Social Items



Biro DIY- Gunungkidul, cakrawalainterprize.xyz – Pada Kamis 4 Oktober 2018 warga Desa Ngloro menerima sertifikat yang digarap melalui PTSL. Hal ini sebagai kelanjutan penerimaan sertifikat yang diberikan oleh pemerintah sebanyak 300 bidang diterimakan di Gedung Jogja Expo Center Yogyakarta.

Demikian disampaikan oleh Agung pegawai BPN Gunungkidul didampingi oleh Kades Ngloro kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul DIY di balai desa Ngloro. Disampaikan oleh Agung bahwa penyerahan sertifikat itu merupakan kelanjutan penerimaan 300 sertifikat yang diserahkan di Yogyakarta.

Hingga 4-10-2018 warga Ngloro sudah menerima 500 sertifikat. Hal ini akan dilanjutkan pada kesempatan lain menyusul penyerahan sertifikat untuk warga Ngloro yang kini sedang diselesaikan di tingkat BPN Gunungkidul. Khusus warga Ngloro diperkirakan sebanyak 2000 sertifikat kini telah diselesaikan dan digarap secara maraton di BPN Gunungkidul.

Heri Yulianto mengungkapkan bahwa berkaitan dengan sertifikat itu bagi penerima warga Ngloro agar berterima kasih kepada pemerintah. “Sertifikat jangan buru-buru digadaikan kalau tidak punya kepentingan yang mendesak,” pesan kades.

Sertifikat merupakan bukti kepemilikan tanah bagi warga masyarakat. Sehingga sertifikat harus disimpan dengan baik karena ini ibaratnya pusaka yang juga akan diwariskan turun temurun untuk anak cucu kita.

Tidak sekedar kita pemilik atau pemegang sertifikat yang berhak punya. Tetapi anak turun kita juga berhak punya dan menikmati surat berharga berupa sertifikat tanah ini. Jadi setelah jadi sertifikat jangan buru-buru tanah dijual karena itu juga akan jadi warisan untuk generasi mendatang.

Dalam kesempatan pembagian sertifikat itu nampaknya warga Ngloro yang menerima sertifikat nampak senang. Karena apa yang dimiliki berupa aset tanah itu sudah jelas-jelas jadi miliknya secara sah. “Ya saya ikut senang karena punya sertifikat baru,” ungkap salah satu warga Ngloro. (Sab)

Warga Ngloro Terima 500 Sertifikat

Cakrawala Online


Biro DIY- Gunungkidul, cakrawalainterprize.xyz – Pada Kamis 4 Oktober 2018 warga Desa Ngloro menerima sertifikat yang digarap melalui PTSL. Hal ini sebagai kelanjutan penerimaan sertifikat yang diberikan oleh pemerintah sebanyak 300 bidang diterimakan di Gedung Jogja Expo Center Yogyakarta.

Demikian disampaikan oleh Agung pegawai BPN Gunungkidul didampingi oleh Kades Ngloro kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul DIY di balai desa Ngloro. Disampaikan oleh Agung bahwa penyerahan sertifikat itu merupakan kelanjutan penerimaan 300 sertifikat yang diserahkan di Yogyakarta.

Hingga 4-10-2018 warga Ngloro sudah menerima 500 sertifikat. Hal ini akan dilanjutkan pada kesempatan lain menyusul penyerahan sertifikat untuk warga Ngloro yang kini sedang diselesaikan di tingkat BPN Gunungkidul. Khusus warga Ngloro diperkirakan sebanyak 2000 sertifikat kini telah diselesaikan dan digarap secara maraton di BPN Gunungkidul.

Heri Yulianto mengungkapkan bahwa berkaitan dengan sertifikat itu bagi penerima warga Ngloro agar berterima kasih kepada pemerintah. “Sertifikat jangan buru-buru digadaikan kalau tidak punya kepentingan yang mendesak,” pesan kades.

Sertifikat merupakan bukti kepemilikan tanah bagi warga masyarakat. Sehingga sertifikat harus disimpan dengan baik karena ini ibaratnya pusaka yang juga akan diwariskan turun temurun untuk anak cucu kita.

Tidak sekedar kita pemilik atau pemegang sertifikat yang berhak punya. Tetapi anak turun kita juga berhak punya dan menikmati surat berharga berupa sertifikat tanah ini. Jadi setelah jadi sertifikat jangan buru-buru tanah dijual karena itu juga akan jadi warisan untuk generasi mendatang.

Dalam kesempatan pembagian sertifikat itu nampaknya warga Ngloro yang menerima sertifikat nampak senang. Karena apa yang dimiliki berupa aset tanah itu sudah jelas-jelas jadi miliknya secara sah. “Ya saya ikut senang karena punya sertifikat baru,” ungkap salah satu warga Ngloro. (Sab)

Tidak ada komentar