Ratusan Warga Desa Wonogiri Grudug DPRD Pemalang

Ratusan Warga Desa Wonogiri Grudug DPRD Pemalang

Senin, 17 Juni 2019


Pemalang - Cakrawalaonline, Senin (17/6) sekitar jam 10.30 WIB, Ratusan warga desa Wonogiri Kecamatan Ampel Gading, mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pemalang.

Mereka menuntut 4 orang yang berasal dari dukuh Wonogiri dibebaskan dari tahanan.

Rombongan warga diterima langsung oleh Ketua DPRD Pemalang, Agus Sukoco, didampingi sejumlah anggotanya, Muspika Kecamatan Ampelgading, dan dinas terkait.

Sudarsono selaku Ketua Rombongan menceritakan kronologi peristiwa perkelahian antar pemuda dukuh Kepuh dengan dukug Wonogiri yang masuk dalam wilayah desa Wonogiri Kecamatan Ampelgading.

"Sebenarnya setelah kejadian tersebut (Selasa, 4 Juni 2019)...kami telah berupaya agar kasus ini diselesaikan dengan damai, tapi ternyata,  Empat warga dukuh Wonogiri ditangkap polisi dan perkaranya terus berlanjut meskipun keduabelah pihak sudah melakukan perdamaian bahkan telah saling memaafkan...," bebernya.

Lebih lanjut, Sudarsono sebagai perwakilan warga menuntut ke-empat warga yang dipenjara tersebut dibebaskan dan kasusnya dihentikan karena keduabelah pihak sudah damai dan saling memaafkan.

Kapolres Pemalang melalui Kapolsek Ampelgading, AKP. A Khanafi menjelaskan bahwa pihaknya telah bertindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, walau sudah ada damai dan sebagainya, proses hukum tetap terus berlanjut...

 Namun pihak tersangka bisa melampirkan hasil kesepatan damai untuk meringankan hukumannya...," Ujarnya.
Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Agus Sukoco berjanji akan berusaha sesuai kemampuan dan kapasitasnya selaku wakil rakyat yang terbaik.

"Saya akan berusaha supaya perkara ini di-SP3 (dihentikan), tapi kalo pun tetap berlanjut ke pengadilan, saya akan mengawalnya agar warga mendapatkan keadilan...," tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 3,5 jam di gedung utama milik DPRD Kabupaten Pemalang ini, dipungkasi dengan pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Pemalang yakni pihaknya akan melakukan langkah-langkah termasuk Loby/Negosiasi demi kebaikan keduabelah pihak.
(Reporter:SSBL)