Social Items


Pemalang - CakrawalaOnline, Selasa (16/5) jelang waktu berbuka puasa, CakrawalaOnline memperoleh Informasi mengenai tewasnya seorang sopir karena tersambar kereta api.

Saat dikonfirmasi Cakrawalaonline, Kurdi, Ketua Rt.002-Rw.018 Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut.

"Memang benar dan korbannya adalah pak Abdul Wahab (54 tahun), warga saya...," Jelasnya.
Kurdi menerangkan bahwa korban merupakan seorang sopir truk di Tegal.

"Sesuai penuturan kernet yang berboncengan dengan korban, waktu tahu jalan yang dilewati buntu, korban minta pada kernet untuk putar arah kembali jalur semula, ketika korban turun dari motor, korban jalan kaki, kernet melihat ada kereta yang hendak lewat berteriak memberitahu korban, korban menjawab dengan mengatakan: "ya saya sudah tahu (ada kereta yang mau lewat)...entah bagaimana, kernet mengaku mendengar suara 'kriyek' dan korban sudah tak terlihat oleh kernet... selang beberapa waktu, korban ditemukan tewas di pinggir rel kereta...," Beber Kurdi menirukan keterangan kernet Abdul Wahab.

Lebih lanjut, Kurdi, menyatakan bahwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 17.36 WIB.

"Kemudian Sepuluh menit jenazah di bawa ke rumah sakit terdekat, setelah urusan rumah sakit selesai, jenazah malam itu juga dimakamkan di TPU Ancak Suci, Kelurahan Mulyoharjo...," Ujarnya.

Sebagai tambahan Informasi, korban(Abdul Wahab, usia 54 tahun, pekerjaan sopir) beralamat rumah di Jalan Semeru Kelurahan Mulyoharjo.

Meninggalkan seorang istri bernama Rikhana (52 tahun, ibu rumah tangga) dan Dua orang anak. Reporter:SSB

Jelang Berbuka Puasa, Seorang Sopir Tewas Tersambar Kereta...

Cakrawala Online

Pemalang - CakrawalaOnline, Selasa (16/5) jelang waktu berbuka puasa, CakrawalaOnline memperoleh Informasi mengenai tewasnya seorang sopir karena tersambar kereta api.

Saat dikonfirmasi Cakrawalaonline, Kurdi, Ketua Rt.002-Rw.018 Kelurahan Mulyoharjo Kecamatan Pemalang, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut.

"Memang benar dan korbannya adalah pak Abdul Wahab (54 tahun), warga saya...," Jelasnya.
Kurdi menerangkan bahwa korban merupakan seorang sopir truk di Tegal.

"Sesuai penuturan kernet yang berboncengan dengan korban, waktu tahu jalan yang dilewati buntu, korban minta pada kernet untuk putar arah kembali jalur semula, ketika korban turun dari motor, korban jalan kaki, kernet melihat ada kereta yang hendak lewat berteriak memberitahu korban, korban menjawab dengan mengatakan: "ya saya sudah tahu (ada kereta yang mau lewat)...entah bagaimana, kernet mengaku mendengar suara 'kriyek' dan korban sudah tak terlihat oleh kernet... selang beberapa waktu, korban ditemukan tewas di pinggir rel kereta...," Beber Kurdi menirukan keterangan kernet Abdul Wahab.

Lebih lanjut, Kurdi, menyatakan bahwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 17.36 WIB.

"Kemudian Sepuluh menit jenazah di bawa ke rumah sakit terdekat, setelah urusan rumah sakit selesai, jenazah malam itu juga dimakamkan di TPU Ancak Suci, Kelurahan Mulyoharjo...," Ujarnya.

Sebagai tambahan Informasi, korban(Abdul Wahab, usia 54 tahun, pekerjaan sopir) beralamat rumah di Jalan Semeru Kelurahan Mulyoharjo.

Meninggalkan seorang istri bernama Rikhana (52 tahun, ibu rumah tangga) dan Dua orang anak. Reporter:SSB

Tidak ada komentar