Desa Nglanggeran Maju Lomba Propinsi

Desa Nglanggeran Maju Lomba Propinsi

Senin, 27 Mei 2019




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Setelah ditetapkan sebagai juara pertama dalam lomba tingkat kabupaten Gunungkidul, desa Nglanggeran maju lomba tingkat propinsi DIY. Acara ini berlangsung pada hari Senin Kliwon 20 Mei 2019 dipusatkan di wilayah desa Nglanggeran kecamatan Patuk kabupaten Gunungkidul.

Camat Patuk, R Haryo Ambar Suwardhi berharap dalam lomba tingkat propinsi itu desa Nglanggeran mendapat juara  pertama. Hal ini diungkapkan camat kala ditemui wartawan menjelang lomba desa Nglanggeran. “Kami berharap juara pertama di propinsi, dalam lomba ini Nglanggeran menyajikan 7 sampel untuk lomba. Selanjutnya juga berharap maju lomba tingkat nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, lomba desa Nglanggeran Patuk berlangsung hari Rabu Pahing 13-03-2019. Acara ini dipusatkan di tempat obyek wisata Embung dan lainnya. Hingga sekitar jam 4 sore rombongan tim penilai dari kabupaten memasuki balai desa Nglanggeran. Karena mengunjungi sebanyak 20 sampel untuk dinilai, mereka disambut oleh karawitan anak-anak dari Sekolah Dasar setempat.

Lomba desa ini tidak diwarnai keributan walau ada sedikit angin ribut dan hujan lebat. Hanya sedikit mengurangi rasa dingin di kala hujan turun, namun acara lomba tetap nampak bersemangat karena dimeriahkan oleh kesenian karawitan dan kesenian campur sari dari warga setempat.

Rombongan tim penilai juga menyumbangkan lagu dalam pagelaran Campur Sari itu. Termasuk ketua tim penilai yaitu Bapak Sujoko S.Sos M.Si kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Kabupaten Gunungkidul DIY.

Dalam kesempatan itu ketua tim penilai mengungkapkan pernyataannya bahwa dalam lomba tersebut pihaknya mengaku puas. “Potensi dan sumber daya di desa Nglanggeran sekarang sudah memuaskan, perkembangannya baik. Sehingga kami bersama tim penilai merasa puas, semoga meraih nomor kecil dan juara,” jelasnya.

Kepala dinas, Sujoko S.Sos M.Si berpesan bahwa pembangunan di pedesaan harus tetap dilestarikan dan tetap dikembangkan terus menerus. Hal ini supaya pembangunan fisik dan non fisik berjalan sesuai harapan warga masyarakat pedesaan. “Kami cukup bangga dengan penampilan desa Nglanggeran ini,” katanya (Sab)