Social Items



BiroDIYGunungkidul-Cakrawalaonline, Pensiunan PNS PU Gunungkidul, Damiyo yang juga pernah jadi Pj Kades Siraman, pada 13 Oktober 2018 ikut kompetisi dalam pemilihan kades serentak di pemkab Gunungkidul DIY.
Damiyo yang dikenal sangat akrap dengan warga desa Siraman ini dikenal sebagai calon yang potensial. Karena selama menjabat yang kemarin di kala jadi Pj Kades Siraman mampu membuat suasana yang konsusif. Sehingga tidak ada gejolak, bahkan pembangunan yang ada di desa Siraman cukup lamcar dan mantap.
Buktinya, antara lain sebulan mahasiswa Politekes Yogyakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di desa Siraman. Sembilan mahasiswa ini melaksanakan kegiatan kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan teknologi tepat guna yaitu memberi penyuluhan tentang air kotor jadi air bersih.
Tentu saja cara ini dengan alat kesehatan, mahasiswa dengan alatnya mengolah air bersih dimasukkan dalam alat setelah bersih dikeluarkan dan layak digunakan untuk kesehatan manusia. Demikian diakui oleh Damiyo Pj Kepala Desa Siraman kecamatan Wonosari kabupaten Gunungkidul DIY saat ditemui wartawan.
Bersama program klinik sanitasi di luar gedung, topik atau kegiatan yaitu tentang penyehatan air. Diadakan praktek dengan teknologi tepat guna dan dimanfaatkan oleh warga masyarakat desa Siraman. KKN itu diketuai oleh Agung Karyawanto dari Politekes Yogyakarta.
Saat itu kades mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Politekes Yogyakarta yang telah sudi membantu tentang ilmu kesehatan. Dan juga mengucapkan terima kasih kepada media cetak dan elektronik yang meliput.
Diharapkan kerjasamanya dengan semua pihak itu, warga masyarakat desa Siraman semakin hidup sejahtera. “Semoga kerjasama kita kepada semua pihak akan memberi manfaat untuk warga masyarakat desa Siraman,” harapnya.
Kerja secara gotong royong bagi warga masyarakat di Gunungkidul dan di kota Wonosari tidak luntur. Walau ada yang bilang sekarang ini generasi mencangkul sudah terakhir. Artinya tidak ada yang orang tuanya bercita-cita mendambakan anaknya jadi petani. Hal itu kini tidak ada. Pasti idam-idaman orang tua itu besuk ingin anaknya jadi dokter atau PNS.

Lain sekali dengan prinsip Damiyo seorang pj kades Siraman, pihaknya ingin tetap mengabdi sesuai porsinya. Kepada generasi penerus, kepada Karang Taruna, dan tokoh muda lainnya itu Damiyo selalu berpesan, agar mereka selalu bekerja sesuai kemampuannya. Dengan tekun dan semangat yang tinggi.

Kades tetap memberi yang terbaik untuk warga masyarakat Desa Siraman. “Mari kita semua tetap meningkatkan semangat gotong royong agar di hari depan kehidupan kita sesuai yang kita harapkan. Semoga kita mampu menciptakan hidup mandiri, sejahtera lahir dan batin,” ajaknya. (Sab)

Damiyo Cakades Siraman Yang Potensial

Cakrawala Online


BiroDIYGunungkidul-Cakrawalaonline, Pensiunan PNS PU Gunungkidul, Damiyo yang juga pernah jadi Pj Kades Siraman, pada 13 Oktober 2018 ikut kompetisi dalam pemilihan kades serentak di pemkab Gunungkidul DIY.
Damiyo yang dikenal sangat akrap dengan warga desa Siraman ini dikenal sebagai calon yang potensial. Karena selama menjabat yang kemarin di kala jadi Pj Kades Siraman mampu membuat suasana yang konsusif. Sehingga tidak ada gejolak, bahkan pembangunan yang ada di desa Siraman cukup lamcar dan mantap.
Buktinya, antara lain sebulan mahasiswa Politekes Yogyakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di desa Siraman. Sembilan mahasiswa ini melaksanakan kegiatan kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan teknologi tepat guna yaitu memberi penyuluhan tentang air kotor jadi air bersih.
Tentu saja cara ini dengan alat kesehatan, mahasiswa dengan alatnya mengolah air bersih dimasukkan dalam alat setelah bersih dikeluarkan dan layak digunakan untuk kesehatan manusia. Demikian diakui oleh Damiyo Pj Kepala Desa Siraman kecamatan Wonosari kabupaten Gunungkidul DIY saat ditemui wartawan.
Bersama program klinik sanitasi di luar gedung, topik atau kegiatan yaitu tentang penyehatan air. Diadakan praktek dengan teknologi tepat guna dan dimanfaatkan oleh warga masyarakat desa Siraman. KKN itu diketuai oleh Agung Karyawanto dari Politekes Yogyakarta.
Saat itu kades mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Politekes Yogyakarta yang telah sudi membantu tentang ilmu kesehatan. Dan juga mengucapkan terima kasih kepada media cetak dan elektronik yang meliput.
Diharapkan kerjasamanya dengan semua pihak itu, warga masyarakat desa Siraman semakin hidup sejahtera. “Semoga kerjasama kita kepada semua pihak akan memberi manfaat untuk warga masyarakat desa Siraman,” harapnya.
Kerja secara gotong royong bagi warga masyarakat di Gunungkidul dan di kota Wonosari tidak luntur. Walau ada yang bilang sekarang ini generasi mencangkul sudah terakhir. Artinya tidak ada yang orang tuanya bercita-cita mendambakan anaknya jadi petani. Hal itu kini tidak ada. Pasti idam-idaman orang tua itu besuk ingin anaknya jadi dokter atau PNS.

Lain sekali dengan prinsip Damiyo seorang pj kades Siraman, pihaknya ingin tetap mengabdi sesuai porsinya. Kepada generasi penerus, kepada Karang Taruna, dan tokoh muda lainnya itu Damiyo selalu berpesan, agar mereka selalu bekerja sesuai kemampuannya. Dengan tekun dan semangat yang tinggi.

Kades tetap memberi yang terbaik untuk warga masyarakat Desa Siraman. “Mari kita semua tetap meningkatkan semangat gotong royong agar di hari depan kehidupan kita sesuai yang kita harapkan. Semoga kita mampu menciptakan hidup mandiri, sejahtera lahir dan batin,” ajaknya. (Sab)

Tidak ada komentar