Buntut Pembacokan, Warga Jatibaru Tutup Jalan Umum

Buntut Pembacokan, Warga Jatibaru Tutup Jalan Umum

Kamis, 19 Maret 2020


Dompu-Cakrawalaonline, Warga Jatibaru Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, melakukan penutupan jalan tanpa ijin dari Dinas perhubungan. 

Hampir ribuan orang laki perempuan melakukan aksi duduk di atas bale bale penutupan jalan lintas Sumbawa di tengah terik matahari Kamis (19/3).

Hal tersebut dipicu adanya insiden pembacokan pemuda Jatibaru Safrudin (38) dan Ardiansyah warga Desa bara Kecamatan Woja.

Penutupan jalan selama  3 jam mulai jam 10,45 hingga jam 12.45 momentum sejarah bagi warga Jatibaru.

Kapolsek Manggelewa IPDA Ramli dan anggotanya melakukan negosiasi untuk membuka jalan namun tidak berhasil.

Arus transportasi semakin macet, mulai arah barat dan timur semua roda empat dan roda dua parkir sepanjang jalan selama berjam jam.

Pada jam 12 .45 datang Wakapolres Dompu Kompol I.Gusti Ngurah beserta kabagreskrim Polres Dompu dan anggotanya membawa senjata lengakap, akhirnya arus transportasi dibuka dan normal Kembali seperti biasa.

Menyikapi penutupan jalan ini Wakapolres Dompu mengharapkan, bila ada oknum pembacokan dan kriminal kembalikan pada penegak hukum jangan ambil tindakan yang merugikan orang banyak, karena pelaku Safrudin dan Ardiansyah( 26) telah diamankan di Polres untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Koramil Manggelewa kapten Mujioyono kepada wartawan mengatakan, kedepan warganya aman tentram dan sejahtera, jangan menutup jalan dikarenakan arus transportasi jalan raya tidak ada salahnya ini menggangu satabilitas ekonomi dan kesejahteraan umum.

Koramil Manggelewa sesalkan atas perbuatan warganya sama dengan dijajah, "Kedepan akan melakukan tindakan tegas dari pada dijajah dalam melaksanakan tugas sebagai pimpinan komando rayon militer wilayah Manggelewa, bila ada yang tidak puas kembalikan pada penegak hukum." Zun