Social Items




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalainterprize.online – Lomba Desa Petir Rongkop pada hari Selasa tanggal 11-03-2019 sangat memuaskan. Acara ini berakhir di balai desa Petir kecamatan Rongkop. Balai desa Petir sebagai tempat berkumpulnya tim penilai dari kabupaten Gunungkidul dan warga masyarakat dan pejabat pemerintahan desa Petir. Upacara pembukaan dan penutupan lomba putaran ke 8 yang diikuti 18 desa dari 18 kecamatan.

Dengan menampilkan segala potensi yang ada di desa Petir. Rombongan tim penilai merasa lelah setelah mengunjungi sampel di pedusunan wilayah Petir. Namun perwakilan rombongan tim penilai dari kabupaten masih sempat bernyanyi dengan campur sari di balai desa Petir. Mereka sangat bersemangat dengan warga Petir bagi rombongan tim penilai sekitar 30 orang dari kabupaten.

Tarju SIP Kades Petir kecamatan Rongkop merasa puas dan lega. Setelah selesai lomba desa, acara itu rampung hingga sore hari. Ditemui wartawan pihaknya mengungkapkan siap menang, setidaknya nomor kecil atau meraih nomor satu. Hal ini juga diungkapkan oleh
Tarju SIP kades Petir dihadapan pejabat kabupaten dan warga Petir beserta camat kecamatan Rongkop.

Dengan banyaknya sampel penilaian, kadang membuat lelah para rombongan tim penilai. Tapi itu semua adalah potensi desa yang harus digelar dan dinilai untuk dievaluasi dalam perkembangan. Bagi tim penilai hal itu memang harus diakui desa dari tahun ketahun untuk mengetahui perkembangan hasil pembangunan. Enik dan Suratini salah satu ibu PKK desa dan kader KB Kecamatan mengaku lega dalam lomba ini. Pihaknya berharap nantinya dapat meraih juara pertama, agar mampu tampil mewakili Gunungkidul.

Desa Petir yang berada di sisi tenggara dari kota kabupaten Gunungkidul di Wonosari. Dan sebelahtenggara dari kota Yogyakarta. Kondisi wilayahnya berada dalam kawasan pegunungan. Namun demikian kehidupan warga masyarakat mayoritas bertani yang sekali panen  dua kali dari hasil tadah hujan.

Desa Petir yang semakin komplit sudah punya berbagai potensi memuaskan. Tapi desa Petir tetap dinamis dan bersemangat mengejar ketinggalan dengan desa lainnya di wilayah Gunungkidul. Semangat bergotong royong bagi warga masyarakat Petir semakin baik. Namun demikian harus tetap dipertahankan demi tercapainya kesejahteraan hidup bermasyarakat di wilayah Petir Rongkop.

Desa Petir yang berada di sisi tenggara juga tidak bisa diremehkan dalam hal lomba. Tahun kemarin 2018 desa Pringombo pagelaran lomba desa sangat meriah dan mampu meraih nomor kecil. Tidak kalah ramai dan meriah tahun 2019 ini Petir tetap bersemangat. Ini semua membuka kesempatan bahwa lomba desa sangat dibutuhkan masyarakat pedesaan.

“Luar biasa penampilan desa Petir Girisubo ini, kelompok paduan suara dari ibu-ibu PKK nya cantik-cantik. Semangatnya luar biasa, sangat memuaskan kita semua. Berbagai lembaga sangat mendukung dan memuaskan. Bila nanti juara satu ya harus siap, karena kami merasa kesulitan dalam penilaian,” kata Sujoko S.Sos M.Si ketua rombongan tim penilai kabupaten Gunungkidul. (Sab)

Lomba Desa Petir Rongkop Sangat Memuaskan

Cakrawala Online



Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalainterprize.online – Lomba Desa Petir Rongkop pada hari Selasa tanggal 11-03-2019 sangat memuaskan. Acara ini berakhir di balai desa Petir kecamatan Rongkop. Balai desa Petir sebagai tempat berkumpulnya tim penilai dari kabupaten Gunungkidul dan warga masyarakat dan pejabat pemerintahan desa Petir. Upacara pembukaan dan penutupan lomba putaran ke 8 yang diikuti 18 desa dari 18 kecamatan.

Dengan menampilkan segala potensi yang ada di desa Petir. Rombongan tim penilai merasa lelah setelah mengunjungi sampel di pedusunan wilayah Petir. Namun perwakilan rombongan tim penilai dari kabupaten masih sempat bernyanyi dengan campur sari di balai desa Petir. Mereka sangat bersemangat dengan warga Petir bagi rombongan tim penilai sekitar 30 orang dari kabupaten.

Tarju SIP Kades Petir kecamatan Rongkop merasa puas dan lega. Setelah selesai lomba desa, acara itu rampung hingga sore hari. Ditemui wartawan pihaknya mengungkapkan siap menang, setidaknya nomor kecil atau meraih nomor satu. Hal ini juga diungkapkan oleh
Tarju SIP kades Petir dihadapan pejabat kabupaten dan warga Petir beserta camat kecamatan Rongkop.

Dengan banyaknya sampel penilaian, kadang membuat lelah para rombongan tim penilai. Tapi itu semua adalah potensi desa yang harus digelar dan dinilai untuk dievaluasi dalam perkembangan. Bagi tim penilai hal itu memang harus diakui desa dari tahun ketahun untuk mengetahui perkembangan hasil pembangunan. Enik dan Suratini salah satu ibu PKK desa dan kader KB Kecamatan mengaku lega dalam lomba ini. Pihaknya berharap nantinya dapat meraih juara pertama, agar mampu tampil mewakili Gunungkidul.

Desa Petir yang berada di sisi tenggara dari kota kabupaten Gunungkidul di Wonosari. Dan sebelahtenggara dari kota Yogyakarta. Kondisi wilayahnya berada dalam kawasan pegunungan. Namun demikian kehidupan warga masyarakat mayoritas bertani yang sekali panen  dua kali dari hasil tadah hujan.

Desa Petir yang semakin komplit sudah punya berbagai potensi memuaskan. Tapi desa Petir tetap dinamis dan bersemangat mengejar ketinggalan dengan desa lainnya di wilayah Gunungkidul. Semangat bergotong royong bagi warga masyarakat Petir semakin baik. Namun demikian harus tetap dipertahankan demi tercapainya kesejahteraan hidup bermasyarakat di wilayah Petir Rongkop.

Desa Petir yang berada di sisi tenggara juga tidak bisa diremehkan dalam hal lomba. Tahun kemarin 2018 desa Pringombo pagelaran lomba desa sangat meriah dan mampu meraih nomor kecil. Tidak kalah ramai dan meriah tahun 2019 ini Petir tetap bersemangat. Ini semua membuka kesempatan bahwa lomba desa sangat dibutuhkan masyarakat pedesaan.

“Luar biasa penampilan desa Petir Girisubo ini, kelompok paduan suara dari ibu-ibu PKK nya cantik-cantik. Semangatnya luar biasa, sangat memuaskan kita semua. Berbagai lembaga sangat mendukung dan memuaskan. Bila nanti juara satu ya harus siap, karena kami merasa kesulitan dalam penilaian,” kata Sujoko S.Sos M.Si ketua rombongan tim penilai kabupaten Gunungkidul. (Sab)

Tidak ada komentar