Social Items


Surabaya, Hal ini sesuai dengan rencana pada anggaran belanja Pemprov Jawa Timur 2019, sudah dicantumkan anggaran untuk memberikan tunjangan tahunan bagi imam masjid di pinggiran Jawa Timur, pulau terluar dan pelosok Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat hadir dalam peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah, Haul KH Muhammad Said, dan juga peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Baabussalam, Gondanglegi, Malang, Selasa (11/9).

"Sebanyak 11 ribu imam masjid dan imam mushala yang ada di pinggiran di pelosok hutan, akan diberikan tunjangan kehormatan sebesar Rp 2 juta pertahun," ucap Khofifah.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan bahwa total ada sekitar 40 ribu masjid di Jawa Timur. Tetapi pihaknya akan menganggarkan tunjangan untuk 11 ribu imam masjid terlebih dulu untuk tahun 2019 mendatang.

Program pemberian tunjangan tersebut sudah ada dalam Program Jatim Berkah nawa bhakti satya. Program ini dikucurkan sebagai upaya untuk membelanjakan APBD bagi kemaslahatan umat.

"Ini adalah cara kita menjemput berkah Allah. Tasarrufkan APBD bagi kemaslahan umat. Itu sesuai pesan Gus Dur, bahwa ini masuk dalam cara menjemput keberhakan langit dan menjemput keberkahan agar keluar dari bumi," tegasnya.

Selain memberikan tunjangan untuk imam mushollah, dan masjid di pinggiran, Khofifah mengatakan juga sudah mengalokasikan anggaran untuk 4 ribu penghafal Al-Quran.

Mulanya, targetnya Pemprov bisa memberikan tunjangan untuk 10 ribu penghafal Al-Quran. Tetapi tahun 2019 dialokasikan untuk 4 ribu penghafal Alquran. Para penghafal Alquran tersebut akan diberikan tunjangan Rp 2 juta pertahun. Tin-sumberTribunjatim

Tahun Depan, Penghafal Qur'an, Imam Masjid dan Imam Mushala Dapat Tunjangan Rp. 2 Juta

Cakrawala Online

Surabaya, Hal ini sesuai dengan rencana pada anggaran belanja Pemprov Jawa Timur 2019, sudah dicantumkan anggaran untuk memberikan tunjangan tahunan bagi imam masjid di pinggiran Jawa Timur, pulau terluar dan pelosok Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat hadir dalam peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah, Haul KH Muhammad Said, dan juga peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Baabussalam, Gondanglegi, Malang, Selasa (11/9).

"Sebanyak 11 ribu imam masjid dan imam mushala yang ada di pinggiran di pelosok hutan, akan diberikan tunjangan kehormatan sebesar Rp 2 juta pertahun," ucap Khofifah.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan bahwa total ada sekitar 40 ribu masjid di Jawa Timur. Tetapi pihaknya akan menganggarkan tunjangan untuk 11 ribu imam masjid terlebih dulu untuk tahun 2019 mendatang.

Program pemberian tunjangan tersebut sudah ada dalam Program Jatim Berkah nawa bhakti satya. Program ini dikucurkan sebagai upaya untuk membelanjakan APBD bagi kemaslahatan umat.

"Ini adalah cara kita menjemput berkah Allah. Tasarrufkan APBD bagi kemaslahan umat. Itu sesuai pesan Gus Dur, bahwa ini masuk dalam cara menjemput keberhakan langit dan menjemput keberkahan agar keluar dari bumi," tegasnya.

Selain memberikan tunjangan untuk imam mushollah, dan masjid di pinggiran, Khofifah mengatakan juga sudah mengalokasikan anggaran untuk 4 ribu penghafal Al-Quran.

Mulanya, targetnya Pemprov bisa memberikan tunjangan untuk 10 ribu penghafal Al-Quran. Tetapi tahun 2019 dialokasikan untuk 4 ribu penghafal Alquran. Para penghafal Alquran tersebut akan diberikan tunjangan Rp 2 juta pertahun. Tin-sumberTribunjatim

Tidak ada komentar