Social Items


Banten-Cakrawalaonline,
Di bawah kepemimpinan  Mintarsih.SE selaku  Ketua Dewan Pimpinan Daerah  Gerakan Indonesia Anti Narkotika  ( DPD GIAN ) Serang Raya Provinsi Banten mengalami banyak peningkatan, baik dari segi komunikasi dan , pelayanan kepada masyarakat melalui kampanye anti narkoba.


Hal ini dikarenakan Ibu Mintarsih.SE ,memegang teguh niat memerangi narkoba dengan cara mengedukasi tentang bahaya narkotika kepada generasi muda, mengajarkan norma-norma agama kepada anak-anak sejak dini untuk lebih berperilaku baik agar dikemudian hari mereka menjadi penerus bangsa yang amanah.

Ketua DPD GIAN Serang Raya Mintarsih. SE. menyampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Indonesia Anti Narkotika bahwa dalam waktu dekat ini DPD GIAN Serang Raya akan membangun Fasilitas Rumah Sehat Dan  Rehabitasi Korban Kecanduan NARKOBA, “ Insyaallah dalam waktu dekat ini kita akan membangun Fasilitas Rumah Sehat Dan  Rehabitasi Korban Kecanduan NARKOBA”ujarnnya.

Lebih lanjut Mintarsih.SE. menjelaskan bahwa pembangunan Fasilitas Rumah Sehat Dan  Rehabitasi Korban Kecanduan NARKOBA tersebut berkat bantuan dari Wali Kota Serang H.SYARIFUDIN.S.Sos.M.Si.

 “Bapak Wali Kota Serang H.Syarifudin.S.Sos.M.Si.  telah berkenan memberi hibah lahan seluas 1 Ha kepada DPD GIAN Serang,untuk dibangun Fasilitas rumah sehat dan rehabilitasi korban kecanduan narkoba,”ucapnya.

Terimakasih Juga Disampaikan Oleh Ketua DPD Serang Kepada KH.Ojad  yang telah memfasilitasi DPD Serang Sehingga Pak Wali Kota Serang Berkenan Memberi Lahan Bahkan Kantor Sekretariat Untuk DPD GIAN Serang.

“ Saya sebagai Ketua GIAN DPD Serang Raya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Walikota Serang  H.Syarifudin.S.Sos.M.Si”sambungnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Indonesia Anti Narkotika R.Guntur Eko Widodo ketika diminta komentarnya di Jakarta Selasa (12/11) mengatakan  sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Walikota Serang H.Syrafudin.S.Sos.M.Si  yang telah menghibahkan lahan seluas 1 ha, untuk pembangunan Fasilitas rumah sehat dan rehabilitasi korban kecanduan narkoba.

Guntur mengungkapkan, di tengah maraknya peredaran narkoba saat ini, bantuan tersebut sangat berarti  dan mendukung dalam hal pemberantasan narkoba.

"Saya atas nama keluarga besar Gerakan Indonesia Anti Narkotika mengucapkan terima kasih kepada Pak Walikota Serang H.Syarifudin.S.Sos.M.Si karena telah memberikan fasilitas, dihibahkan  lahan untuk pembangunan fasilitas rumah sehat dan rehabilitasi korban kecanduan narkoba.

 Semua ini satu wujud nyata bahwa bapak H.Syarifudin.S.Sos.M.Si beliau mendukung  Serang bebas narkoba,”ujarnnya.

Selain itu Guntur juga mengapresiasi kinerja seluruh anggota GIAN DPD Serang Raya yang telah berhasil menjalin kerja sama dengan semua pihak agar sama sama u memerangi narkoba yang selama ini adalah musuh masyarakat.
“Saya atas nama DPP GIAN dan atas nama pribadi mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh jajaran DPD GIAN Serang Raya dari ketua, sekretaris, bendahara dan seluruh bidang – bidang lainya yang tidak saya sebut satu persatu, semoga kinerja DPD GIAN Serang Raya makin ditingkatkan lagi, dan jangan kita cepat merasa puas, ini adalah langkah yang baik, bahwa keberadaan GIAN di Serang nyata dan mari kita sungguh – sungguh agar peredaran narkoba di serang bisa teratasi dan  ini Semoga Dapat menjadi Motivasi Bagi Perjuangan GIAN di Seluruh Indonesia.

