Social Items




Biro DIY- Gunungkidul, Cakrawalaonline, Pilkades atau pemilihan kepala desa di desa Siraman diperebutkan 5 calon. Mereka yaitu Sulono, Bowo Paripurno ST, Damiyo, Drs Harmanto dan Santi Supraptiwi A.Md Kep.
Pilihan kades serentak tahap pertama pada  13-10-2018. Damiyo memperoleh suara terbanyak sehingga ditetapkan jadi kades Siraman kecamatan Wonosari kabupaten Gunungkidul DIY. Dengan demikian empat calon kades Siraman harus menerima kenyataan dan mengakui bahwa Damiyo kades terpilih desa Siraman.
Desa Siraman bisa dibilang jadi tolok ukur keberhasilan pembangunan semua sektor di wilayah Gunungkidul. Hal ini bisa jadi perhatian warga secara menyeluruh untuk disikapi demi majunya sikap hidup dalam membangun secara bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Hal  hal tersebut harus disadari oleh masyarakat di wilayah desa itu. Termasuk juga para calon kepala desa yang bertarung untuk meraih suara terbanyak pada Sabtu Legi tanggal 13 Oktober 2018 dipusatkan di balai Desa Siraman.
Menjelang acara pilkades tiap-tiap calon menyampaikan visi dan misi sebagai program yang diajukan ke pemerintah atau ke masyarakat sebagai acuan bila nanti terpilih jadi kades. Sebagai gambaran program yang akan dijalankan selama menjabat.
Damiyo menempati urutan ke 3 atau berada di posisi penampilan gambar di tengah, jadi nampak tenang. Pernah menjabat selama satu setengah tahun cukup memperoleh reputasi di hati masyarakat Siraman. Sehingga Damiyo nampak santai, tidak ambisi, tetapi terkesan serius dalam mensikapi segala masalah yang ada di Siraman.
Pensiunan Pegawai Negeri Sipil atau PNS di Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Gunungkidul itu cukup akrab dengan warga masyarakat. Karena calon lain belum sempat dikutip wartawan berkait visi dan misi cakades lain yang bertarung dengan Damiyo.
Tetapi empat orang calon lain juga mendapat simpati dari warga masyarakat desa Siraman. Keseriusan mereka cukup diperhitungkan oleh calon pemilih. Walaupun bukti nyata hasil pembangunan telah dibuktikan oleh Damiyo dalam menjabat 1,5 tahun kemarin, sebelum ikut pilkades serentak ini.
Empat calon kades Siraman tetap berharap mereka memperoleh suara terbanyak. Bila menang adalah harapannya, tetapi bila mereka kalah adalah merupakan kenyataan yang harus diterima. Melihat lima calon kades Siraman yang cukup serius menjadikan mereka sama-sama kuat dalam perebutan kades Siraman.
Namun setelah pilkades dilaksanakan dan perhitungan suara berlangsung selesai, ternyata Damiyo meraih jumlah suara paling banyak, sehingga ditetapkan sebagai pemenang dalam pemilihan kepala desa Siraman kecamatan Wonosari. (Sab)

Damiyo Terpilih Kades Siraman

Cakrawala Online



Biro DIY- Gunungkidul, Cakrawalaonline, Pilkades atau pemilihan kepala desa di desa Siraman diperebutkan 5 calon. Mereka yaitu Sulono, Bowo Paripurno ST, Damiyo, Drs Harmanto dan Santi Supraptiwi A.Md Kep.
Pilihan kades serentak tahap pertama pada  13-10-2018. Damiyo memperoleh suara terbanyak sehingga ditetapkan jadi kades Siraman kecamatan Wonosari kabupaten Gunungkidul DIY. Dengan demikian empat calon kades Siraman harus menerima kenyataan dan mengakui bahwa Damiyo kades terpilih desa Siraman.
Desa Siraman bisa dibilang jadi tolok ukur keberhasilan pembangunan semua sektor di wilayah Gunungkidul. Hal ini bisa jadi perhatian warga secara menyeluruh untuk disikapi demi majunya sikap hidup dalam membangun secara bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Hal  hal tersebut harus disadari oleh masyarakat di wilayah desa itu. Termasuk juga para calon kepala desa yang bertarung untuk meraih suara terbanyak pada Sabtu Legi tanggal 13 Oktober 2018 dipusatkan di balai Desa Siraman.
Menjelang acara pilkades tiap-tiap calon menyampaikan visi dan misi sebagai program yang diajukan ke pemerintah atau ke masyarakat sebagai acuan bila nanti terpilih jadi kades. Sebagai gambaran program yang akan dijalankan selama menjabat.
Damiyo menempati urutan ke 3 atau berada di posisi penampilan gambar di tengah, jadi nampak tenang. Pernah menjabat selama satu setengah tahun cukup memperoleh reputasi di hati masyarakat Siraman. Sehingga Damiyo nampak santai, tidak ambisi, tetapi terkesan serius dalam mensikapi segala masalah yang ada di Siraman.
Pensiunan Pegawai Negeri Sipil atau PNS di Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Gunungkidul itu cukup akrab dengan warga masyarakat. Karena calon lain belum sempat dikutip wartawan berkait visi dan misi cakades lain yang bertarung dengan Damiyo.
Tetapi empat orang calon lain juga mendapat simpati dari warga masyarakat desa Siraman. Keseriusan mereka cukup diperhitungkan oleh calon pemilih. Walaupun bukti nyata hasil pembangunan telah dibuktikan oleh Damiyo dalam menjabat 1,5 tahun kemarin, sebelum ikut pilkades serentak ini.
Empat calon kades Siraman tetap berharap mereka memperoleh suara terbanyak. Bila menang adalah harapannya, tetapi bila mereka kalah adalah merupakan kenyataan yang harus diterima. Melihat lima calon kades Siraman yang cukup serius menjadikan mereka sama-sama kuat dalam perebutan kades Siraman.
Namun setelah pilkades dilaksanakan dan perhitungan suara berlangsung selesai, ternyata Damiyo meraih jumlah suara paling banyak, sehingga ditetapkan sebagai pemenang dalam pemilihan kepala desa Siraman kecamatan Wonosari. (Sab)

Tidak ada komentar