Giriasih Berubah Kala Kades Suwitono

Giriasih Berubah Kala Kades Suwitono

Minggu, 17 Maret 2019



Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Dalam menjabat kepala desa Giriasih kecamatan Purwosari kabupaten Gunungkidul DIY, Suwitono merasa puas. Karena kades Giriasih ini telah mampu membangun telaga, gedung perkantoran di kompek desa Giriasih yang juga dilengkapi oleh Musholla yang indah dan rapi serta memuaskan karena enak dipandang untuk melengkapi bekerja dan beribadah.

Memang pantas diakui oleh warga masyarakat secara menyeluruh bahwa pembangunan yang ada secara realita memuaskan masyarakat dan pemdes. Sehingga kades Giriasih masih merasa kurang, karena masih ada yang ingin dilanjutkan untuk meneruskan pembangunan infrastruktur desa dan pembangunan fisik non fisik sesuai kebutuhan.

Selain itu Giriasih sudah punya telaga dan telah dibangun dengan rapi di masa pemerintahan kades Suwitono. Ini menjadikan kepuasan tersendiri bagi masyarakat desa Giriasih. “itu nantinya kita upayakan dan berorientasi jadi tempat wisata. Sekarang ini desa Giriasih baru jadi desa penyangga wisata yang berkunjung di pantai Parantritis.

Bahkan dari Parangtritis wisatawan naik di puncak Girijati, terus menuju desa Giriasih dan mampir juga di lingkungan desa. Menuju ke arah timur wisatawan berhenti di seputaran kecamatan Purwosari yang didepannya adalah kantor desa Giritirto yang juga dilengkapi restoran makan nasi ikan bakar dan nasi rendang. Disini tempat berhentinya para turis untuk makan dan minum serta beribadah salat.

Sehingga desa Giriasih sejak empat tahun lalu hingga Maret 2019 ini kades mencanangkan program untuk membangun itu semua. Alasannya adalah untuk kepentingan rakyat. Tapi yang jelas yaitu untuk kita bersama antara pemerintah dan rakyat yang tinggal di wilayah kecamatan Giripurwo Gunungkidul DIY.

Telah terealisasi pemandangan menarik yang digemari oleh wisatawan yang berhenti sejanak sambil minum degan kambil ijo disekitar Telaga. Seolah mereka menikmati keindahan alam yang sulit ditemukan kecuali di seputar Telaga Giriasih Purwosari. Fasilitas untuk wisatawan memang belum komplit, tetapi untuk dikunjungi wisatawan semakin banyak hingga kini.

Karena lokasinya yang strategis, wisatawan terasa krasan di Telaga Giriasih. Ruang parkir yang cukup tersedia juga makan minum, istirahat, dan ibadah di masjid. Selesai dari Telaga Giriasih mereka menuju ke timur ke pantai Baron. Ada juga yang kembali kebarat atau ke selatan menuju Paranggupito, Parangendog, Parangwedang, Parangkusumo dan pantai Depok.

Kala wisatawan berada di seputaran pantai Parangtritis, mereka merasa tercukupi. Karena telah menemukan apa yang dia cari, lebih-lebih di Parangkusumo mau beli baju, beli celana dan isinya juga ada. Sehingga mereka berhenti di restorah terasa mengingat desa dan Telaga Giriasih di depan Parangtritis dan Parangkusumo.

Hal itu yang mengilhami kades Giriasih Suwitono untuk mengembangkan suasana alam yang ada di wilayahnya. “Kami terasa lega terbangun di Giriasih ini, semoga bermanfaat dan berkembang untuk warga masyarakat,” katanya.(Sab)