Isak Tangis Ratusan Pegawai Ramayana Menjadi Korban PHK, Begini Penjelasannya...

Isak Tangis Ratusan Pegawai Ramayana Menjadi Korban PHK, Begini Penjelasannya...

Selasa, 07 April 2020


Jakarta-CakrawalaOnline, Viral video menampakan para pegawai pusat perbelanjaan Ramayana kota Depok yang masih menggunakan seragam kerja lengkap saling berpelukan dan mengangis menjadi perhatian publik akhir-akhir ini.

Diketahui bahwa para pegawai yang hampir semuanya adalah perempuan ini menjadi korban PHK karena imbas dari wabah Covid-19 yang menimbulan kebangkrutan bagi salah satu pusat perbelajaan besar di Depok yaitu Ramayana.

Total jumlah pegawai yang menjadi korban PHK yaitu 159 Pegawai. Tidak hanya pegawai asli tapi sejumlah pegawaI dari gerai-gerai titip jual juga ikut dalam daftar tersebut.

Dilansir dari Tribun.bali, Ramayana terpaksa melakukan PHK untuk ratusan pegawainya karena kondisi finansial yang memburuk saat pademi virus Covid-19 mulai masuk ke Indonesia.

Sebelumnya Ramayana Depok menutup sementara selama 1-2 bulan yang saat itu hanya bagian kebutuhan pokok yang tetap buka hingga waktu tidak ditentukan menunggu situasi sudah aman.

Dengan pemikiran sangat matang pada akhirnya manajemen Ramayana Depok mengambil langkah tersebut saat sudah tidak bisa menutup biaya lagi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Manto Jorghi menjamin kepada pegawai Ramayanabkorban PHK ini akan didaftarkan untuk Program Kartu Prakerja.

Tidak hanya itu, mereka dapat mengakses bantuan yang sudah disiapkan pemerintah untuk 1-4bulan selagi menunggu pekerjaan baru. Bantuan tersebut berupa subsidi dengan jumlah 1juta/bulan dan anggaran pelatihan pekerja.

Manto tidak menjamin semua akan mendapatkan bantuan, mereka harus melalui seleksi yang nantinya akan diputuskan oleh Kementerian Tenaga Kerja.

Sementra itu Manajer Ramayana Depok, Nukmal menjamin bahwa korban PHK akan diberikan hak-hak yang adil termasuk pemanggilan kembali atau uang kesejahteraan. Han-Sumber:Tribun.bali