Kades Sawahan Ingin Buat Embung Tak Punya Dana

Kades Sawahan Ingin Buat Embung Tak Punya Dana

Rabu, 20 Februari 2019




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline –   Kepala desa Sawahan kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul mengaku tidak ada kesulitan dalam menjalankan pemerintahan selama ini. Hal tersebut diakui saat ditanya wartawan di kantornya belum lama ini.

Dengan pengakuan yang polos bagi Suprapto kades Sawahan berarti jalannya pemerintahan di desa Sawahan normatif. Artinya sesuai prosedur pemerintahan di atasnya yaitu pemerintahan kecamatan Ponjong dan juga pemerintahan kabupaten Gunungkidul.

Menurut Suprapto, mengenai hal-hal kecil itu wajar kadang timbul. Namun itu semua mampu teratasi dengan bijaksana. “Ya kami tidak ada kesulitan dalam mengemban amanah pemerintahan di tingkat desa. Bahkan bagi kami jalannya pemerintahan di desa Sawahan sangat normatif,” akunya.

Suprapto yang tiga tahun lalu menggantikan S Suyatno, yang masih kerabat atau saudara itu mengaku bahwa pembangunan di sawahan tidak diabaikan oleh pemerintah kecamatan maupun pemkab Gunungkidul. Terbukti saat ditanya wartawan bahwa sejauh mana pembangunan jalan cor blok atau perkerasan jalan, dijawab kades jalan cor blok cukup.

Memang patut disukuri bahwa pembangunan dari segala sektor di desa Sawahan cukup memuaskan. Terbukti bangunan kantor balai desa Sawahan nampak megah dan rapi. Sehingga hal ini jadi kebanggaan warga masyarakat secara menyeluruh.

Selain hal itu pembangunan jalan tembus antar dusun dan jalan desa dirasa layak pakai. Artinya tidak rusak berat. Sehingga warga masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah kabupaten Gunungkidul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Walaupun hal tersebut dipandang sangat normatif, tetapi pihak kades sangat berharap kepada pemerintah kecamatan dan pemkab Gunungkidul maupun pemerintah Propinsi DIY termasuk ke pusat. Pada pemerintahan Jokowi dan JK ini ternyata pembangunan di Gunungkidul belum memuaskan secara luas. Terbukti jalan desa-desa masih banyak yang rusak dan belum sepenuhnya diaspal. Tapi ini semua tidak perlu dimunculkan di publik.

Tahun 2019 ini kades ingin bangun embung air, semacam telaga. Sedikitnya ingin membangun kantong air. Hal ini agar air yang melimpah di musim hujan tidak terbuang ke sungai. Karena di musim kemarau sering kekurangan air untuk hewan dan tanaman serta pepohonan butuh air. “Bagi kami di 2019 ini ingin bangun kantong air. Sebetulnya ingin bangun embung untuk tampung air yang banyak. Tapi tak punya dana,” katanya.

Selain  itu kades sangat berharap kepada warga masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan ketertiban segala sektor yang ada di wilayah desa Sawahan. “Kami tetap menjalin hubungan yang baik dan harmonis kepada seluruh warga masyarakat desa Sawahan,” jelas kades. (Sab)