Dukun Cabul Beroperasi Di Wirosari, Ngangkangi Pasien Dengan Tanpa Busana

Dukun Cabul Beroperasi Di Wirosari, Ngangkangi Pasien Dengan Tanpa Busana

Kamis, 22 Agustus 2019


Grobogan -Cakrawalaonline, Insiden pencabulan terjadi di Wirosari tepatnya Dusun Ngaronan  Desa Gedangan  Kecamatan Wirosari. Korban diketahui berinisial R.

Kejadian bermula saat pelaku Inggit Aji Pangestu (29) warga Terban RT 05 RW 07 Terban, Jekulo Kudus, diajak Rusman (55) Sabtu (10/8) lalu untuk membantu memperdalam sumur yang kering miliknya.

Saat berada di ruang tamu, pelaku mengatakan bahwa dia bisa  mengobati berbagai penyakit hingga  Wsm (46) warga Ngaronan  Desa Gedangan  Kecamatan Wirosari  minta tolong menyembuhkan putrinya terkena guna - guna tak kunjung sembuh.

Pelaku saat itu mengatakan korban menderita sakit karena guna-guna atau santet, untuk mengobatinya harus melakukan tirakat selama 3 hari, yakni Minggu 11-13 Agustus 2019.

Dihari pertama dan kedua korban diobati dengan cara dipijit badannya di tempat tidur setelah dimandikan dengan tutup kain jarik. Namun pada hari ketiga korban dimandikan oleh pelaku tanpa penutup badan hingga pelaku dengan leluasa memegang dan meraba seluruh badan serta bagaian sensitif korban.


Saat itu, korban tidak berani menolak karena diancam ditakut - takuti, apabila tidak menurut maka pembuluh darah korban akan pecah dan santetnya dapat masuk kembali.

Aji, Terduga pelaku

Pelaku juga mengatakan jika ingin penyakitnya sembuh dan pengaruh santetnya benar - benar hilang maka korban harus bersedia berhubungan badan layaknya suami istri.

Diduga takut guna-guna, korban tidak berdaya dan menuruti saja kemauan pelaku, namun saat sadar, korban menjerit melihat pelaku berada diatasnya dengan posisi mengangkang.

Mendengar teriakan korban, saksi-saksi yang berada di ruang tamu mendatangi kamar dan mengamankan pelaku, kemudian mengadukan hal tersebut ke Polsek Wirosari.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atik menjelaskan, kasus tersebut sementara masih ditangani polsek dan tersangka sudah ditahan di Polres.

Akibat perbuatannya pelaku diancam Pasal 286 KUH Pidana Jo Pasal 390 ayat (1e)  KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Ng-Rub