Kades Ngleri Melantik Dua Perangkat Desa

Kades Ngleri Melantik Dua Perangkat Desa

Jumat, 04 Oktober 2019



Biro DIY, Gunungkidul Cakrawalainterprize.online - Bertempat di balai pertemuan Desa Ngleri, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Kepala Desa setempat melantik dan mengambil sumpah dan janji dari dua perangkat desa.

Acara ini disaksikan oleh warga masyarakat dan tokoh masyarakat dan tamu undangan serta perangkat. Tamu undangan dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan atau Forkopimcam Kecamatan Playen, turut hadir dalam acara itu. Selain itu juga dihadiri oleh Kepala (DP3AKBPMD) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pembangunan Masyarakat dan Desa kabupaten Gunungkidul.

Sujoko S.Sos M.Si selaku Kepala DP3AKBPMD, yang kabarnya menjelang pensiun tahun ini akan mencalonkan bupati Gunungkidul, tidak sempat ditemui wartawan karena keburu pulang setelah selesai acara karena memang banyak tugas. Demikian juga diakui oleh Kepala Desa Ngleri, Drs. H.Supardal, disela sela acara berlangsung pada hari Rabo Legi tanggal 18 September 2019.

Dijelaskannya, untuk megisi kekosongan Kepala Dukuh Ngleri Kulon dan staf karena purna tugas, maka untuk mengisi kekosongan diadakan  penjari- ngan calon perangkat dan staf yang langsung diadakannya ujian teori dan ujian praktek terutama mampu mengoperasikan komputer. Ternyata yang dinyatakan lulus Ulfa Maria untuk jabatan dukuh dan Partini untuk jabatan staf.

Diharapkan, nantinya keduanya setelah dilantik dan diambil sumpah dan janji dalam menjalankan tugas, segera menyesuaikan diri di lingkungan birokrasi dan beradaptasi sesuai tugas pokok dan fungsi serta bertanggungjawab sesuai standar operasional prosedur kerja di lingkungan desa.

Selain itu, berkaitan dengan situasi kemarau yang cukup panjang dan belum turun hujan. Saat ditanya wartawan, kepada Kepala Desa Ngleri, Drs.H.Supardal mengakui bahwa untuk  kebutuhan air bersih untuk minum atau untuk konsumsi maupun yang lain dirasa cukup.

Pihaknya menjelaskan bahwa kebutuhan air di Desa Ngleri cukup, terlebih   beberapa tahun lalu sudah punya sumur bor yang dikelola oleh PDAM yang mampu mengairi kebutuhan masyarakat. Namun beberapa tahun kemudian oleh PDAM untuk meringankan biaya kemudian diambilkan dari aliran Sungai Oyo kemudian diproses sehingga layak dikonsumsi.

Karena dari hasil olahan air tersebut sebahagian masyarakat kurang puas, akhirnya sebaha- gian masyarakat akan membuat sumur bor. Pembuatan sumur bor ini menurut rencana akan  dibuat di  tiap-tiap pedukuhan. “Namun sementara di tahun 2020 nantinya direncanakan di empat pedukuhan setelah melalui seleksi kedalaman dan ada tidaknya sumber air bawah tanah,” demikian harapnya. (Sab)