Social Items


Jeneponto- Diduga ada pemotongan dana bantuan program Indonesia pintar (PIP) sebesar Rp, 100 ribu persiswa penerima di SDN 31 Embo, Jeneponto

Pemotongan dana PIP tahun anggaran 2018 ini, diduga atas perintah Kepala Sekolah sekolah dasar negeri no.31 Embo.

Menurut salah seorang murid SDN 31 Embo, Aldi kelas V yang menerima program Indonesia pintar (PIP) yang ditemui di sekolah tersebut Kamis pagi (30/8), kepada awak media mengungkapkan, bahwa dana PIP yang dia terima hanya sebesar Rp. 350.000 dan begitupun pula dengan teman lainnya yang terdaftar sebagai penerima program PIP itu.

“Mereka menerima hanya Rp. 350.000 peranak, padahal seharusnya mereka menerima dalam satu orang siswa sebesar Rp. 450.000,” ucap sumber yang dikuatkan oleh Murid Aldi tersebut.

Menurut sumber tadi, jika jumlah murid penerima dana PIP sebanyak 97 orang, berarti dana yang terkumpul dari hasil pemotongan ini berjumlah m Rp. 9.700,000.

“Jika jumlah murid penerima dana PIP di SDN No.31 Embo 97 orang, maka ada sebesar Rp. 9.700,000 terkumpul dari hasil pemotongan yang diduga masuk ke kantong Kepsek SDN 31 Embo itu,” jelas sumber lagi.

Kepala sekolah dasar negeri no.31 Embo Samaria S.Pd ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya dan ditanyakan berapa jumlah Murid keseluruhan yang menerima dana PIP, Ia menjawab tidak tahu.

“Tunggu dulu saya hubungi dulu guruku, karena saya tidak tahu persisnya berapa murid penerima dana PIP di Sekolahku,” jawab Kepsek.

Ironisnya setelah menjawab tunggu dulu, handphone Kepsek SDN 31 Embo Hj Samaria tidak aktif lagi.

Dan menurut beberapa orang guru yang mengajar di sekolah dasar negeri no 31 Embo ini, ketika dikonfirmasi Jumatang dari deadline-news mengatakan sebanyak 97 orang siswa keseluruhan yang terdaftar sebagai menerima program Indonesia pintar (PIP) dengan tidak menyebutkan besarnya uang yang mesti diterima oleh para murid-murid itu.

Sekretaris Dispora Kabupaten Jeneponto H. Oskar Baso saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (30/8) menjelaskan, apapun alasannya kepala sekolah dasar negeri no. 31 Embo Hj.Samaria S. Pd, tidak boleh melakukan pemotongan PIP.

“Karena dana bantuan PIP itu memang diperuntukkan bagi murid-murid miskin dan saya akan memanggil kepala tersebut, ” tegas H. Oskar. GusR-sumberPawartaNusantara.com

Ngawur! Bantuan Untuk Murid Miskin SD Dipotong, Uang Masuk Kantong Kepala Sekolah...

Cakrawala Online

Jeneponto- Diduga ada pemotongan dana bantuan program Indonesia pintar (PIP) sebesar Rp, 100 ribu persiswa penerima di SDN 31 Embo, Jeneponto

Pemotongan dana PIP tahun anggaran 2018 ini, diduga atas perintah Kepala Sekolah sekolah dasar negeri no.31 Embo.

Menurut salah seorang murid SDN 31 Embo, Aldi kelas V yang menerima program Indonesia pintar (PIP) yang ditemui di sekolah tersebut Kamis pagi (30/8), kepada awak media mengungkapkan, bahwa dana PIP yang dia terima hanya sebesar Rp. 350.000 dan begitupun pula dengan teman lainnya yang terdaftar sebagai penerima program PIP itu.

“Mereka menerima hanya Rp. 350.000 peranak, padahal seharusnya mereka menerima dalam satu orang siswa sebesar Rp. 450.000,” ucap sumber yang dikuatkan oleh Murid Aldi tersebut.

Menurut sumber tadi, jika jumlah murid penerima dana PIP sebanyak 97 orang, berarti dana yang terkumpul dari hasil pemotongan ini berjumlah m Rp. 9.700,000.

“Jika jumlah murid penerima dana PIP di SDN No.31 Embo 97 orang, maka ada sebesar Rp. 9.700,000 terkumpul dari hasil pemotongan yang diduga masuk ke kantong Kepsek SDN 31 Embo itu,” jelas sumber lagi.

Kepala sekolah dasar negeri no.31 Embo Samaria S.Pd ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya dan ditanyakan berapa jumlah Murid keseluruhan yang menerima dana PIP, Ia menjawab tidak tahu.

“Tunggu dulu saya hubungi dulu guruku, karena saya tidak tahu persisnya berapa murid penerima dana PIP di Sekolahku,” jawab Kepsek.

Ironisnya setelah menjawab tunggu dulu, handphone Kepsek SDN 31 Embo Hj Samaria tidak aktif lagi.

Dan menurut beberapa orang guru yang mengajar di sekolah dasar negeri no 31 Embo ini, ketika dikonfirmasi Jumatang dari deadline-news mengatakan sebanyak 97 orang siswa keseluruhan yang terdaftar sebagai menerima program Indonesia pintar (PIP) dengan tidak menyebutkan besarnya uang yang mesti diterima oleh para murid-murid itu.

Sekretaris Dispora Kabupaten Jeneponto H. Oskar Baso saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (30/8) menjelaskan, apapun alasannya kepala sekolah dasar negeri no. 31 Embo Hj.Samaria S. Pd, tidak boleh melakukan pemotongan PIP.

“Karena dana bantuan PIP itu memang diperuntukkan bagi murid-murid miskin dan saya akan memanggil kepala tersebut, ” tegas H. Oskar. GusR-sumberPawartaNusantara.com

Tidak ada komentar