Social Items

Ada apa Kadisnaker? 

Pemalang - Cakrawalaonline, Ketika Cakrawalaonline hendak melakukan konfirmasi pada pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pemalang terkait adanya perusahaan yang diduga melalaikan kewajibannya, Kepala Disnaker, Mukminun, tidak bersedia ditemui.

Berulangkali Cakrawala mendatangi kantor Disnaker. setempat, namun Mukminun meski berada di tempat, tidak berkenan menemui Cakrawala walaupun sudah menunggunya selama sejam lebih.

Bahkan sampai hari ini, Selasa(18/12), Mukminun yang pasti tahu kedatangan Cakrawala, malah diam-diam keluar lewat pintu belakang, pergi entah kemana.

Padahal Cakrawala mau mengklarifikasi ada tidaknya sanksi bagi perusahaan yang tidak memiliki mushola atau tempat ibadah untuk para buruhnya yang mayoritas beragama Islam.

Sebab dari pantauan Cakrawala pada sejumlah pabrik, para buruhnya harus keluar pabrik untuk mencari mushola/masjid terdekat setiap waktu sholat tiba.

Disinyalir perusahaan juga tidak mempunyai tempat untuk makan saat karyawan istirahat, tak anyal para pekerja harus mencari tempat di luar pabrik untuk tempat makan.

Dan hal itu mulai dikeluhkan pihak yang berdekatan dengan perusahaan tersebut karena sampah sisa makanan  ditinggalkan di sekitar situ pula.

Ketika Cakrawala Online berkesempatan menyambangi sebuah perusahaan pembuat bulu mata yang berlokasi di wilayah desa Lawang Rejo Kecamatan Pemalang, untuk menanyakan apakah anak perusahaan yang induknya berada di Purbalingga/Banjarnegara ini, menyediakan mushola dan kantin atau tidak.

Namun sayang, setali tiga uang dengan Kadisnaker, Manajer PT. Cosmoprof Indo Karya(CIK), Sodik, tidak bersedia ditemui.
Menurut HRD PT. CIK, Iffa, atasannya sedang sibuk, tidak bisa ditemui.
(Reporter:SSBL).

Banyak Pabrik Mengabaikan Tempat Ibadah, Disnaker Bungkam...

Cakrawala Online
Ada apa Kadisnaker? 

Pemalang - Cakrawalaonline, Ketika Cakrawalaonline hendak melakukan konfirmasi pada pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pemalang terkait adanya perusahaan yang diduga melalaikan kewajibannya, Kepala Disnaker, Mukminun, tidak bersedia ditemui.

Berulangkali Cakrawala mendatangi kantor Disnaker. setempat, namun Mukminun meski berada di tempat, tidak berkenan menemui Cakrawala walaupun sudah menunggunya selama sejam lebih.

Bahkan sampai hari ini, Selasa(18/12), Mukminun yang pasti tahu kedatangan Cakrawala, malah diam-diam keluar lewat pintu belakang, pergi entah kemana.

Padahal Cakrawala mau mengklarifikasi ada tidaknya sanksi bagi perusahaan yang tidak memiliki mushola atau tempat ibadah untuk para buruhnya yang mayoritas beragama Islam.

Sebab dari pantauan Cakrawala pada sejumlah pabrik, para buruhnya harus keluar pabrik untuk mencari mushola/masjid terdekat setiap waktu sholat tiba.

Disinyalir perusahaan juga tidak mempunyai tempat untuk makan saat karyawan istirahat, tak anyal para pekerja harus mencari tempat di luar pabrik untuk tempat makan.

Dan hal itu mulai dikeluhkan pihak yang berdekatan dengan perusahaan tersebut karena sampah sisa makanan  ditinggalkan di sekitar situ pula.

Ketika Cakrawala Online berkesempatan menyambangi sebuah perusahaan pembuat bulu mata yang berlokasi di wilayah desa Lawang Rejo Kecamatan Pemalang, untuk menanyakan apakah anak perusahaan yang induknya berada di Purbalingga/Banjarnegara ini, menyediakan mushola dan kantin atau tidak.

Namun sayang, setali tiga uang dengan Kadisnaker, Manajer PT. Cosmoprof Indo Karya(CIK), Sodik, tidak bersedia ditemui.
Menurut HRD PT. CIK, Iffa, atasannya sedang sibuk, tidak bisa ditemui.
(Reporter:SSBL).

Tidak ada komentar