Lomba Padukuhan Pundung Bareng Bersih Dusun

Lomba Padukuhan Pundung Bareng Bersih Dusun

Minggu, 11 Agustus 2019




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Peserta lomba padukuhan Pundung desa Girikarto kecamatan Panggang merupakan putaran yang terakhir pada urutan kelima yang seharusnya urutan keenam. Dilaksanakan hari Jum’at Legi tanggal 09-08-2019 berpusat di balai padukuhan Pundung.

Rombongan tim penilai dari kecamatan Panggang diarak langsung meninjau di tiap-tiap wilayah RT dusun Pundung. Mereka meninjau rumah penduduk dan contoh rumah sehat. Sebelumnya meninjau di bidang pertanian melihat cara bertani bagi warga padukuhan Pundung.

Dipaparkan cara bertani di kebun atau tegal dengan traktor menjelang musim tanam di kala hujan. Dengan cara mengawu-awu, hal itu jadi pedoman bertani di musim hujan. “Hanya sekali tanam dan hanya sekali panen bagi warga masyarakat padukuhan Pundung ini,” kata salah seorang petani.

Bagi peserta lomba padukuhan tahun ini sudah tampil semaksimal. Sehingga mereka  berharap memperoleh nomor yang layak. Kalau bisa nomor satu atau juara tingkat kecamatan dari enam atau lima peserta lomba Padukuhan. Tapi bagi peserta yang ditanya wartawan ada yang tidak berambisi juara.

Lomba ini merupakan ajang evaluasi pembangunan di wilayah pedesaan. Tanpa adanya lomba padukuhan, kapan menggerakkan warga masyarakat untuk membangun lingkungan. Sehingga lomba padukuhan harus digerakkan setiap tahun bergilir tiap padukuhan di tiap kecamatan dari 18 kecamatan di pemerintah kabupaten Gunungkidul DIY.

Kenapa lomba padukuhan diadakan bersamaan dengan acara bersih dusun di padukuhan Pundung desa Girikarto Panggang. Karena menurut warga masyarakat itu agar lebih efisien dan efektif dalam pelaksanaannya dan agar hasilnya juga maksinal dirasakan oleh warga masyarakat padukuhan Pundung Girikarto Panggang.

Dukuh Pundung, Teguh mengungkapkan hal tersebut seusai lomba padukuhan itu. Acara dilanjutkan untuk bersih dusun dipusatkan di Joglo padukuhan Pundung dengan menggelar Ruwatan padukuhan Pundung dilaksanakan setelah habis panen dan menjelang musim hujan di bulan Agustus.

Hal ini agar di bulan Agustus betul-betul dirasakan rasa gembiranya bagi masyarakat, karena menikmati lomba padukuhan dan menikmati acara bersih dusun di padukuhan Pundung. Tuyadi kades Girikarto tidak banyak komentar dalam hal lomba padukuhan Pundung. Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada warga masyarakat yang telah peduli dengan tenaga dan biaya untuk lomba  ini.

Camat Panggang Drs Winarno M.Si mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga masyarakat. “Kami berterima kasih dengan lomba ini. Kita punya pantai Gesing, besuk akan dijadikan tempat berlabuh bagi kapal-kapal besar turun di pantai Gesing. Semoga warga masyarakat nantinya bisa lebih sejahtera lagi,” ungkapnya. (Sab)