Lomba Desa Gunungkidul Mulai 24 Februari - 24 Maret 2020

Lomba Desa Gunungkidul Mulai 24 Februari - 24 Maret 2020

Jumat, 21 Februari 2020


Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Acara evaluasi perkembangan desa atau sering lomba desa di wilayah kabupaten Gunungkidul digelar mulai bulan Hari Senin Kliwon bulan Februari tahun 2020 dan selesai tanggal 24 Maret 2020. Untuk menghiasi suasana agar nampak meriah, dari semua seni yang ada di Gunungkidul digelar dalam acara itu. Dangdut, Campur Sari dan Seni Jathilan, Reyog dan lainnya sering digelar.

Putaran pertama dimulai Senin Kliwon 24 Februari 2020 diikuti Desa Semugih kecamatan Rongkop. Putaran kedua diikuti desa Getas kecamatan Playen pada Selasa 25-02-2020 disusun desa Giriasih kecamatan Purwosari dalam putaran ketiga hari Rabu 26-02-2020. Pada putaran keempat dilaksanakan hari Kamis 27-02-2020 diikuti desa Gari kecamatan Wonosari.

“Bagi peserta lomba desa tahun ini sudah tampil semaksimal mungkin. Sehingga pihaknya berharap nantinya agar memperoleh nomor yang layak. Kalau bisa nomor terbaik atau nomor satu dan juara.

Lomba desa merupakan ajang evaluasi pembangunan di tingkat pedesaan. Tanpa adanya lomba desa kapan menggerakkan warga masyarakat untuk membangun lingkungannya. Sehingga hal ini lomba desa harus selalu digerakkan setiap tahun bergiliran dari desa kedesa lain yang sebelumnya juara di tingkat kecamatan maju lomba dinilai oleh tim penilai dari kabupaten.

Berbagai seni dan budaya yang ada di pedesaan sering digelar dalam lomba desa sering ditampilkan. Karena potensi ini merupakan pendukung pagelaran lomba desa di wilayah pemerintahan kabupaten Gunungkidul.

Rombongan Tim Penilai dari Kabupaten diantaranya Kepala DP3AKBPMD atau Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pembangunan Masyarakat dan Desa. Dalam hal ini diketuai oleh Sujoko S.Sos M.Si mengatakan dalam setiap kunjungan bersama tim lomba desa mengakui bahwa lomba desa sekarang ini makin mantap, suatu bukti bahwa pembangunan di pedesaan semakin maju..

Hal tersebut diungkapkan di hadapan warga masyarakat yang hadir dalam kesempatan lomba desa yang ikut di lomba desa tahun itu digelar bergiliran sebanyak 18 desa sebagai wakil dari 18 kecamatan yang ada di seluruh pemerintah kabupaten Gunungkidul. Dari 18 desa itu sebelumnya telah terseleksi atau juara di tingkat kecamatan dan maju ditingkat kabupaten.

Sampai saat ini ternyata tanggapan warga masyarakat dalam menanggapi pembangunan fisik dan non fisik masih tetap serius. Bekerja bergotong royong tetap berjalan baik, karena itu semua untuk membangun pedesaan agar kedepan semakin dekat dirasakan menuju adil makmur merata di masyarakat.

“Selamat mengikuti lomba desa untuk semua peserta lomba desa tingkat kebupaten gunungkidul tahun 2020 ini. Semoga semuanya sukses, dan pasca lomba desa itu yang jadi perhatian kita semua, pembangunan jalan terus agar semakin baik untuk kita semua,” ungkap pegawai DP3AKB PMD . (Sab)