Social Items


Perkembangan dunia maya semakin hari semakin canggih adanya, namun tentunya semakun banyak pula peluang untuk melakukan kejahatan pada dunia IT tersebut. 

Saat ini Indonesia berada di posisi ke-27 dalam daftar negara paling banyak mendapat serangan online di kuartal kedua 2018. Hasil data ini telah dilaporkan oleh perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab. 

"Serangan yang pada internet ini, Indonesia berada di peringkat ke-27 pada kuartal 2, dari April ke Juni," kata General Manager South East Asia Kaspersky Lab, Yeo Siang Tiong, mengutip dari rilisnya, Minggu (19/8) Kejahatan siber yang menyerang Indonesia ini berasal dari mana pun di seluruh dunia. 

"Bisa juga negara berbahasa Inggris yang mencoba untuk berbahasa Korea. Kita tidak bisa menebak dengan melihat itu, meskipun kadang Anda bisa menebak dengan melihat gejala," ujar dia.

 Lebih rincinya, Corporate Communications Manager Kaspersky Lab South East Asia, Sanjeev Nair, telah mengungkap lima negara dengan serangan siber paling banyak di kuartal 2 2018 ini. Di peringkat pertama adalah Aljazair, diikuti oleh Belarus, kemudian Moldova, selanjutnya Albenia, dan peringkat kelima Armenia. 

Di Asia Tenggara, Indonesia berada pada posisi keempat, dengan Filipina, Malaysia dan Vietnam berada di posisi sebelumnya, dan Thailand menutup posisi Top 5. 

Saat ditanya apakah laporan Kaspersky Lab itu diserahkan kepada pemerintah Indonesia, Territory Channel Manager Kaspersky SEA-Indonesia, Dony Koesmandarin, mengatakan bahwa pihak Kaspersky Lab siap memberikan data.

 "Ada teman dari lembaga pemerintah jika mereka tanya kita berikan. Ada juga beberapa agency yang menggunakan sistem keamanan kita untuk mendeteksi," kata Dony. 

"Yang jelas, bagi kami di Kaspersky, siapa pun yang meminta baik itu government, siapa pun, akan kita berikan," lanjut dia.gusR-sumberAKURAT.CO

Awas! Serangan Hecker Di Indonesia Masuk Urutan 27 Dunia. Anda Termasuk Korbannya?

Cakrawala Online

Perkembangan dunia maya semakin hari semakin canggih adanya, namun tentunya semakun banyak pula peluang untuk melakukan kejahatan pada dunia IT tersebut. 

Saat ini Indonesia berada di posisi ke-27 dalam daftar negara paling banyak mendapat serangan online di kuartal kedua 2018. Hasil data ini telah dilaporkan oleh perusahaan keamanan siber Kaspersky Lab. 

"Serangan yang pada internet ini, Indonesia berada di peringkat ke-27 pada kuartal 2, dari April ke Juni," kata General Manager South East Asia Kaspersky Lab, Yeo Siang Tiong, mengutip dari rilisnya, Minggu (19/8) Kejahatan siber yang menyerang Indonesia ini berasal dari mana pun di seluruh dunia. 

"Bisa juga negara berbahasa Inggris yang mencoba untuk berbahasa Korea. Kita tidak bisa menebak dengan melihat itu, meskipun kadang Anda bisa menebak dengan melihat gejala," ujar dia.

 Lebih rincinya, Corporate Communications Manager Kaspersky Lab South East Asia, Sanjeev Nair, telah mengungkap lima negara dengan serangan siber paling banyak di kuartal 2 2018 ini. Di peringkat pertama adalah Aljazair, diikuti oleh Belarus, kemudian Moldova, selanjutnya Albenia, dan peringkat kelima Armenia. 

Di Asia Tenggara, Indonesia berada pada posisi keempat, dengan Filipina, Malaysia dan Vietnam berada di posisi sebelumnya, dan Thailand menutup posisi Top 5. 

Saat ditanya apakah laporan Kaspersky Lab itu diserahkan kepada pemerintah Indonesia, Territory Channel Manager Kaspersky SEA-Indonesia, Dony Koesmandarin, mengatakan bahwa pihak Kaspersky Lab siap memberikan data.

 "Ada teman dari lembaga pemerintah jika mereka tanya kita berikan. Ada juga beberapa agency yang menggunakan sistem keamanan kita untuk mendeteksi," kata Dony. 

"Yang jelas, bagi kami di Kaspersky, siapa pun yang meminta baik itu government, siapa pun, akan kita berikan," lanjut dia.gusR-sumberAKURAT.CO

Tidak ada komentar