (mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral)

8. Fredrich Yunadi (pengacara)

9. Rusli Zainal (mantan Gubernur Riau)

10. Dada Rosada (mantan Wali Kota Bandung)

11. Barnabas Suebu (mantan Gubernur Papua)

12. Bambang Irianto (mantan Dirut Pertamina Energy Services Pte Ltd)

13. Arya Zulkarnaen (eks Bupati Batubara)

14. Masud Yunus (eks Wali Kota Mojokerto)

15. Imas Aryumningsih (mantan Bupati Subang)

16. Dirwan Mahmud (bekas calon Bupati Bengkulu Selatan)

17. Setiyono (mantan Wali Kota Pasuruan)

18. Budi Supriyanto (politikus)

19. Amin Santono (eks anggota DPR)

20. Dewie Yasin Limpo (eks anggota DPR)

21. Billy Sindoro (mantan Petinggi Lippo Group)

22. Johannes Kotjo (pengusaha)

Sebelumnya Yosonna mengungkapkan bahwa hal ini merupakan upaya pencegahan  penyebaran virus Covid-19 di dalam lapas yang saat ini sudah melebihi kapasitas. Han-Sumber:Kompas