Social Items


Grobogan-Cakrawalaonline,  Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, Sekda Grobogan Mohammad Sumarsono akhirnya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya kepada yang berwajib, terkait akun facebook palsu yang mencatut namanya untuk penipuan.

Saat ditemui Cakrawala di ruang kerjanya kemaren Jum'at (12/10), Sumarsono menjelaskan bahwa pihak Reskrim Grobogan telah melakukan penyelidikan dengan akun tersebut,  termasuk dengan beberapa nomor telepon yang  digunakan oleh pelaku.

"Ada tujuh nomor HP, namun ketika dilacak sudah dimatikan semua nomor-nomor tersebut," jelasnya.

Sekda murah senyum ini juga menyayangkan, ternyata dari kejadian ini sudah ada korban yang kena tipu,  yakni seorang penjual pulsa yang biasa tempat beliau beli pulsa, yakni sebesar Rp. 700 ribu.

Karena merasa kasihan terhadap korban,  maka beliau telah menggantinya dengan uang pribadi.

Terkait nomor yang digunakan pelaku, Sumarsono beberapa bulan yang lalu, juga pernah ditelepon untuk pinjam uang lima juta, namun tidak ia turuti.

"Saat bicara ditelepon, dia menggunakan dialek Jawatimur. Pelaku mengaku teman lama yang sudah lama tidak berjumpa, " tambahnya.

Dengan demikian dugaan sementara, pelakunya adalah orang yang berasal dari Jawa Timur. Ng

Kasus Sekda Grobogan Palsu Sudah Dilaporkan Polisi. Inilah Dugaan Pelakunya...

Cakrawala Online

Grobogan-Cakrawalaonline,  Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, Sekda Grobogan Mohammad Sumarsono akhirnya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya kepada yang berwajib, terkait akun facebook palsu yang mencatut namanya untuk penipuan.

Saat ditemui Cakrawala di ruang kerjanya kemaren Jum'at (12/10), Sumarsono menjelaskan bahwa pihak Reskrim Grobogan telah melakukan penyelidikan dengan akun tersebut,  termasuk dengan beberapa nomor telepon yang  digunakan oleh pelaku.

"Ada tujuh nomor HP, namun ketika dilacak sudah dimatikan semua nomor-nomor tersebut," jelasnya.

Sekda murah senyum ini juga menyayangkan, ternyata dari kejadian ini sudah ada korban yang kena tipu,  yakni seorang penjual pulsa yang biasa tempat beliau beli pulsa, yakni sebesar Rp. 700 ribu.

Karena merasa kasihan terhadap korban,  maka beliau telah menggantinya dengan uang pribadi.

Terkait nomor yang digunakan pelaku, Sumarsono beberapa bulan yang lalu, juga pernah ditelepon untuk pinjam uang lima juta, namun tidak ia turuti.

"Saat bicara ditelepon, dia menggunakan dialek Jawatimur. Pelaku mengaku teman lama yang sudah lama tidak berjumpa, " tambahnya.

Dengan demikian dugaan sementara, pelakunya adalah orang yang berasal dari Jawa Timur. Ng

Tidak ada komentar