Social Items




Biro DIY- Gunungkidul, Cakrawalaonline– Desa Watugajah juga ikut mengadakan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades pada 13 Oktober 2018. Sehingga balai desa Watugajah telah disulap, dirapikan, ditarupi, dihias hingga nampak rapi dan bersih.
Itulah sosok warga masyarakat desa Watugajah beserta perangkat desa yang serius dalam menanggapi pemilihan kepala desa. Desa Watugajah merupakan bagian dari wilayah kecamatan Gedangsari yang juga mengadakan pemilihan kades.
Lima orang peserta Pilkades Watugajah yaitu Dwi Ratna yang meraih jumlah 295 suara. Hariyanto calon nomor urut dua meraih terbanyak yaitu 932 suara, dan calon nomor 3 yaitu Subirman meraih 716 suara, dan calon nomor 4 yaitu Pramono meraih 98 suara. Dan Sunarto cakades nomor 5 meraih 526 suara.
Jumlah suara sah adalah 2567, dan jumlah suara gugur atau tidak sah ada 34 serta jumlah semuanya atau jumlah pemilih ada 2.601 orang. Demikian pilkades Watugajah yang dilaksanakan oleh panitia yaitu H Sarno S.Pd, Agung Hari Wibowo, Warsito, Aswan Adityawan dan Hariyanto dan disaksikan oleh Agus Prasetyo, Agus Sutrisno, Sumardi dan Suharno.
Situasi dan kondisi politik di desa Watugajah yang sering menyedot perhatian masyarakat sangat diperhitungkan kewaspadaannya. Karena di desa Watugajah itu berbatasan dengan wilayah Kabupaten Klaten. Sering muncul isue isue yang kurang sedap, walau itu hanya sebagai bumbu-bumbu politik yang harus disikapi.
Gejolak tersebut merupakan kreatifitas bagi masyarakat yang serius mensikapi situasi dan kondisi wilayah yang sedang berkembang. Gejolak tidak ditentang tetapi gejolak harus disikapi dengan serius dan waspada.
Kedewasaan mereka dalam menerapkan sikap politik pemilihan kades atau mungkin Pemilihan Umum bagi warga Watugajah cukup sederhana. Kesederhanaan itulah yang perlu disikapi dengan tenang dan santun agar semua itu tidak muncul isue isue negatif merugikan masyarakat itu sendiri.
Sebelumnya, Dwi Ratna cukup berharap, karena pernah menjabat, sehingga wajar bila punya moto atau slogan bersama Gambar Dwi Ratna Lanjutkan. Bila terpilih jadi kades Dwi Ratna optimis mensikapi situasi dan kondisi wilayah dan pembangunan semua sektor.
Tetapi setelah diadakan Pilkades, ternyata Dwi Ratna (mantan) kalah, sehingga Dwi Ratna harus mengakui realita yang terjadi dan menerima kemenangan Hariyanto sebagai kades Watugajah terpilih tanggal 13-10-2018. (Sab)

Hariyanto Kades Watugajah Terpilih

Cakrawala Online



Biro DIY- Gunungkidul, Cakrawalaonline– Desa Watugajah juga ikut mengadakan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades pada 13 Oktober 2018. Sehingga balai desa Watugajah telah disulap, dirapikan, ditarupi, dihias hingga nampak rapi dan bersih.
Itulah sosok warga masyarakat desa Watugajah beserta perangkat desa yang serius dalam menanggapi pemilihan kepala desa. Desa Watugajah merupakan bagian dari wilayah kecamatan Gedangsari yang juga mengadakan pemilihan kades.
Lima orang peserta Pilkades Watugajah yaitu Dwi Ratna yang meraih jumlah 295 suara. Hariyanto calon nomor urut dua meraih terbanyak yaitu 932 suara, dan calon nomor 3 yaitu Subirman meraih 716 suara, dan calon nomor 4 yaitu Pramono meraih 98 suara. Dan Sunarto cakades nomor 5 meraih 526 suara.
Jumlah suara sah adalah 2567, dan jumlah suara gugur atau tidak sah ada 34 serta jumlah semuanya atau jumlah pemilih ada 2.601 orang. Demikian pilkades Watugajah yang dilaksanakan oleh panitia yaitu H Sarno S.Pd, Agung Hari Wibowo, Warsito, Aswan Adityawan dan Hariyanto dan disaksikan oleh Agus Prasetyo, Agus Sutrisno, Sumardi dan Suharno.
Situasi dan kondisi politik di desa Watugajah yang sering menyedot perhatian masyarakat sangat diperhitungkan kewaspadaannya. Karena di desa Watugajah itu berbatasan dengan wilayah Kabupaten Klaten. Sering muncul isue isue yang kurang sedap, walau itu hanya sebagai bumbu-bumbu politik yang harus disikapi.
Gejolak tersebut merupakan kreatifitas bagi masyarakat yang serius mensikapi situasi dan kondisi wilayah yang sedang berkembang. Gejolak tidak ditentang tetapi gejolak harus disikapi dengan serius dan waspada.
Kedewasaan mereka dalam menerapkan sikap politik pemilihan kades atau mungkin Pemilihan Umum bagi warga Watugajah cukup sederhana. Kesederhanaan itulah yang perlu disikapi dengan tenang dan santun agar semua itu tidak muncul isue isue negatif merugikan masyarakat itu sendiri.
Sebelumnya, Dwi Ratna cukup berharap, karena pernah menjabat, sehingga wajar bila punya moto atau slogan bersama Gambar Dwi Ratna Lanjutkan. Bila terpilih jadi kades Dwi Ratna optimis mensikapi situasi dan kondisi wilayah dan pembangunan semua sektor.
Tetapi setelah diadakan Pilkades, ternyata Dwi Ratna (mantan) kalah, sehingga Dwi Ratna harus mengakui realita yang terjadi dan menerima kemenangan Hariyanto sebagai kades Watugajah terpilih tanggal 13-10-2018. (Sab)

Tidak ada komentar