Dilarang Nongkrong, Mahasiswa Pukul Polisi Hingga Memar Saat Sosialisasi Covid-19

Dilarang Nongkrong, Mahasiswa Pukul Polisi Hingga Memar Saat Sosialisasi Covid-19

Jumat, 27 Maret 2020


Aceh-CakrawaOnline, Seorang mahasiswa berinisial MAM (19) berhasil ditangkap Polresta Banda Aceh setelah memukul petugas kepolisian saat diberi sosialiasasi terkait virus Covid-19 atau corona.

Kejadian berawal dari anggota Polsek Lueng Bata, Bripka Saifuddin saat mengunjungi sebuah warung kopi dalam kegiatan sosialisasi terkait pemerintah yang sudah tidak mengizinkan warganya untuk berkumpul. Hal ini bertujuan agar penyebaran virus Covid-19 tidak semakin luas.

Namun, seorang pria yang diketahui berstatus mahasiswa ini merasa tidak terima karena kegiatan nongkrongnya terpaksa dibubarkan langsung memukul Bripka Saifuddin hingga bagian memar dibagian telinga.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Ajun Komisari Polisi M. Taufiq, membenarkan kejadian tersebut dan sudah mengakap pelaku.

"Pelaku secara tiba-tiba memukul korban saat sedang menjelaskan maklumat kapolri" Kata Taufiq, Jumat (27/3).

Tidak hanya memukul, pelaku tersebut juga berkata kasar kepada pihak kepolisian disana. Setelah pemukulan tersebut, pelaku melarikan diri.

Dengan cepat pihak kepolisian langsung menangkap  pelaku dan langsung diamankan di Polsek Luengbata.

Setelah dikonfirmasi pelaku, ia mengaku emosi karena sedang ada masalah pribadi dengan kedua orangtuanya lalu ia melampiaskan pada pihak kepolisian saat itu.

Pelaku saat ini sudah diamankan dalam sel tahanan dengan dijerat Pasal 351 ayat (1) Jo Pasal 212 Jo Pasal 216 Ayat (1) Jo pasal 218 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 2 tahun 8 bulan. Han-sumber:viva.com