Bersama GIAN Pastikan Menjadi GARDA Terdepan Menuju Masyarakat Indonesia hidup Sehat Cerdas Bersih Bersih Narkoba “tutupnya. Wn

GIAN DPD Serang Akan Bangun Kantor dan Fasilitas Rehabilitasi Korban Kecanduan Narkoba


Grobogan –Cakrawalaonline, Kembali sejumlah wilayah di kabupaten Grobogan diporak – porandakan angin puting beliung, peristiwa yang terjadi kemarin petang Senin (12/11) merobohkan satu rumah milik Suparmin  (43) warga Dusun Gadon, RT 04/07, Desa Tambakselo Kecamatan Wirosari.


Dari informasi yang dihimpun menyebutkan rumah yang roboh tersebut berbentuk limasan dengan ukuran 10 m x 8 m. Selain itu beberapa peralatan rumah tangga mengalami kerusakan akibat tertimpa reruntuhan rumah. Dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp.35 jutaan.

Terpisah Kabag Humas Setda Grobogan H. Teguh Harjokoesumo membenarkan insiden tersebut, dan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.
“Sesuai laporan yang kami terima berawal ada angin puting beliung sangat kencang, membuat warga panik dan berlarian guna menyelematkan diri, termasuk Suparmin yang rumahnya roboh. Entah bagaimana ceritanya angin tersebut menghantam rumah Suparmin yang akhirnya roboh total dan tidak bisa terselamatkan, sewaktu kejadian Suparmin dan Keluarganya tidak mengalami cidera, karena berada di luar rumah,” terangnya, Selasa (12/11).

Teguh juga menceritakan pasca kejadian pihaknya langsung melaporkan hal tersebut ke Bupati agar ditindaklanjuti. Ng-Awg

Puting Beliung Runtuhkan Rumah Warga Wirosari


Grobogan –Cakrawalaonline, Diduga depresi Nur Muzaqin (28) warga desa Candisari Kecamatan Purwodadi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri pada sebuah blandar di rumahnya, kemaren hari Minggu (10/11).


Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandung korban sendiri yakni Rohmat Yusuf (34), di dalam kamar korban dalam kondisi tewas menggantung sekira pukul 07.00 WIB.

Berawal sekira pukul 06.30 WIB, Rohmat  mendatangi rumah korban dengan maksud hendak mengembalikan STNK sepeda motor milik korban yang dipinjamnya.

Namun setelah sampai depan rumah korban, Rohmat memanggil-manggil nama korban, tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Karena merasa curiga kemudian Rohmat masuk kedalam rumah mencari korban hingga masuk ke dalam dapur yang lokasinya dirumah bagian belakang.

Setelah sampai dapur, Rohmat bertemu dengan Sulastri (58), langsung menanyakan keberadaan korban, oleh Sulastri dijawab tidak tahu, sehingga ke duanya bersama – sama mencari keberadaan korban dengan memanggil – manggil nama korban.

Karena  tidak ada jawaban kemudian Rohmat dan Sulastri mencari di dalam kamar dikira masih tidur. Setelah mengetuk pintu kamar korban dan memanggil-manggil masih juga tidak ada jawaban kemudian Rohmat dan Sulastri masuk kedalam kamar korban dengan cara membuka pintu kamar korban. Tapi kesulitan masuk kamar korban karena pintunya tidak terbuka seluruhnya.

Tapi alangkah kagetnya ke duanya saat pintu kamar sedikit terbuka ternyata pintu kamar  terhalang jasad korban yang meggantung dengan tali tambang plastik, sontak keduanya berteriak histeris sehingga mengundang seluruh perhatian warga, dan akhirnya dilaporkan ke Polsek Purwodadi.

Mendapatkan laporan dari warga terkait kasus bunuh diri, jajaran Polsek Purwodadi bersama Tim Inafis Polres Grobogan serta Bidan Desa langsung olah TKP, dengan memeriksa kondisi korban dan hasilnya, tidak ditemukan tanda  luka bekas kekerasan atau penganiayaan.

Selain itu petugas mengamankan barang bukti berupa tali tambang plastik berwarna biru dengan panjang 1,5 meter, sedangkan jarak antara lantai dengan kusen  215 Cm dengan posisi kaki menyentuh tanah.

