Social Items




Biro DIY- Gunungkidul, cakrawalainterprize.xyzSuparno, Totok Haryanto dan Tukirin bakal memperebutkan jabatan kepala desa di desa Jurangjero kecamatan Ngawen kabupaten Gunungkidul propinsi DIY. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu Legi 13 Oktober 2018 di balai desa yang mengadakan pilkades.
Suparno adalah suami dari Yuniarti yang sekarang ini menjabat kades Jurangjero. Sedang Yuniarti dalam kesempatan ini menjabat setelah Suparno dulu berhenti karena mencalonkan diri sebagai DPR di kabupaten Gunungkidul.
Jadi Suparno dalam hal ini dipandang secara umum sudah banyak pengalaman di lingkungan birokrasi. Khususnya di pemerintahan desa, sehingga Suparno cukup dikenal oleh warga masyarakat di wilayah desa Jurangjero.
Sementara calon lain yang menempati urutan nomor 2 yaitu Totok Haryanto. Beliau cukup akrap dengan warga masyarakat di wilayah desa Jurangjero. Ketokohan Totok Haryanto cukup lumayan dan dikenal masyarakat.
Ketiga adalah Tukirin, pihaknya cukup potensial dalam mencalonkan diri sebagai calon kades Jurangjero. Ketenaran beliau cukup diakui oleh masyarakat Jurangjero yang sekarang ini sedang musim kemarau dan kekeringan. Sehingga dari tiga calon kades Jurangjero itu memang sulit ditebak siapa yang bakal menang. Tentu yang memperoleh suara terbanyak.
Pihaknya mencalonkan diri sebagai cakades Jurangjero kabarnya karena didukung oleh warga masyarakat Jurangjero. Jadi beliau cukup dapat dukungan dari masyarakat. Sehingga Pilkades Serentak di Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang berlangsung 13 Oktober 2018 cukup meriah.
Wilayah desa Jurangjero yang hampir-hampir berbatasan dengan wilayah Klaten itu nampak indah karena punya puncak bukit. Dari dusun Bundelan, dipinggir jalan melihat persawahan di wilayah Klaten nampak indah dari puncak bukit Bundelan.
Wilayah Klaten ini juga dapat dilihat dari puncak bukit Wonosadi yang masuk wilayah desa Beji Ngawen Gunungkidul. Dari pegunungan Wonosadi dan Bundelan serta bukit Sambirejo atau Wonongso memang punya pemandangan menarik melihat wilayah Klaten dan Rowo Jombor.
Sehingga bukit Bundelan di Desa Jurangjero sering jadi ajang untuk main-main bagi muda-mudi yang meluangkan waktunya untuk istirahat di bukit tersebut. Walau pun panas situasi itu tetapi jadi dingin karena mereka berduaan dengan pasangannya muda mudi dari luar daerah sambil bermesraan.
Dengan situasi dan kondisi alam seperti itulah para calon kades Jurangjero bila nanti terpilih akan mengolah bukit tersebut jadi tempat wisata. Tentu saja wisata buatan untuk menarik pengunjung datang di bukit Bundelan yang penuh keindahan alam untuk dinikmati bersama teman dekat. (Sab)

Jabatan Kades Jurangjero Direbut 3 Orang

Cakrawala Online



Biro DIY- Gunungkidul, cakrawalainterprize.xyzSuparno, Totok Haryanto dan Tukirin bakal memperebutkan jabatan kepala desa di desa Jurangjero kecamatan Ngawen kabupaten Gunungkidul propinsi DIY. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu Legi 13 Oktober 2018 di balai desa yang mengadakan pilkades.
Suparno adalah suami dari Yuniarti yang sekarang ini menjabat kades Jurangjero. Sedang Yuniarti dalam kesempatan ini menjabat setelah Suparno dulu berhenti karena mencalonkan diri sebagai DPR di kabupaten Gunungkidul.
Jadi Suparno dalam hal ini dipandang secara umum sudah banyak pengalaman di lingkungan birokrasi. Khususnya di pemerintahan desa, sehingga Suparno cukup dikenal oleh warga masyarakat di wilayah desa Jurangjero.
Sementara calon lain yang menempati urutan nomor 2 yaitu Totok Haryanto. Beliau cukup akrap dengan warga masyarakat di wilayah desa Jurangjero. Ketokohan Totok Haryanto cukup lumayan dan dikenal masyarakat.
Ketiga adalah Tukirin, pihaknya cukup potensial dalam mencalonkan diri sebagai calon kades Jurangjero. Ketenaran beliau cukup diakui oleh masyarakat Jurangjero yang sekarang ini sedang musim kemarau dan kekeringan. Sehingga dari tiga calon kades Jurangjero itu memang sulit ditebak siapa yang bakal menang. Tentu yang memperoleh suara terbanyak.
Pihaknya mencalonkan diri sebagai cakades Jurangjero kabarnya karena didukung oleh warga masyarakat Jurangjero. Jadi beliau cukup dapat dukungan dari masyarakat. Sehingga Pilkades Serentak di Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang berlangsung 13 Oktober 2018 cukup meriah.
Wilayah desa Jurangjero yang hampir-hampir berbatasan dengan wilayah Klaten itu nampak indah karena punya puncak bukit. Dari dusun Bundelan, dipinggir jalan melihat persawahan di wilayah Klaten nampak indah dari puncak bukit Bundelan.
Wilayah Klaten ini juga dapat dilihat dari puncak bukit Wonosadi yang masuk wilayah desa Beji Ngawen Gunungkidul. Dari pegunungan Wonosadi dan Bundelan serta bukit Sambirejo atau Wonongso memang punya pemandangan menarik melihat wilayah Klaten dan Rowo Jombor.
Sehingga bukit Bundelan di Desa Jurangjero sering jadi ajang untuk main-main bagi muda-mudi yang meluangkan waktunya untuk istirahat di bukit tersebut. Walau pun panas situasi itu tetapi jadi dingin karena mereka berduaan dengan pasangannya muda mudi dari luar daerah sambil bermesraan.
Dengan situasi dan kondisi alam seperti itulah para calon kades Jurangjero bila nanti terpilih akan mengolah bukit tersebut jadi tempat wisata. Tentu saja wisata buatan untuk menarik pengunjung datang di bukit Bundelan yang penuh keindahan alam untuk dinikmati bersama teman dekat. (Sab)

Tidak ada komentar