Berniat Bunuh Diri, Warga Pulisen Nekad Terjun ke Jurang Namun Tidak Mati

Berniat Bunuh Diri, Warga Pulisen Nekad Terjun ke Jurang Namun Tidak Mati

Rabu, 04 September 2019


Boyolali-Cakrawalaonline,
Warga Dawung Pulisen Boyolali digemparkan dengan adanya orang yang nekad coba bunuh diri terjun ke jurang sedalam 8 meter kemaren Rabu (4/9).

Dialah Saptono yang akrab dipanggil 'kecap' adalah seorang pedagang toko kelontong di jalan Telasih Pulisen Boyolali.

Pada pukul 3 sore terlihat korban mondar-mandir di sekitar jembatan yang berada di samping toko kelontongnya. Seorang saksi Joko Wartono (40) yang sedang makan di warung hik seberang jalan memperhatikan gelagat korban yang seperti sedang kebingungan diatas jembatan.

Tak berselang lama tiba-tiba Saptono 'kecap' meloncat dari pagar jembatan, dan langsung terjatuh kedasar jurang yang kering penuh bebatuan.

Karena terkejut dengan apa yang dilihat spontan Wartono langsung berteriak memanggil tetangga korban.

Dengan rasa perasaan kebingungan maka dia meminta pertolongan dengan warga sekitar, dan melaporkan kejadian percobaan bunuh diri ini ke Polsek kota Boyolali.

Selang beberapa waktu Babinsa mendatangi lokasi, dan ikut mengevakuasi korban yang ternyata masih sadarkan diri.

Korban nampak kesakitan maka langsung dilarikan ke RSU Boyolali.

Dari kejadian ini korban mengalami patah tulang tangan kiri, dan pergelangan lengan kanannya.

Korban saat ini masih mengalami perawatan medis di RSU Pandanaran Boyolali untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan lebih lanjut.

Dikonfirmasi dari pihak keluarga korban Hanif putranya, mengatakan bahwa ayahnya sedang stres,  maka mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat ke jurang yang berada disamping rumahnya.

Pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu memberikan pertolongan kepada ayahnya. S wibowo