Adapun di lokasi kejadian ditemukan kursi kayu kecil yang berada disamping kaki korban. Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Ng/Awg

Diduga Depresi Warga Purwodadi Nekad Gantung Diri


Grobogan – Cakrawalaonline, Kebakaran kembali lagi terjadi di Desa Dorolegi, Kecamatan Godong, yakni dua rumah milik Supirjan (61) ludes terbakar api sekira pukul 09.42 WIB, Sabtu (9/11).


Dari informasi yang dihimpun menyebutkan api diduga berasal dari dapur korban, karena saat memasak air, korban langsung meninggalkan untuk pergi ke mushola.

Sementara itu salah seorang warga setempat Masrukan menuturkan jika saat kejadian ia bersama warga lainnya berusaha memadamkan api dengan air seadanya, namun api sudah membesar dan melalap seluruh isi rumah.

Terpisah Kasi Damkar Grobogan Paiman membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut hanya saja kerugian secara material di perkirakan mencapai kurang lebih Rp 100 jutaan,” terangnya.

Paiman juga menceritakan bahwa begitu mendapat laporan kebakaran pihaknya langsung dari Pos Induk meluncur ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

“Di bawah Danru Angga Rulistyo begitu sampai di lokasi langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di TKK,” jelasnya. Ng/Awg.

Lalai Matikan Kompor Dua Rumah Warga Godong Ludes Dilalap Api

illustrasi

Jombang-Cakrawalaonline,
Malang benar nasib Bunga (korban), bocah yang masih duduk di kelas VI (enam), Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, harus mengalami trauma  berat karena dijadikan "sasaran"  oleh Y tetangganya sendiri sehingga tubuhnya kini berbadan dua.

Bunga hamil setelah di perkosa oleh tetangganya sendiri berinisal Y (pelaku), bahkan saat ini usia kandungan Bunga kini memasuki empat bulan.

Meski demikian, kasus yang sudah viral di Jombang ini belum mendapat respon dari pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), maupun aparat penegak hukum.

Sehingga sejumlah kalangan meminta KPAI dan penegak hukum agar segera bertindak, sehingga nasib Bunga dapat ditangani dengan baik, dan pelaku di meja hijaukan sehingga memberikan efek jera.

“Padahal korban ini merupakan anak di bawah umur yang seharusnya mendapat perlindungan dari KPAI atas tindakan tak senonoh oleh pelaku,” ujar sejumlah masyarakat.

Informasi yang berhasil dirangkum, kejadian ini berawal saat korban mengeluh pusing sehingga orangtuanya membawa Bunga untuk diperiksa ke bidan kampung terdekat.

 Namun dari hasil pemeriksaan, korban positif hamil dengan usia kehamilan empat bulan.

“Disitu saya kaget, lalu tanya ke Bunga, siapa yang membuatnya hamil sampai seperti ini? Jawabannya, tetangga kami, “ ujar S, ibu dari korban, saat ditemui beberapa media beberapa waktu lalu, Senin (21/10).

Selain itu, menurut pengakuan anaknya, selama ini korban sudah tiga kali diperkosa pelaku saat sedang sendirian dalam rumah. Korban tak pernah mengadu karena diancam akan di bunuh.

Namun sayang kasus yang dialami anaknya, membuat S bimbang dan tak berani membawa persoalan ini ke ranah hukum, sebab selama ini mereka tinggal di atas tanah milik keluarga pelaku.

 “Jika saya melapor, saya takut akan diusir, apalagi saat diminta pertanggung jawaban, “ ucapnya.

Menanggapi yang dialami Bunga, murid SD di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Pembina Pesantren RI – 1, Habib Abu Djibril Basyaiban mengatakan, pemerintah khususnya Jawa Timur harus segera menindaklanjuti masalah ini, "Karena ini masalah serius yang mana akan menjadi malapetaka bagi generasi muda jika tidak di proses hukum."

 “Kita harus tegas dalam hal masalah ini. Coba bayangkan jika terjadi pada keluarga kita dan pemerintah setempat harus memikirkan bagaimana kelanjutan nasib siswi SD ini,” ujar Habib Abu Djibril Basyaiban.

Menurut Habib Abu Djibril Basyaiban , pemerintah harus mengedepankan sisi kemanusiaan atau memperhatikan nasib Bunga yang saat ini hamil, selanjutnya pelaku harus mempertanggungjawabkan di pengadilan sehingga memberi efek jera.

