Social Items


Pemalang - Cakrawalaonline, Di sela-sela parade seni dan budaya dalam rangka HUT Jawa Tengah yang ke-68 yang digelar di alun-alun Kabupaten Pemalang, Senin (21/8), tadi malam. Nampak Dua orang anggota Satpol PP menyeret seorang pria ke pinggir. Kejadian tersebut sontak membuat yang melihat tertuju pada orang yang dibekuk anggota Satpol PP itu. Ada yang bilang, itu copet. Adapula yang mengatakan itu pemabuk. Namun saat Cakrawalaonline menanyakan hal tersebut pada Kepala Satpol.PP. Kabupaten Pemalang, Wahyu Sukarno AP, menyatakan bahwa orang itu mengalami gangguan mental alias stress. "Ketika ditanya, jawabnya ngelantur...seperti orang tidak sehat (tidak waras)..., Ucap Wahyu pada cakrawalaonline. Lebih lanjut, mantan Kabag. Tata Pemerintahan ini mengatakan bahwa dirinya mendapat laporan pihak EO (Event Organizer) acara parade seni dan budaya Jateng, pria tersebut mengganggu jalannya Gladi Resik. "Pas saya keliling disekitar alun-alun, saya mendapat laporan ada orang yang mengganggu panitia, terus saya memerintahkan anggota untuk menyuruh pergi...," Jelas Wahyu. Masih menurut Wahyu, namun malamnya pria itu datang lagi ke tempat acara parade seni dan budaya berlangsung. "Dia ketahuan sedang berusaha membuka sebuah mobil...kemudian dia dibawa oleh anggota Polsek. Pemalang. Setelah dibaca tolong diKlik iklan yang ada, Trims atas bantuannya. "Orang tersebut dibawa oleh anggota Polsek Pemalang, entah kemana...," Ujarnya. Tapi ketika cakrawalaonline menanyakan mengenai peristiwa semalam di parade seni dan budaya, Kapolres. Pemalang, AKBP Agus Setyawan melalui Kapolsek. Pemalang, AKP I Ketut Mara menegaskan dirinya tidak menerima penyerahan seorang pria yang diduga hendak mencuri mobil. "Nggak ada penyerahan (terduga pencuri mobil) kesini (Polsek. Pemalang) ...," Tegasnya. Slamet SBL. Setelah dibaca tolong diKlik iklan yang ada, Trims atas bantuannya.

Orang Gila Mau Curi Mobil Di Arena HUT Jateng, Akhirnya Dibekuk Satpol PP...

Cakrawala Online

Pemalang - Cakrawalaonline, Di sela-sela parade seni dan budaya dalam rangka HUT Jawa Tengah yang ke-68 yang digelar di alun-alun Kabupaten Pemalang, Senin (21/8), tadi malam. Nampak Dua orang anggota Satpol PP menyeret seorang pria ke pinggir. Kejadian tersebut sontak membuat yang melihat tertuju pada orang yang dibekuk anggota Satpol PP itu. Ada yang bilang, itu copet. Adapula yang mengatakan itu pemabuk. Namun saat Cakrawalaonline menanyakan hal tersebut pada Kepala Satpol.PP. Kabupaten Pemalang, Wahyu Sukarno AP, menyatakan bahwa orang itu mengalami gangguan mental alias stress. "Ketika ditanya, jawabnya ngelantur...seperti orang tidak sehat (tidak waras)..., Ucap Wahyu pada cakrawalaonline. Lebih lanjut, mantan Kabag. Tata Pemerintahan ini mengatakan bahwa dirinya mendapat laporan pihak EO (Event Organizer) acara parade seni dan budaya Jateng, pria tersebut mengganggu jalannya Gladi Resik. "Pas saya keliling disekitar alun-alun, saya mendapat laporan ada orang yang mengganggu panitia, terus saya memerintahkan anggota untuk menyuruh pergi...," Jelas Wahyu. Masih menurut Wahyu, namun malamnya pria itu datang lagi ke tempat acara parade seni dan budaya berlangsung. "Dia ketahuan sedang berusaha membuka sebuah mobil...kemudian dia dibawa oleh anggota Polsek. Pemalang. Setelah dibaca tolong diKlik iklan yang ada, Trims atas bantuannya. "Orang tersebut dibawa oleh anggota Polsek Pemalang, entah kemana...," Ujarnya. Tapi ketika cakrawalaonline menanyakan mengenai peristiwa semalam di parade seni dan budaya, Kapolres. Pemalang, AKBP Agus Setyawan melalui Kapolsek. Pemalang, AKP I Ketut Mara menegaskan dirinya tidak menerima penyerahan seorang pria yang diduga hendak mencuri mobil. "Nggak ada penyerahan (terduga pencuri mobil) kesini (Polsek. Pemalang) ...," Tegasnya. Slamet SBL. Setelah dibaca tolong diKlik iklan yang ada, Trims atas bantuannya.

Tidak ada komentar