Catut Nama Kapolres, Perangkat Desa Mojokerto Tertipu Rp 150 Juta

Catut Nama Kapolres, Perangkat Desa Mojokerto Tertipu Rp 150 Juta

Rabu, 12 Februari 2020


Mojokerto–CakrawalaOnline, Kasus memanfaatkan nama pemimpin kepolisian Mojokerto baru saja terjadi. Dengan berhasil berhasil membawa uang seorang perangkat Desa Bening, Kecamatan Gondang, Khoridon, sebesar Rp 150 juta. Diduga sengaja menggunakan nama instansi kepolisian untuk menakut-nakuti korban. Pelaku juga menggunakan nama Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, dan Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP Dewa Putu Primayoga.
Komplotan pelaku saat ini masih dalam pengejaran tim resmob. Diduga komplotan tersebut merupakan jaringan sidrap atau bekerja secara berkelompok yang terseruktur, dan cara kerjanya sistematis
Tidak hanya satu rekening. Korban juga diminta mentrasfer uang Rp 150 juta ke tiga nomor rekening berbeda, dan dengan nama berbeda. Di antaranya atas nama Abdilah Bagir, Kamal Romadhon, dan Nugroho. Masing-masing rekening tersebut ditransfer sebesar Rp 50 juta. ’’Saat itu, korban baru curiga karena dimintai transfer secara terus-menerus oleh pelaku. Baru setelah itu dilakukan pengecekan ke polres,’’ tegasnya.
Pelaku menggunakan foto profil whatapp Kasatreskrim Polresta Mojokerto AKP Dewa Putu Primayoga yang diduga mengambilnya dari internet. Tentu ini membuat Dewa selaku nama yang digunakan menjadi korban dalam kasus ini. Kasus ini sedang berlajan dan pelaku menjadi buronan untuk saat ini
Setelah menerima laporan, kepolisian berkoordinasi dengan Tim Siber Polda Jatim untuk melacak nomor handphone pelaku. Hasilnya, lanjut Dewa, diketahui keberadaan nomor tersebut berada di wilayah Sulawesi. Diketahui kelompok ini merupakan penipu ulung. Ini sudah menjadi jaringan nasional. Saya juga pernah dengar penipuan ini di Polrestabes Surabaya. Modusnya sama, mengatasnamakan satuan polisi,’’ tegas Dewa.

Kasus ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi siapa saja. Jangan mudah percaya dan tetap waspada. Han-Sumber:Radarmojokerto