43 Napi Di Rutan Purwodadi Dirumahkan

43 Napi Di Rutan Purwodadi Dirumahkan

Jumat, 03 April 2020


Grobogan-Cakrawalaonline, Sebanyak 43 Napi yang menghuni Rutan (Rumah Tahanan) Kelas IIB Purwodadi mendapat asimilasi. Hal ini berdasarkan surat dari Kemenkumham (Kementrian Hukum Dan HAM) yang bertujuan memutus mata rantai virus Corona atau COVID 19 di Rutan maupun di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan).

Namun dalam memberikan asimilasi tersebut disesuaikan dengan peraturan yang ada dan berdasarkan pengamatan petugas terhadap Napi yang dianggap layak untuk mendapatkannya.

Salah seorang Napi yakni Jaswanto menuturkan untuk sementara asimilasi di rumah berkumpul sama keluarga.

“Tadi baru saja video call dengan Bapas agar asimilasi di rumah, sambil menunggu SKCB,” tuturnya.

Sementara itu Karutan (Kepala Rutan) Kelas IIB Purwodadi Solichin mengatakan bahwa asimilasi ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus COVID 19 atau Corona.

“Asimilasi ini diberikan kepada Napi sampai 7 April 2020 kedepan, meski diberikan asimilasi para Napi tetap mendapatkan pengawasan dari petugas Rutan, Kejaksaan dan Bapas. Namun jika ada Napi yang melakukan pelanggaran makan asimilasi itu akan dicabut,” terangnya.

Masih menurutnya dalam bimbingan pengawasan Napi akan diawasi satu Minggu sekali atau dua kali oleh petugas Rutan.

“Petugas Rutan nantinya juga akan mendatangi rumah Napi, selain itu juga akan dipantau melalui telepon maupun WhatsApp,” pungkasnya.

Ke 43 Napi yang mendapatkan asimilasi ini adalah mereka yang terlibat kejahatan seperti Judi, pencurian dan Pencabulan. Ng/Awg