Kata Habib Abu Djibril Basyaiban, “Siswa SD adalah generasi penerus bangsa. Jika tidak dipertanggungjawabkan pelaku di pengadilan, maka dikuatirkan semakin banyak nama Bunga yang lain yang menjadi korban. Untuk itu, pemerintah dalam hal ini penegak hukum harus jemput bola dalam kasus yang dialami Bunga,” ujarnya. Wn/Tar/Marihot

Bocah SD Digituin Tetangga Hingga Hamil, Penegak Hukum Tidak Respon


Grobogan –Cakrawalaonline, Pemkab Grobogan pada Tahun 2019 ini kembali mendapatkan penghargaan di bidang Pelaksana Pengendalian alih fungsi lahan sawah kawasan perdesaan tahun 2019 dari Kementerian ATR/BPN. Hal ini diungkapkan oleh Kabag Humas Setda Grobogan H Teguh Harjokoesumo, Kamis (7/11).


Teguh mengatakan bahwa upaya tersebut tidak lepas  dari pengendalian terhadap pola ruang yang ada di Kabupaten Grobogan, dimana pengajuan peruntukan tetap harus mempertahankan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Keseimbangan pembangunan di sektor apapun dalam pengembangan kawasan budidaya harus tetap mempertahankan LP2B yang sudah tertuang dalam Perda kab Grobogan no 7 th 2012 tentang RTRW,” ungkapnya.

Masih menurutnya bahwa analisa terhadap ajuan kesesuaian tata ruang yang cermat menjadi kunci terhadap Pengendalian LP2B. Optimalisasi LP2B dengan mengembangkan sumber – sumber irigasi untuk memaksimalkan lahan pertanian tersebut.

“Kerjasama dengan ATR/BPN kabupaten Grobogan yang terjalin baik tentunya juga merupakan kunci dalam meraih upaya tersebut,” jelasnya.

Teguh menambahkan bahwa program yang dilaksanakan Pemkab Grobogan adalah selalu menjaga ketersediaan lahan yang telah dituangkan dalam perda RTRW yaitu pada lahan LP2B seluas 72.934 m2. Artinya lahan yang diperuntukkan untuk sawah pertanian tidak boleh digunakan untuk lahan industri sehingga kecukupan pangan akan terjaga.

“Karena itu Kabupaten Grobogan sebagai penyokong lumbung pangan nasional secara kontinyuitas akan tercapai, karena sebelumnya dalam pengendalian LP2B, Bupati telah membentuk Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD),” pungkasnya.

Sementara itu selain Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni, SH, MM, ada juga beberapa Bupati yang dapat penghargaan antara lain Bupati Karawang, Pasuruan, Bogor, Sumbawa Barat, Walikota Mataram, Wakil Walikota Bandung, Bolango, Banjar, Kuningan, dan Payakumbuh. Ng/Hms

Grobogan Peroleh Penghargaan Dari Kementrian ATR/BPN Sebagai " Terbaik 1" Kabupaten Se Indonesia


Grobogan –Cakrawalaonline, Money Gime Q-Net atau akrab disebut “Ora Umum” atau Bank Ra Umum usai digulung Tim Cobra Polres Lumajang (Polda Jatim) yang menetapkan Direktur PT Amoeba yakni A Junaedi (44) warga  Purwodadi sebagai salah satu tersangka.


Praktek money game atau bisnis MLM sistem piramida di Purwodadi ini sempat booming, dan banyak sekali diminati warga Purwodadi.

Usai ditetapkan tersangka oleh Polres Lumajang, saat Tim media mendatangi rumah Direktur PT Amoeba Ahmad Junaedi yang berlokasi di jalan raya Purwodadi itu nampak lengang dan sepi, bangunan dua lantai tersebut nampak tak berpenghuni.

Biasanya sebelum ditetapkan sebagai tersangka sejumlah mobil mewah nampak terparkir di teras rumah.

Sementara itu istri dari Ahmad Junaidi yakni Nyaminah saat dikonfirmasi melalui saluran WhatsApp nya mengaku masih di luar kota dan enggan berkomentar, karena menurutnya berita itu sudah ramai tersebar di Media Sosial (Medsos).
“Ma’af mas, no coment ya,” singkatnya.

Terpisah KBO Reskrim Polres Grobogan Iptu I Ketut Sudiarta, SH saat di konfirmasi terkait praktik money gime atau “ora umum” bahwa kasus itu sudah ditangani oleh Polres Lumajang sehingga jika nanti kasus tersebut dilimpahkan ke kami, akan kami tindak lanjuti.

