Social Items


Pemalang- Cakrawalaonline, Kemaren, Kamis (1/11) Ratusan sopir lakukan mogok massal,
yang dimotori oleh Andi Rustono, dari Komunitas Rakyat Gereh Pethek, sebuah kumpulan para sopir angkutan Konvensional seperti Bus, Angkot, Colt Elf, dan becak.

Beramai-ramai datangi gedung DPRD Kabupaten Pemalang dengan mengendarai armada masing-masing.

Perwakilan pendemo diterima oleh sejumlah pihak terkait diantaranya, Fahmi dari Komisi B, serta Sutiah anggota DPRD/FKB. Bambang Haryono Kabid Angkutan Darat Dishub,
Joko Kanitdikyasa Satlantas, dan Puji Sugiharto Kabag Hukum Setda di ruang sidang.

Dalam pertemuan itu, beberapa perwakilan menyampaikan keluhannya,  terkait keberadaan angkutan berbasis online, yakni ojek dan taksi online.

Pada audensi tersebut,  Andi Rustono membacakan pernyataan sikap, yang bermaksud menuntut pihak terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satlantas. Untuk menindak tegas terhadap angkutan online yang sering ngetem di tempat  strategis.

Dan juga harus tegas terhadap keberadaan bus AKAP, yang dinilai telah melanggar kesepakatan.

Namun dari pihak Dishub berdalih bahwa belum ada regulasi baru, "Sehingga kami masih berpegang pada undang-undang nomor 22 tahun 2009. Dimana angkutan berbasis online termasuk angkutan tidak dalam trayek...," Ujar Kabid Angkutan Darat Dishub Bambang Haryono.

Dia juga mengatakan bahwa ijin ojek online dan taksi online, merupakan kewenangan Kemenhub RI.

Diakhir dialog, Fahmi menyerukan 4 point untuk segera dilaksanakan, yakni: Pertama, setelah rapat ini selesai, kami minta pada dinas Perhubungan dan Satlantas untuk langsung menindak angkutan online yang ngetem di tempat-tempat yang tadi sudah disebutkan.

Kedua, besok pagi akan diadakan rapat mempertemukan keduabelah pihak dari perwakilan angkutan konvensional dengan angkutan online, Ketiga, pada dinas terkait menyiapkan draf kesepakatan.

"Keempat mengharap pada Satlantas menyurati satpol.pp untuk melakukan tindakan penertiban...," beber Fahmi sambil kemudian menutup rapat.

Seusai pertemuan itu, ketika wartawan menanyakan pada korlap aksi demo, Andi Rustono, apakah para sopir akan tetap mogok?

Ia menjawab mereka akan tetap mogok beroperasi.
"Kami tetap mogok...," ujarya singkat. Slamet SBL

Aksi Mogok Massal, Ratusan Sopir Datangi DPRD Pemalang

Cakrawala Online

Pemalang- Cakrawalaonline, Kemaren, Kamis (1/11) Ratusan sopir lakukan mogok massal,
yang dimotori oleh Andi Rustono, dari Komunitas Rakyat Gereh Pethek, sebuah kumpulan para sopir angkutan Konvensional seperti Bus, Angkot, Colt Elf, dan becak.

Beramai-ramai datangi gedung DPRD Kabupaten Pemalang dengan mengendarai armada masing-masing.

Perwakilan pendemo diterima oleh sejumlah pihak terkait diantaranya, Fahmi dari Komisi B, serta Sutiah anggota DPRD/FKB. Bambang Haryono Kabid Angkutan Darat Dishub,
Joko Kanitdikyasa Satlantas, dan Puji Sugiharto Kabag Hukum Setda di ruang sidang.

Dalam pertemuan itu, beberapa perwakilan menyampaikan keluhannya,  terkait keberadaan angkutan berbasis online, yakni ojek dan taksi online.

Pada audensi tersebut,  Andi Rustono membacakan pernyataan sikap, yang bermaksud menuntut pihak terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satlantas. Untuk menindak tegas terhadap angkutan online yang sering ngetem di tempat  strategis.

Dan juga harus tegas terhadap keberadaan bus AKAP, yang dinilai telah melanggar kesepakatan.

Namun dari pihak Dishub berdalih bahwa belum ada regulasi baru, "Sehingga kami masih berpegang pada undang-undang nomor 22 tahun 2009. Dimana angkutan berbasis online termasuk angkutan tidak dalam trayek...," Ujar Kabid Angkutan Darat Dishub Bambang Haryono.

Dia juga mengatakan bahwa ijin ojek online dan taksi online, merupakan kewenangan Kemenhub RI.

Diakhir dialog, Fahmi menyerukan 4 point untuk segera dilaksanakan, yakni: Pertama, setelah rapat ini selesai, kami minta pada dinas Perhubungan dan Satlantas untuk langsung menindak angkutan online yang ngetem di tempat-tempat yang tadi sudah disebutkan.

Kedua, besok pagi akan diadakan rapat mempertemukan keduabelah pihak dari perwakilan angkutan konvensional dengan angkutan online, Ketiga, pada dinas terkait menyiapkan draf kesepakatan.

"Keempat mengharap pada Satlantas menyurati satpol.pp untuk melakukan tindakan penertiban...," beber Fahmi sambil kemudian menutup rapat.

Seusai pertemuan itu, ketika wartawan menanyakan pada korlap aksi demo, Andi Rustono, apakah para sopir akan tetap mogok?

Ia menjawab mereka akan tetap mogok beroperasi.
"Kami tetap mogok...," ujarya singkat. Slamet SBL

Tidak ada komentar