Social Items





Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Acara evaluasi perkembangan desa atau sering lomba desa di wilayah pemerintahan kabupaten Gunungkidul digelar sebelum pemilihan umum 17 April 2019.

Lomba desa digelar bergilir diikuti oleh 18 desa sebagai wakil dari 18 kecamatan yang ada di seluruh pemerintah kabupaten Gunungkidul. Dari 18 desa itu sebelumnya telah terseleksi atau juara di tingkat kecamatan dan maju ditingkat kabupaten Gunungkidul.

Lomba dimulai dari Desa Karangmojo, Karangmojo tanggal 24-02-2019. Dilanjutkan putaran kedua yaitu desa Grogol kecamatan Paliyan tanggal 25-02-2019. Putaran ketiga tanggal 27-02-2019 desa Giriharjo kecamatan Panggang. Putaran keempat tanggal 28-02-2019 desa Jepitu kecamatan Girisubo.

Dalam minggu kedua dan putaran kelima tanggal  04-03-2019 desa Pundungsari kecamatan Semin, dan putaran keenam tanggal 05-03-2019 desa Kedungkeris kecamatan Nglipar, putaran ketujuh tanggal 06-03-2019 yaitu desa Jurangjero kecamatan Ngawen. Pada putaran ketujuh di desa Jurangjero lomba desa berlangsung meriah, walaupun hujan lebat banjir.

Hingga pada putaran ke 9 hari Selasa 12-03-2019 untuk desa Sampang kecamatan Gedangsari. Bagi peserta lomba desa tahun ini sudah tampil semaksimal mungkin. Sehingga pihaknya berharap nantinya agar memperoleh nomor yang layak. Kalau bisa nomor terbaik atau nomor satu dan juara.

Lomba desa merupakan ajang evaluasi pembangunan di tingkat pedesaan. Tanpa adanya lomba desa kapan menggerakkan warga masyarakat untuk membangun lingkungannya. Sehingga hal ini lomba desa harus selalu digerakkan setiap tahun bergiliran dari desa kedesa lain yang sebelumnya juara di tingkat kecamatan maju lomba tingkat kabupaten.

Berbagai seni dan budaya yang ada di pedesaan sering digelar dalam lomba desa sering ditampilkan. Karena potensi ini merupakan pendukung pagelaran lomba desa di wilayah pemerintahan kabupaten Gunungkidul Propindi DIY.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pembangunan Masyarakat Desa, Sujoko S.Sos M.Si mengatakan dalam setiap kunjungan bersama tim lomba desa mengakui bahwa lomba desa sekarang ini semakin memuaskan dalam segi pembangunan fisik dan non fisik.

Sampai saat ini ternyata tanggapan warga masyarakat dalam menanggapi pembangunan fisik dan non fisik masih tetap serius. Bekerja bergotong royong tetap berjalan baik, karena itu semua untuk membangun pedesaan agar kedepan semakin dekat dirasakan menuju adil makmur merata di masyarakat.

“Selamat mengikuti lomba desa untuk semua peserta lomba desa tingkat kebupaten gunungkidul tahun 2019 ini. Semoga semuanya sukses, dan pasca lomba desa itu yang jadi perhatian kita semua, pembangunan jalan terus agar semakin baik untuk kita semua,” jelasnya. (Sab)

Lomba Desa Gunungkidul Rampung Maret 2019

Cakrawala Online




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Acara evaluasi perkembangan desa atau sering lomba desa di wilayah pemerintahan kabupaten Gunungkidul digelar sebelum pemilihan umum 17 April 2019.

Lomba desa digelar bergilir diikuti oleh 18 desa sebagai wakil dari 18 kecamatan yang ada di seluruh pemerintah kabupaten Gunungkidul. Dari 18 desa itu sebelumnya telah terseleksi atau juara di tingkat kecamatan dan maju ditingkat kabupaten Gunungkidul.

Lomba dimulai dari Desa Karangmojo, Karangmojo tanggal 24-02-2019. Dilanjutkan putaran kedua yaitu desa Grogol kecamatan Paliyan tanggal 25-02-2019. Putaran ketiga tanggal 27-02-2019 desa Giriharjo kecamatan Panggang. Putaran keempat tanggal 28-02-2019 desa Jepitu kecamatan Girisubo.

Dalam minggu kedua dan putaran kelima tanggal  04-03-2019 desa Pundungsari kecamatan Semin, dan putaran keenam tanggal 05-03-2019 desa Kedungkeris kecamatan Nglipar, putaran ketujuh tanggal 06-03-2019 yaitu desa Jurangjero kecamatan Ngawen. Pada putaran ketujuh di desa Jurangjero lomba desa berlangsung meriah, walaupun hujan lebat banjir.

Hingga pada putaran ke 9 hari Selasa 12-03-2019 untuk desa Sampang kecamatan Gedangsari. Bagi peserta lomba desa tahun ini sudah tampil semaksimal mungkin. Sehingga pihaknya berharap nantinya agar memperoleh nomor yang layak. Kalau bisa nomor terbaik atau nomor satu dan juara.

Lomba desa merupakan ajang evaluasi pembangunan di tingkat pedesaan. Tanpa adanya lomba desa kapan menggerakkan warga masyarakat untuk membangun lingkungannya. Sehingga hal ini lomba desa harus selalu digerakkan setiap tahun bergiliran dari desa kedesa lain yang sebelumnya juara di tingkat kecamatan maju lomba tingkat kabupaten.

Berbagai seni dan budaya yang ada di pedesaan sering digelar dalam lomba desa sering ditampilkan. Karena potensi ini merupakan pendukung pagelaran lomba desa di wilayah pemerintahan kabupaten Gunungkidul Propindi DIY.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pembangunan Masyarakat Desa, Sujoko S.Sos M.Si mengatakan dalam setiap kunjungan bersama tim lomba desa mengakui bahwa lomba desa sekarang ini semakin memuaskan dalam segi pembangunan fisik dan non fisik.

Sampai saat ini ternyata tanggapan warga masyarakat dalam menanggapi pembangunan fisik dan non fisik masih tetap serius. Bekerja bergotong royong tetap berjalan baik, karena itu semua untuk membangun pedesaan agar kedepan semakin dekat dirasakan menuju adil makmur merata di masyarakat.

“Selamat mengikuti lomba desa untuk semua peserta lomba desa tingkat kebupaten gunungkidul tahun 2019 ini. Semoga semuanya sukses, dan pasca lomba desa itu yang jadi perhatian kita semua, pembangunan jalan terus agar semakin baik untuk kita semua,” jelasnya. (Sab)

Tidak ada komentar