“Tentunya kasus itu akan dilimpahkan dulu dari Polda Jatim ke Polda Jateng, jika nanti memang korbannya banyak di berbagai daerah di Jawa Tengah tidak menutup kemungkinan akan ditangani langsung oleh Polda Jateng,” terangnya.

Masih menurutnya bahwa pihaknya hingga hari ini masih menunggu perkembangannya hasil penyelidikan dan penyidikan dari Polres lumajang terkait kasus tersebut. Ng/Awg

Bos Bank Ra Umum Digulung Di Lumajang. Bagaimana Dengan Yang Di Grobogan ?


Demak-Cakrawalaonline, Kebakaran telah terjadi di pasar Tradisional desa Waru kecamatan Mranggen, yakni 8 kios beserta barang dagangannya ludes terbakar kemaren Selasa (5/11)..

Adapun penyebab kebakaran duduga konsleting listrik pada salah satu kios.

Berdasarkan keterangan Ari  (30) dengan Siti Muzaroah (40) yang keduanya adalah warga desa Waru sampai di warung miliknya. Tiba tiba terdengar suara benda jatuh,dan ketika dicek keluar ternyata dia melihat api membakar atap salah satu kios.

Maka Ari bersama Muzaroah meminta bantuan warga setempat. Kemudian warga berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan alat  seadanya.

Selang beberapa waktu unit mobil Damkarpun tiba dilokasi, untuk melakukan pemadaman.

Dengan dibantu warga setempat akhirnya api dapat dipadamkan.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa,  namun ada empat kios rusak parah dan barang dagangannya habis terbakar.

Sedangkan empat lainnya juga terkena dampak akibat kebakaran tersebut. Wn/Rif

Sejumlah Kios Di Pasar Waru Dilalap Si Jago Merah


Grobogan-Cakrawalaonline, Karena tidak mengantongi ijin dan jual minuman keras ilegal, 3 tempat kafe/ karaoke di kecamatan Gubug dirazia aparat Polres Grobogan, Sabtu malam (02/11).

“Kasat Sabhara AKP Haryono dari satuan Sabhara,memaparkan bahwa tempat karaoke tersebut dinilai meresahkan, jadi pihak Polres Grobogan merazia dan menutup total tempat hiburan tersebut.

Kafe kafe tersebut berlokasi di  Jalan Raya Gubug-Kedungjati, Kecamatan Gubug. Cafe yang tutup paksa adalah Cafe Mahkota, Caffe Mahkota 2 dan Caffe Kwaron.

“Demi terjaminya keamanan dan ketentraman masyarakat, maka kami menutupnya,” ujarnya.

“Dalam Razia tersebut aparat Polres Grobogan berhasil menyita berbagai miras dan puluhan miras diangkut ke Mapolres Grobogan, “pungkasnya.

Dari tokoh warga mengharapkan semoga tempat hiburan tersebut selamanya tidak boleh dibuka karena Kwaron kota santri dan pingin ketenangan di desanya. Permintaan warga terhadap Pemkab. Ng/rif sumber: Bratapos

Nekat Beroperasi, 3 Cafe Karaoke Di Gubug Ditutup Paksa Oleh Petugas


Bekasi -Cakrawalaonline, (04/11) Warga Komplek jalan Merdeka ampera Bekasi Utara digegerkan dengan  keributan akibat penertipan pedagang kaki lima yang dilakukan oleh security wilayah setempat, dengan cara menabrakan motor kesalah satu pedagang bakso yang melewati lokasi tersebut dengan membawa pentungan.

Supri "korban" warga Boyolali yang merantau di Bekasi,sebagai pedagang bakso  gerobaknya ditabrak oleh oknum security sempat syok.

Karena grobaknya hancur berantakan, dan seluruh dagangan baksonya tumpah di jalanan.

Sempat terjadi adu mulut  saat kejadian berlangsung.

Kejadian ini mendapatkan perhatian dari Komunitas pedagang yang tidak terima dengan kelakuan oknum security, atas tindakannya melakukan penertiban pedagang dengan cara arogan.

Korban akan melaporkan kejadian yang dialaminya ini untuk diproses secara hukum.  Karena tindakan tersebut tidak selayaknya dilakukan oleh security, dalam penertiban pedagang dengan cara menabrak pedagang yang lewat komplek tersebut.

