Lomba Desa Getas Putaran Kedua, 26-02-2020

Lomba Desa Getas Putaran Kedua, 26-02-2020

Jumat, 28 Februari 2020


Biro DIY, Gunungkidul, Cakrawalainterprize.online – Evaluasi perkembangan desa di wilayah kabupaten Gunungkidul digelar mulai Senin Kliwon 24 Februari 2020 dan selesai tanggal 24 Maret 2020. Demikian  DP3AKBPMD atau Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gunungkidul. Lomba desa putaran ke-02 tahun 2020 ini diikuti oleh sebelumnya Pertama Desa Semugih kecamatan Rongkop kabupaten Gunungkidul. Putaran kedua diikuti desa Getas kecamatan Playen dan Putaran ketiga diikuti oleh desa Giriasih kecamatan Purwosari.

Tugiran S.Pd ketua panitia lomba desa Getas mengaku siap untuk mengikuti lomba desa tahun ini. Pihaknya cukup optimis dalam penampilan lomba. Walau diakui bahwa lomba desa tahun ini masih dalam suasana musim hujan. Bagi Tugiran  mengaku tetap optimis dan serius dalam menanggapi lomba desa tingkat kabupaten. Lomba ini secara umum diakui sebagai sarana untuk mengevaluasi hasil pembangunan di wilayah pedesaan. Berbagai sektor dinilai oleh tim penilai.

Acara itu diamati dengan teliti oleh ketua tim penilai bapak Sujoko S.Sos M.Si dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Kabupaten Gunungkidul. Juga juga didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ibu Imawan Wahyudi serta pejabat penting dari rombongan Tim Penggerak PKK Kabupaten.

Lomba desa diikuti 18 desa sebagai perwakilan dari 18 kecamatan di pemkab Gunungkidul DIY. Dimeriahkan dengan seni karawitan, seni gejok lesung dari ibu-ibu PKK desa, Campur Sari dan lainnya. Juga tentang BUM Des atau Badan Usaha Milik Desa atau profil.
Setelah rombongan Tim Penilai terjun di setiap sampel yang dilombakan, acara terakhir dipusatkan di balai desa. Acara pertama dibuka oleh MC dengan berdoa bersama dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan persembahan lagu Mars PKK, Lagu KB, Lagu Gunungkidul Handayani dan lagu lainnya.
Laporan Ketua Panitia, mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai dan terima kasih atas kunjungannya. Juga mohon maaf  bila ada kekurangan dalam menyiapkan sampel lomba desa tingkat kabupaten yang diikuti oleh desa ini. Pihaknya mohon bimbingan dari Tim Penilai agar desanya lebih maju dan berkembang.
Ketua rombongan tim penilai kabupaten mengaku kecewa dalam penilaian. Karena diajak keliling ke lapangan atau ke sampel dengan numpak mobil bukaan tanpa ada kursinya. Sehingga mengakibatkan kakinya bengkak-bengkak bagian tungkak. Namun demikian Sujoko S.Sos M.Si mengaku gembira dalam mendampingi rombongan tim penilai di lapangan. Sementara orang lain turut gembira walau tidak makan dan tidak minum. Karena panitia terkesan semrawut kurang pengalaman dalam menanggapi suasana.
Tetapi panitia tetap mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung atas terselenggaranya lomba ini berjalan lancar. “Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung lomba ini, tanpa ada halangan. Semoga meraih juara pertama walau nilainya kurang bagus, luar biasa kata tim dan ini layak,” jelasnya. (Sab)