Social Items


Banten, Aliran sesat yang dianut oleh sekelompok orang tersebut adalah bernama kerajaan Ubur-ubur, yang beroperasi di kota Serang Banten. 

Adapun pimpinan kerajaan ubur-ubur yakni Aisyah mengaku sebagi Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui Al-quran dan Allah SWT. Namun, dari pengakuan Aisyah, dia menyebut jika Allah SWT memiliki makam menyerupai petilasan. 

Maka akhirnya oleh pemerintah kerajaan ubur-ubur ini dianggap sebagai aliran sesat karena bertentangan jauh dari ajaran agama Islam. Aparat bahkan sudah menghentikan aktivitas mereka. 

Polres Serang Kota sudah memeriksa 12 orang dari Kerajaan Ubur-ubur ini. Pemeriksaan dilakukan paska kelompok tersebut diamankan oleh pihak keamanan untuk menghindari persekusi dan main hakim sendiri dari warga.

 “Sampai saat ini sudah 12 orang keseluruhan yang berada di lokasi tersebut diperiksa. Kita klarifikasi apa saja yang dilakukan dan kenapa menamakan diri Kerajaan Ubur-ubur,” terang Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin kepada wartawan di Serang, Banten, Rabu (15/8). 

Dikutip dari laman Tempo.co, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang sudah menyatakan bahwa Kerajaan Ubur ubur pimpinan Aisyah Tusalamaja Baiduri di Kota Serang adalah aliran sesat dan menyimpang. 

"Kami menemukan unsur ajaran sesat dan menyimpang dalam aliran ini,” ujar Sekretaris MUI Kota Serang, Amas Tajuddin, saat dihubungi, Selasa (14/8). 

Berdasarkan hasil investigasi maupun pertemuan MUI dengan Raja Kerajaan Ubur-ubur ditemukan fakta penyimpangan dan ajaran sesat: Mengajarkan dan meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW berjenis kelamin perempuan. Meyakini perwujudan dirinya (Aisyah) adalah perwujudan dari Allah Sang yang Tunggal, dan memiliki makam serta petilasan di Kota Serang. Iman kepada mahluk gaib sebagai versi dalam Al Quran. 

Menurut Aisyah yang gaib itu ialah Nyi Roro Kidul. Aisyah mengklaim bahwa dirinya adalah wujud dari Nyi Roro Kidul. 

Menyakini bahwa Kabah bukan kiblat, tapi adalah rumah pemujaan nabi. Hajar Aswad yang diciumi oleh jamah haji tak lain adalah sebuah batu berbentuk jenis kelamin perempuan, makanya banyak yang menciumi, Busyeeet. Jamz-sumberSuratkabar.id

Mengatakan Nabi Muhammad Itu Bejenis Kelamin Perempuan. Ajaran Sesat Kerajaan Ubur-ubur Dibubarkan Polisi...

Cakrawala Online

Banten, Aliran sesat yang dianut oleh sekelompok orang tersebut adalah bernama kerajaan Ubur-ubur, yang beroperasi di kota Serang Banten. 

Adapun pimpinan kerajaan ubur-ubur yakni Aisyah mengaku sebagi Ratu Kidul yang menganut agama Sunda Wiwitan yang mengakui Al-quran dan Allah SWT. Namun, dari pengakuan Aisyah, dia menyebut jika Allah SWT memiliki makam menyerupai petilasan. 

Maka akhirnya oleh pemerintah kerajaan ubur-ubur ini dianggap sebagai aliran sesat karena bertentangan jauh dari ajaran agama Islam. Aparat bahkan sudah menghentikan aktivitas mereka. 

Polres Serang Kota sudah memeriksa 12 orang dari Kerajaan Ubur-ubur ini. Pemeriksaan dilakukan paska kelompok tersebut diamankan oleh pihak keamanan untuk menghindari persekusi dan main hakim sendiri dari warga.

 “Sampai saat ini sudah 12 orang keseluruhan yang berada di lokasi tersebut diperiksa. Kita klarifikasi apa saja yang dilakukan dan kenapa menamakan diri Kerajaan Ubur-ubur,” terang Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin kepada wartawan di Serang, Banten, Rabu (15/8). 

Dikutip dari laman Tempo.co, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang sudah menyatakan bahwa Kerajaan Ubur ubur pimpinan Aisyah Tusalamaja Baiduri di Kota Serang adalah aliran sesat dan menyimpang. 

"Kami menemukan unsur ajaran sesat dan menyimpang dalam aliran ini,” ujar Sekretaris MUI Kota Serang, Amas Tajuddin, saat dihubungi, Selasa (14/8). 

Berdasarkan hasil investigasi maupun pertemuan MUI dengan Raja Kerajaan Ubur-ubur ditemukan fakta penyimpangan dan ajaran sesat: Mengajarkan dan meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW berjenis kelamin perempuan. Meyakini perwujudan dirinya (Aisyah) adalah perwujudan dari Allah Sang yang Tunggal, dan memiliki makam serta petilasan di Kota Serang. Iman kepada mahluk gaib sebagai versi dalam Al Quran. 

Menurut Aisyah yang gaib itu ialah Nyi Roro Kidul. Aisyah mengklaim bahwa dirinya adalah wujud dari Nyi Roro Kidul. 

Menyakini bahwa Kabah bukan kiblat, tapi adalah rumah pemujaan nabi. Hajar Aswad yang diciumi oleh jamah haji tak lain adalah sebuah batu berbentuk jenis kelamin perempuan, makanya banyak yang menciumi, Busyeeet. Jamz-sumberSuratkabar.id

Tidak ada komentar