Papmiso siap mendampingi dan membantu Supri untuk melanjutkan proses hukum akibat tindakkan arogansi security tersebut.

Untuk melindungi dan memberi rasa aman kepada seluruh pedagang yang ada di wilayah tersebut.
Meski pun security tersebut saat dikerumuni warga sudah minta maaf di tempat kejadian.

Namun warga dan korban tetap ingin adanya proses hukum yang semestinya dari pihak berwajib atas tindakan brutal securty daerah tersebut.

Supaya kejadian serupa tidak terulang kembali dilain hari.Warga berharap kenyamanan perantau yang mengais rejeki dengan berdagang didaerah tesebut juga mendapatkan perlakuan yang baik.

Karena sebagian pedagang juga diakui sangat membantu & memudahkan  warga sekitar dalam berbelanja, berbagai jenis makanan dengan adanya pedagang keliling di sekitar lokasi tersebut. Sugeng W

Ricuh Saat Penertiban, Gerobak Bakso Warga Boyolali Hancur Ditabrak Petugas


Semarang-Cakrawalaonline, Terjadi kebakaran di gudang grosir toko Kurnia. Yang berlokasi berada di depan pasar Pringapus kabupaten Semarang Minggu (3/11) malam.

Sempat membuat warga heboh karena sempat terjadi kabar jika yang kebakaran pasar pringapus, namun ternyata yang terbakar di depan pasar tersebut.

Joko Haryadi warga pringapus, mengatakan bahwa si jago merah yang membakar gudang grosir tersebut begitu cepat melahap dinding dan bangunan toko tersebut, tidak tanggung-tanggung 5 mobil pemadam kebakaran langsung melakukan pemadaman.

Toko Kurnia merupakan toko yang dijadikan andalan para pekerja pabrik saat belanja pulang kerja, seperti para karyawan PT USG PT Eka sandang PT Indah busana.

Sementara penyebab kebakaran belum diketahui, sementara para petugas masih melakukan upaya pemadaman.
Journalist Dani afriyan

Toko Depan Pasar Pringapus Dilalap Api


Grobogan–Cakrawalaonline, Kodim 0717/Purwodadi bekerjasama denga IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) AL MA’LAA Kab. Grobogan memberikan bantuan kursi roda kepada Praka Sodiq, salah satu Prajurit TNI yang mederita sakit dan sedang menjalani terapi pengobatan bertempat di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan, Kamis (31/10).

Praka Sodik terbaring ditempat tidur lebih kurang 10 tahun lamanya, sampai saat ini masih berjuang untuk sembuh dari penyakit yang diderita.

Sodiq mengawali masa dinas sebagai seorang prajurit TNI pada tahun 2007, selesai pendidikan ditempatkan di Yinif 321/Galuh Taruna/Brigif 13/Galuh/Divif 1/Kostrad.

Selama bertugas di Batalyon tempur iapun ikut penugasan operasi bersama rekan yang lain satu Batalyon didaerah rawan Papua tahun 2008, disitulah Sodiq medapat ujian dan cobaan dari Allah SWT, jatuh saat memasang antena radio menyebabkan tulang belakangya cedera dan harus menjalani terapi sampai sekarang dan semenjak tahun 2016 menjadi anggota Kodim 0717/Purwodadi.

Dandim 0717/Purwodadi Letkol Inf Asman Mokoginta yang dampingi Ketua Persit KCK Cabang XXXVIII Dim 0717/Pwd Ny Dwi Asman Mokoginta beserta pengurus dan Kasdim Mayor Inf Nehemia Urim Perdana serta relawan IPWL AL MA’LAA menyerahkan langsung bantuan kursi roda kepada Sodiq.

“Saya merasa prihatin dan terharu melihat kondisi Praka Sodiq yang menghabiskan waktunya hari demi hari dirumah dan berbaring ditempat tidur,” ujar Dandim.
“Dengan spontan saya koordinasi dengan pihak IPWL AL MA’LAA Kabupaten Grobogan untuk memberikan bantuan berupa sebuah kursi roda sebagai solusinya, sembari menjalani terapi dan menunggu kesembuhan, semoga ini bisa bermanfaat dan dapat membantu pergergerakan untuk melihat kondisi dunia luar,” lanjutnya.

