Social Items


Grobogan –Cakrawalaonline, Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan, yakni tiga rumah di Dusun  Krajan Kidul RT 01/05, Desa Tuko Kecamatan Pulokulon di lalap api, Jum’at (16/8).


Adapun rumah yang terbakar milik Eka Sudrajat  (40), Sobirin  (35) dan Payem (65), ketiganya warga setempat.

Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo, SH membenarkan kejadian tersebut.
“kebakaran terjadi sekira pukul 00.30 Wib dilaporkan ke Polsek pukul 01.00 wib,” terangnya.

Bowo juga menceritakan bahwa saksi awal yang melihat percikan api adalah salah satu korban kebakaran yakni Eka Sudrajat  yang saat itu sedang tidur, tiba – tiba terbangun karena mendengar percikan api dan sudah membakar dinding kamar rumah, lalu korban keluar rumah sambil berteriak minta tolong, sehingga membuat warga berdatangan guna membantu memadamkan api, karena sulitnya air, api semakin membesar dan merembet ke rumah Sobirin  hingga ke rumah Payem. Dan api baru bisa dipadamkan setelah tiga mobil Damkar dari wirosari tiba di TKP.

“Rumah yang terbakar milik Eka Sudrajat  berbentuk limasan, dengan ukuran 12x12x3 meter yang terbuat dari kayu campuran, dinding dari kayu campuran, sedangkan rumah Sobirin berbentuk bekuk lulang dengan ukuran 10x10x3meter yang terbuat dari kayu campuran, dinding dari kayu campuran, untuk rumah Payem berbentuk bekuk lulang dengan ukuran 10x10x3meter yang terbuat dari kayu campuran,” ungkapnya.

Masih menurutnya api diduga berasal dari konsleting listrik dari dalam kamar rumah Eka Sudrajat  dan merembet ke rumah yang lainnya.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya korban ternak satu ekor kambing mati terbakar, diperkirakan kerugian materiil kurang lebih Rp. 130 jutaan,” terangnya. Ng-Awg

Jago Merah Ngamuk Di Pulokulon, 3 Rumah Ludes Dilalap Api

Cakrawala Online

Grobogan –Cakrawalaonline, Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan, yakni tiga rumah di Dusun  Krajan Kidul RT 01/05, Desa Tuko Kecamatan Pulokulon di lalap api, Jum’at (16/8).


Adapun rumah yang terbakar milik Eka Sudrajat  (40), Sobirin  (35) dan Payem (65), ketiganya warga setempat.

Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo, SH membenarkan kejadian tersebut.
“kebakaran terjadi sekira pukul 00.30 Wib dilaporkan ke Polsek pukul 01.00 wib,” terangnya.

Bowo juga menceritakan bahwa saksi awal yang melihat percikan api adalah salah satu korban kebakaran yakni Eka Sudrajat  yang saat itu sedang tidur, tiba – tiba terbangun karena mendengar percikan api dan sudah membakar dinding kamar rumah, lalu korban keluar rumah sambil berteriak minta tolong, sehingga membuat warga berdatangan guna membantu memadamkan api, karena sulitnya air, api semakin membesar dan merembet ke rumah Sobirin  hingga ke rumah Payem. Dan api baru bisa dipadamkan setelah tiga mobil Damkar dari wirosari tiba di TKP.

“Rumah yang terbakar milik Eka Sudrajat  berbentuk limasan, dengan ukuran 12x12x3 meter yang terbuat dari kayu campuran, dinding dari kayu campuran, sedangkan rumah Sobirin berbentuk bekuk lulang dengan ukuran 10x10x3meter yang terbuat dari kayu campuran, dinding dari kayu campuran, untuk rumah Payem berbentuk bekuk lulang dengan ukuran 10x10x3meter yang terbuat dari kayu campuran,” ungkapnya.

Masih menurutnya api diduga berasal dari konsleting listrik dari dalam kamar rumah Eka Sudrajat  dan merembet ke rumah yang lainnya.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya korban ternak satu ekor kambing mati terbakar, diperkirakan kerugian materiil kurang lebih Rp. 130 jutaan,” terangnya. Ng-Awg

Tidak ada komentar