Giripurwo Jadi Tuan Rumah Peringatan HUT Ke 74 RI

Giripurwo Jadi Tuan Rumah Peringatan HUT Ke 74 RI

Rabu, 21 Agustus 2019




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline.com – Desa Giripurwo dijadikan Tuan Rumah Peringatan Hari Ulang Tahun ke 74 Republik Indonesia Tahun 2019 di wilayah kecamatan Purwosari kabupaten Gunungkidul DIY. Dipusatkan di lapangan Balong upacara pengibaran bendera dan penurunan bendera dalam peringatan Hari Uulang Tahun  ke 74 Republik Indonesia tahun 2019 di kecamatan Purwosari.

Selaku inspektur upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam Peringatan HUT ke 74 Republik Indonesia yaitu Kapolsek Purwosari. Acara didukung forkompinca (forum komunikasi pimpinan kecamatan) dan para kepala desa (kades) sekecamatan Purwosari serta segenap perangkat desa dan semua tokoh serta dukuh dan warga masyarakat maupun lainnya yang tidak disebutkan disini.

Upacara penurunan bendera berjalan lancar dan tertib sesuai yang direncanakan. Sehingga dapat selesai tepat waktu. Saat berlangsung upacara itu seputar lapangan Balong penuh penonton dari warga masyarakat sekitar yang turut menyaksikan upacara dan juga menyaksikan kirab budaya dari semua padukuhan sedesa Giripurwo.

Mereka adalah dari padukuhan Jlumbang, dari padukuhan Gober, dari padukuhan Sumur, dari padukuhan Gumbeng yang menampilkan hadroh dan wayang golek. Juga dari padukuhan Kacangan yang menampilkan tentang KB yaitu rombongan yang mengajak anak yang kecil-kecil bapak dan ibunya, kelihatan seperti tidak terurus. Namun itu menggambarkan masa lalu, sebenarnya di sana hal itu sudah baik.

Selain itu dari padukuhan Temon yang menampilkan gunungan, dan dari padukuhan Karangnongko yang menampilkan Solawatan harapannya agar Solawatan itu diwarisi oleh generasi mendatang. Juga ditampilkan dari padukuhan Widoro dengan Thema Rumah Sehat, menggambarkan kehidupan dulu yaitu ada yang membawa dengan dipikul bak air kecil dan lainnya.

Dari Padukuhan Klampok ditampilkan kelompok Seni Tek-tek menggambar ronda di jaman dulu karena di wilayahnya dulu ada pohon besar ada gendruwonya lalu dironda malam sehingga gendruwonya pergi. Dari padukuhan Tlogo Warak dengan Thema Kethoprak, menggambarkan bahwa disana tersisa kader-kader seniman Kethoprak yang aktif perlu dilestarikan untuk warisan anak cucu mendatang.

Itu semua ditampilkan di lapangan Balong berada di sebelah selatan Balai Desa Giripurwo dan juga di sebelah Barat Kantor Puskesmas Purwosari di tepi jalan atau Jalur Jalan Lintas Selatan atau jalan nasional yang kini belum tuntas dibangun pemerintah. Kades Giripurwo Supriyadi melalui pembawa acara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung demi terlaksananya acara itu. (Sab)