Sementara itu Praka Sodiq merasa bersyukur dan senang mendapat perhatian dan bantuan dari bapak Dandim dan pihak IPWL serta tali asih yang diberikan Ketua Persit KCK Cabang XXXVIII Dim 0717/Pwd ia akan tatap semangat dan terus berusaha untuk sembuh agar bisa meneruskan pengabdianya kepada nusa dan bangsa.

“Saya sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada bapak Dandim 0717/ Purwodadi atas kepeduliannya berbagi kebaikan dengan memberi bantuan berupa kursi roda yang selama ini saya inginkan bertahun tahun, mudah-mudahan bapak Dandim selalu diberikan keselamatan, rejeki kesehatan dan kesuksesan serta mendapatkan pahala dari Allah SWT Aamiin,” ujar Sodiq. Ng-Pendim

Kodim Purwodadi Beri Bantuan Kursi Roda Kepada Prajurit Yang Sedang Menderita Sakit


Biro DIY, Gunungkidul, Cakrawalainterprize.online – Garapan Sertifikat Tanah melalui PTSL di desa Giriharjo diharapkan rampung pada akhir tahun 2019 ini. Demikian diakui oleh para pengguna atau pengaju sertifikat melalui PTSL dari warga Giriharjo kecamatan Panggang kabupaten Gunungkidul.



Memang, pada 2019 ini desa Giriharjo mendapat jatah PTSL sebanyak 400 bidang. Jumlah itu sekarang datanya digarap dan sudah sampai di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Gunungkidul. Pensertifikatan tanah itu menjangkau semua masyarakat di padukuhan.



Garapan Pensertifikatan Tanah Sistimatis Lengkap atau PTSL ini biasanya dikerjakan oleh kelompok masyarakat. Karena bila dikerjakan oleh perangkat desa atau pekerja lembaga desa menyebabkan kelelahan tugas sehari-hari karena kelompok kerja PTSL biasanya sering lembur sampai malam hari.



Banyak diakui oleh penggarap bahwa pekerjaan PTSL juga sering dibilang pekerjaan khusus. Karena itu semua adalah pekerjaan administrasi hidup, yang digarap itu tentang Surat Berharga atau SHM atau Surat Hak Milik atau pengguna jasa PTSL itu.



Hal itu diakui oleh Aris Eko Widiyanto S.Sos kades Giriharjo yang dulu dilantik jadi kepala desa pada tanggal 18 Desember 2015. Sebagai kades Giriharjo yang telah menjabat hampir 4 tahun ini, urusan sertifikat tanah belum selesai. Sehingga pihaknya sangat berharap dengan PTSL ini diharapkan rampung pada akhir tahun 2019.



Karena pekerjaan sertifikat tanah itu memang pekerjaan yang harus cermat dan hati-hati untuk diselesaikan. Oleh karena itu pekerjaan tentang Sertifikat harus diselesaikan sesuai standar operasional prosedur (SOP), karena semua orang tentu tidak mau menyelesaikan pekerjaan yang bila diselesaikan tetapi berdampak dengan masalah hukum.



PTSL di desa Giriharjo, menurut sekretaris desa setempat juga mengakui bahwa pekerjaan tentang sertifikat tanah itu harus cermat dan teliti. “PTSL itu harus digarap dengan cermat dan teliti. Sehingga di masa yang akan datang tidak menimbulkan dampak yang menyulitkan bagi penggarap,” jelasnya.



Muharyanto menekankan hal tersebut, semua pekerjaan yang berkait dengan Sertifikat Tanah melalui PTSL harus digarap dengan cermat dan teliti. Supaya setelah terjadi SHM atau Surat Hak Milik, sertifikat itu sesuai aturan hukum dan harapan pemiliknya.  (Sab)

PTSL 400 Bidang Tanah Rampung 2019


Biro DIY, (Gunungkidul), Cakrawalainterprize.online – Haryono SH yang kemarin dukuh Ploso desa Giritirto kecamatan Purwosari ikut mencalonkan kades di desanya. Haryono SH termasuk salah satu calon dari tiga desa di wilayah kecamatan Purwosari yang bakal ikut mengadakan pilkades serentak pada tanggal 23 Nopember 2019.



Demikian Haryono SH ditemui di kediaman Padukuhan Ploso, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi DIY. Pihaknya mengaku siap mengikuti bursa Pilkades di desa setempat (Giritirto) dengan jumlah pemilih lebih kurang 3247 orang.



