Social Items


Pemalang - Cakrawalaonline, Bertempat di ruang Jaksa Penuntut Umum Kejari Pemalang, ke-empat pelaku (semuanya berstatus pelajar) pelempar batu ke arah bus yang ditumpangi para suporter Persibara (Banjarnegara) disidang "Diversi".

Atau memutuskan suatu perkara diluar pengadilan karena ada kesepakatan (damai) antara keduabelah pihak.

"Karena adanya permintaan dari pihak keluarga pelaku supaya perkara ini tidak dilanjutkan ke pengadilan,  dan pihak korban menyetujui kesepakatan ini, maka, saya selaku jaksa penuntut umum menyatakan perkara ini tidak dilanjutkan ke persidangan atau Diversi...," Ucap JPU, Yuli W.

Dalam sidang Diversi tersebut hadir, utusan khusus Bupati Banjarnegara, Sugeng Supriyadi, seorang pengurus Persibara, Dikka Dwi Bramantya, perwakilan keluarga korban, Anas Hidayat, para orang tua pelaku, ke-empat pelaku yakni: Riko Bagus, Aldi Setiawan, Setyo Fajar, dan Hardika Dwika Fahri serta sejumlah anggota Polres. Pemalang.

Sebagai tambahan informasi, dengan diputusnya perkara ini, pihak PSIP maupun Pemda. Pemalang berkewajiban membayar kerugian yang ditimbulkan oleh insiden itu.

Hal tersebut telah tercantum dalam surat keputusan persidangan Diversi yang telah ditandatangani semua pihak yang hadir.
Adapun nominal ganti rugi sebesar Rp 20 juta.
Sedangkan klaim awal Rp 30.750.000.

"Pihak PSIP dan Pemda. Pemalang minta keringanan dan hanya sanggup bayar Duapuluh juta, kami akhirnya menyepakatinya...," Ujar Sugeng selaku utusan khusus Pemkab. Banjarnegara. Slamet SBL

4 Pelaku Dibawah Umur Disidang "Diversi"...

Cakrawala Online

Pemalang - Cakrawalaonline, Bertempat di ruang Jaksa Penuntut Umum Kejari Pemalang, ke-empat pelaku (semuanya berstatus pelajar) pelempar batu ke arah bus yang ditumpangi para suporter Persibara (Banjarnegara) disidang "Diversi".

Atau memutuskan suatu perkara diluar pengadilan karena ada kesepakatan (damai) antara keduabelah pihak.

"Karena adanya permintaan dari pihak keluarga pelaku supaya perkara ini tidak dilanjutkan ke pengadilan,  dan pihak korban menyetujui kesepakatan ini, maka, saya selaku jaksa penuntut umum menyatakan perkara ini tidak dilanjutkan ke persidangan atau Diversi...," Ucap JPU, Yuli W.

Dalam sidang Diversi tersebut hadir, utusan khusus Bupati Banjarnegara, Sugeng Supriyadi, seorang pengurus Persibara, Dikka Dwi Bramantya, perwakilan keluarga korban, Anas Hidayat, para orang tua pelaku, ke-empat pelaku yakni: Riko Bagus, Aldi Setiawan, Setyo Fajar, dan Hardika Dwika Fahri serta sejumlah anggota Polres. Pemalang.

Sebagai tambahan informasi, dengan diputusnya perkara ini, pihak PSIP maupun Pemda. Pemalang berkewajiban membayar kerugian yang ditimbulkan oleh insiden itu.

Hal tersebut telah tercantum dalam surat keputusan persidangan Diversi yang telah ditandatangani semua pihak yang hadir.
Adapun nominal ganti rugi sebesar Rp 20 juta.
Sedangkan klaim awal Rp 30.750.000.

"Pihak PSIP dan Pemda. Pemalang minta keringanan dan hanya sanggup bayar Duapuluh juta, kami akhirnya menyepakatinya...," Ujar Sugeng selaku utusan khusus Pemkab. Banjarnegara. Slamet SBL

Tidak ada komentar