Lomba Padukuhan Tungu Memuaskan

Lomba Padukuhan Tungu Memuaskan

Minggu, 11 Agustus 2019




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Lomba padukuhan Tungu desa Girimulyo kecamatan Panggang berlangsung pada hari Kamis Kliwon Tanggal 08-08-2019 dipusatkan di tiap-tiap wilayah RT setempat dan berpusat di balai Padukuhan Tungu.

Rombongan tim penilai dari kecamatan Panggang kurang lebih 35 orang hadir masuk wilayah RT setempat untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan fisik dan potensi dusun yang ada di wilayah tersebut. Dalam evaluasinya itu berbagai potensi dinilai oleh masing-masing tim penilai sesuai keahlian dan bidangnya masing-masing.

Mengenai hal lomba padukuhan yang dilaksanakan bergilir setahun sekali bagi tiap padukuhan di wilayah kecamatan di pemerintahan kabupaten Gunungkidul, itu merupakan hal yang dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana hasil pembangunan. Bagi seorang dukuh juga mengakui hal demikian.

Lomba pengagungan ini diadakan menyambut Peringatan HUT RI, merupakan bentuk untuk mengisi pembangunan pembangunan fisik, non fisik. Pembangunan semua unsur di masyarakat Tungu ini juga diresmikan Kampung KB yang pemotongan pitanya oleh Drs Winarno M.Si camat Panggang disaksikan oleh Suprihatin dukuh Tungu dan kades.

“Bagi kami dan warga kami, lomba ini untuk mengukur animo kerja gotong royong di masyarakat, sudah sejauh mana hasilnya. Dan ini untuk mengetahui perkembangan pembangunan di suatu masyarakat,” demikian menurut Suprihatin dukuh Tungu ditemui wartawan.

Dengan demikian walaupun sudah mengerahkan sekuat tenaga dan kerja keras, tapi hal ini tetap dilakukan secara normatif dan terprogram sejak lama. Karena hal ini telah digariskan oleh pemerintah desa Girimulyo Panggang Gunungkidul DIY.

Pihaknya juga mengakui bahwa nantinya bila hasilnya tidak pas dengan kehendak warga masyarakat, itu hal yang tetap disukuri. Tidak menjadikan kecewa dalam mengerjakan jalannya pembangunan fisik dan non fisik di suatu wilayah. Karena lomba itu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembangunan dan hasilnya.

Diungkapkan bahwa masing-masing RT sudah punya asset sebesar kurang lebih ratusan juta. Ini dimiliki dan dirawat sudah sejak lama oleh warga RT itu. Juga sudah punya balai pertemuan di tiap-tiap RT padukuhan Tungu. Hal ini membuat puas rombongan tim penilai.

Mas Klowor dan mbak Keni, seniman dan MC acara itu mengakui lomba ini pantas juara pertama atau juara satu. Hal ini selaras dengan realita yang ada. Tetapi dukuh dan kades menyerahkan hal itu jadi kewenangan rombongan tim penilai Kecamatan. (Sab)