Putaran Ke-10 Lomba Desa Pengkok Pada 10-03-2020

Putaran Ke-10 Lomba Desa Pengkok Pada 10-03-2020

Minggu, 15 Maret 2020


Biro DlY Gunungkidul , Cakrawalainterprize.online – Lomba desa Pengkok kecamatan Patuk berlangsung pada hari Selasa Kliwon 10-03-2020 dipusatkan di balai desa setempat. Terwujudnya pemerintahan desa yang baik untuk mendukung kesejahteraan warga masyarakat secara menyeluruh. Membangun semangat otonomi desa bersama masyarakat yang profesinya mayoritas petani.

Demikian kades Pengkok kecamatan Patuk dalam pemaparan lomba desa di hadapan rombongan tim penilai kabupaten sebanyak 35 orang yang dipimpin Sujoko S.Sos M.Si juga kepala DP3AKBPMD Gunungkidul. Disini rombongan tim juga mengagumi obyek wisata Gunung Ireng yang ada di Padukuhan Srumbung kecamatan Patuk dan segala potensi yang ada di desa Pengkok.

Sementara ketua panitia lomba desa Pengkok mengaku telah melaksanakan lomba desa ini dengan sebaik-baiknya. Bila nanti ditetapkan sebagai juara pertama tingkat kabupaten Gunungkidul pihaknya mengaku siap maju ke propinsi DIY. “Bila lomba desa Pengkok kecamatan Patuk ini jadi juara di Gunungkidul, kami beserta masyarakat siap maju lomba tingkat propinsi,” ungkapnya.

Dalam paparan lomba desa disampaikan oleh kepala desa Pengkok diungkapkan bahwa selama ini perkembangan pengunjung obyek wisata Gunung Ireng semakin banyak. Selain itu kades mengakui bahwa pembangunan wilayah desa Pengkok harus dikembangkan terus menerus dari sekarang hingga masa depan. Ini semua untuk mencapai kesejahteraan warga masyarakat desa Pengkok secara menyeluruh.

Desa Pengkok adalah tipologinya pertanian dengan luas wilayah 425,72 ha dengan batas wilayah sebelah utara desa Salam, timur desa Beji, selatan desa Ngleri kecamatan Playen dan sebelah barat Semoyo kecamatan Patuk. Desa Pengkok terdiri 6 padukuhan 9 RW dan 29 RT. Jumlah penduduk pada tahun 2019 berjumlah 3455 jiwa terdiri dari  1755 jenis kelamin perempuan dan 1700 jenis kelamin laki-laki. Dengan presentasi 51% jenis kelamin perempuan dan 49% jenis kelamin laki-laki.

Dengan kepadatan jiwa 8,12 jiwa per kilometer persegi. Bidang kewilayahan dan pemerintahan strategi yang dikembangkan dengan memberikan pelayanan yang terpadu kepada masyarakat. Dalam rangka memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan tranparansi dalam pemerintah desa akuntanbilitas dalam mengelola keuangan desa dan peningkatan peran serta masyarakat dalam proses setiap perencanaan pembangunan. Desa Pengkok juga merupakan desa yang berbasis IT yaitu dalam pelayanan menggunakan SID atau Sistim Informasi Desa.

Di bidang kemasyarakatan strategi yang dilakukan yaitu dengan mendirikan Pasar Ahad Pon di Gunung Ireng. Ini dalam rangka sebagai wadah untuk menampung potensi yang ada di Pengkok dan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pengunjung obyek wisata Gunung Ireng. Selain itu mengembangkan ekonomi kemasyarakatan masyarakat. Dan juga memanfaatkan komunikasi Radio Komunitas sebagai sarana pemerintah desa untuk menyapa masyarakat. Juga empro adventure yang mengeksistensi satu-satunya menjadi klub panahan resmi dari luar kabupaten Gunungkidul.

Dalam rangka pemerintah desa mempertahankan bunga, bunga anggrek khas Gunungkidul, pemerintah desa Pengkok membentuk Taman Anggrek Khas Gunungkidul. Inovasi yang dikembangkan desa Pengkok merupakan desa inovasi yang  dalam katalog nasional Gunung Ireng merupakan yang pertama sebagai Sorga Wisata yang tersembunyi di desa Pengkok.

Dalam rangka mengembangkan kawasan wisata desa Pengkok, pemdes juga menggandeng beberapa akademisi, praktisi maupun politisi. Seperti Kemendes PDT dan lainnya. Juga menggunakan pemanfaatan aplikasi Geospasial dimana aplikasi ini kita untuk pemetaan tanah tentang kepemilikan tanah warga masyarakat. Dan aplikasi Georiset dimana aplikasi ini digunakan untuk merencanakan melihat peta geologi dan peta kebencanaan warga masyarakat. Demikian sebagian paparan kades Pengkok dikutip wartawan. (Sab)