Dengan slogan membangun Giritirto lebih makmur dan sejahtera bersama Haryono SH berharap terpilih.  Demikian disampaikan Haryono SH calon kepala desa Giritirto yang mendapat nomor urut 2 saat dikonfirmasi oleh Sabar Pers Wartawan Cakrawalainterprize.online Biro Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga untuk wilayah Gunungkidul Selasa (29 Oktober 2019).


Saat dikonfirmasi wartawan, dirinya terdorong ingin maju sebagai kandidat calon kepala desa. Padahal dirinya sudah mengabdikan dirinya sebagai kepala dukuh di Pedukuhan Ploso sejak tahun 2006. Karena Haryono ingin mengetahui keberadaaan tentang masyarakat dan segala masalah yang ada untuk digarap bersama di tingkat desa Giritirto.



Sehingga Haryono SH mencalonkan kades Giritirto yang digelar 23-11-2019 ini alias sudah jadi dukuh selama tigabelas (13) tahun. Dijelaskannya, dorongan ia ingin menjadi kepala desa disamping dirinya sudah niat dan dorongan dari beberapa warga masyarakat untuk mengisi kekosongan jabatan definitif kepala desa yang yang sudah purna tugas.



Untuk itu dirinya disamping mohon kepada Sang Khaliq juga kepada warga masyarakat untuk mohon doa restu dan dukungannya untuk memilih dirinya agar dalam pemilihan pilkades yang akan digelar tanggal 23 Nopember 2019.



Dengan demikian pihaknya berharap Haryono SH dalam pilkades itu mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Desa Giritirto kecamatan Purwosari kabupaten Gunungkidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam kurun waktu enam tahun kedepan. (Sab)


Haryono SH Ikut Pilkades Giritirto


Biro DIY, (Gunungkidul), Cakrawalainterprize.online – Kabarnya, pemilihan kepala desa serentak di wilayah pemerintah kabupaten Gunungkidul berlansung pada tangal 23 Nopember 2019. Kurang lebih ada 58 desa bakal mengadakan pilkades serentak di akhir tahun 2019 ini.



Dari sekian pilkades yang ada di Gunungkidul itu, Hardana termasuk salah satu dari tiga calon kades di desa Gombang kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul. Demikian Hardana saat ditemui dirumahnya padukuhan Keboan Kidul, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi DIY.



Diungkapkan menurut pengakuannya, dengan adanya pilkades serentak digelar bulan November 2019 itu Hardana ditemani dua orang teman. Dua orang rival itu dianggapnya sebagai mitra dalam demokrasi pada pilkades desa setempat. Beliau termasuk salahsatu diantara kandidat yang akan bertarung dalam pilkades pada 23 Nopember 2019.



Menurutnya, ia mengabdikan dirinya sebagai perangkat desa Gombang sebagai kepala seksi pelayanan umum selama 32 tahun terhitung sejak tahun 1988 sampai tahun 2019. Menjelang purna tugas yang akan berakhir pada tahun 2022, karena pada 23 Nopember 2019 desa Gombang menggelar Pilkades, sehingga Hardana ikut nyalon kades Gombang.


Hal tersebut berawal dari niat pribadi, didukung keluarga termasuk istri dan anak serta orang tuanya. Sehingga Hardana mengembangkan niatnya itu kepada warga masyarakat desa Gombang. Karena banyak tokoh yang setuju, sehingga niat Hardana untuk mencalonkan diri sebagai Calon Kades Gombang lancar.



Kini sudah ditetapkan sebagai calon kades yang berhak dipilih, berdampingan dengan dua orang calon kades lain di desa Gombang. Menurut pengakuannya Hardana dapat respon positif dari warga masyarakat. Hal ini juga didukung keyakinannya selama mengabdi selama 32 tahun jadi Kepala seksi pelayanan umum desa Gombang.



Hardana selalu berdoa dan memohon harapan kepada warga masyarakat Gombang.

Manakala masyarakat Gombang memberikan amanah lewat pemilihan kepala desa yang akan digelar pada 23 Nopember 2019, untuk pencoblosan  Hardana mendapat suara terbanyak dan terpilih kades Gombang.


“Apabila diberikan amanah oleh warga masyarakat desa Gombang, Hardana akan menyelesaikan program kerja yang sudah masuk agenda desa Gombang. Supaya program kerja dan hasil pembangunan semakin baik untuk kepentingan warga masyarakat desa Gombang. (Sab)



Sudah 32 Tahun Perangkat, Hardana Ikut Pilkades