Transmigrasi TNI AD Merupakan Bentuk Kapedulian Pimpinan Untuk Mensejahterakan Anggota

Transmigrasi TNI AD Merupakan Bentuk Kapedulian Pimpinan Untuk Mensejahterakan Anggota

Kamis, 16 Mei 2019


Grobogan- Cakrawalaonline, Puluhan anggota Kodim 0717/Purwodadi menerima sosialisasi program transmigrasi personel TNI AD TA. 2019 bertempat di Aula Makodim, Jl. Suhada No.2, Purwodadi, Kab. Grobogan, Rabu (15/5).

Dalam sambutanya Dandim Letkol Inf Asman Mokoginta mengatakan, program transmigrasi adalah program pemerintah pusat dalam rangka mengatur pemerataan tingkat hunian penduduk antar pulau di Indonesia, disamping itu hal mendasar adalah untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat demikian halnya bagi TNI AD.

“Program penyelenggaraan transmigrasi personel TNI AD merupakan salah satu bentuk kepedulian dari pimpinan Angkatan Darat dalam rangka memberikan kesejahteraan kepada personel baik Prajuarit/PNS TNI AD yang akan dipisahkan karena memasuki usia MPP/Purnatugas,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatan Dandim, dalam pelaksanaanya program transmigrasi tersebut akan diintegrasikan dengan peserta transmigrasi dari umum yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.

“Dandim berharap kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI Kodim 0717/Purwodadi untuk menyimak dengan baik apa yang disampaikan tim sosialisasi program transmigrasi Ditajenad dan menanyakan apa yang sekiranya perlu diketahui serta memberitahu rekanya yang tidak mengikuti acara ini,” tutup Dandim.

Kapten Caj Dhony dari Subditbinsiaplurja Ditajenad, pada kesempatan tersebut dipaparkan secara panjang lebar bagaimana cara mendaftarkan diri sebagai transmigran, lokasi mana saja yang akan dijadikan tempat pemukiman dan apa saja hak-hak yang akan didapat oleh transmingran.
Kapten Caj Dhony pada kesempatan wawancara menegaskan, “Bahwa program tersebut merupakan hasil MoU Kasad dengan Kementrian Transmigrasi pada tahun 2009 dimana anggaran yang digunakan secara keseluruhan menggunakan anggaran Kementrian Transmigrasi dan pada perjanjian tersebut personel militer dan PNS TNI AD mendapatkan jatah 1 banding 10 dengan transmigrasi masyarakat, namun hal tersebut berlaku fleksible,” ujarnya.

Untuk lokasi yang akan menjadi sasaran transmigrasi ada di 47 lokasi yang tersebar di di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku, lebih lanjut disampaikan bahwa khusus untuk militer dan PNS TNI AD akan mendapatkan fasilitas plus dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) berupa jaminan hidup sebesar Rp. 4 Juta, Pelatihan/kursus pertanian, ternak, perlatan dan lain-lain.

“Memang tidak semua personel militer maupun PNS TNI AD memiliki kehidupan yang layak dan dengan adanya penawaran ini tentunya perlu pertimbangan khusus utamanya dengan keluarga, dan program ini dikhususkan kepada personel yang sudah mendekati masa pension dan untuk meningkatkan kesejahteraan yang bersangkutan,” pngkas Kapten Caj Dhony .Ng/Pendim