Social Items



Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Lomba desa yang diikuti oleh desa Candirejo kecamatan Semanu diselenggarakan hari Selasa tanggal 19 Maret 2019. Bagi desa Candirejo lomba tingkat kabupaten 2019 ini merupakan putaran ke 13 dari 18 desa merupakan perwakilan 18 kecamatan.
                                           
Gunungan yang dikemas dari berbagai hasil bumi yaitu padi, jagung, dan lain-lain itu merupakan ungkapan rasa syukur bahwa musim hujan tahun ini patut disukuri karena panen layak bagi kaum petani. Tetapi bagi 3 penari Gambyong mengungkapkan bahwa lomba ini harus juara pertama atau terbaik. “Kami ingin juara terbaik atau pertama,” akunya.

Bagi Candidrejo, selain gunungan ditampilkan sebagai simbul kemakmuran juga ditampilkan penyanyi cantik yang membawakan Tari Gambyong. Tiga penari bernama Indah Puspitasari, Prana Parastri dan Kusuma Dewi memang sangat memukau pemirsa, termasuk rombongan tim penilai kabupaten.

Tidak kalah penting juga dalam penampilan ibu-ibu PKK desa Candirejo yang turut bernyanyi dalam kesempatan berurutan. Mereka membawakan lagu Mars PKK, Mars KB, Gunungkidul Handayani dan lagu lainnya mampu menggiurkan rombontan tim penilai. Sehingga rombongan tim penilai ikut juga menyanyi bareng ibu PKK beserta hadirin semua.

Dalam kesempatan itu juga ditandatangani bersama tentang nota kesepahaman tentang asap rokok atau tempat merokok. Merokok pada tempat yang disediakan adalah sebagai perwujutan bahwa kita semua saling menghormati sesama kaum perempuan dan perokok non aktif. Hal itu untuk mewujudkan kondisi dan suasana udara yang sehat untuk kita.

Triyanto yang juga sekretaris desa selaku ketua panitia lomba desa tingkat kabupaten Gunungkidul tahun 2019 untuk desa Candirejo mengaku cukup bangga. Bisa tampil maksimal, walau dalam situasi sedang panen pertama dan musim tanam kedua di musim marengan. “Kesulitannya bagi warga masyarakat sedang panen dan sedang tebar benih kedua. Sehingga untuk gotong royong atau kerja bakti bersama harus di waktu malam hari,” ungkap sekdes.

Namun demikian sekretaris desa Triyanto mengaku lega, karena lomba desa telah dapat diselesaikan dengan memuaskan. Juga tidak ada rintangan suatu apapun, lancar semuanya. “Alkhamdulilah lomba ini lancar, terima kasih,” ungkap Triyanto singkat.

Huntoro PW camat kecamatan Semanu mengakui bahwa lomba desa Candirejo cukup membanggakan. Kerjasama saling sinergis untuk mensukseskan lomba ini. “Kami cukup bangga dengan warga masyarakat dan semua perangkat yang cukup tinggi dalam berpartisipasi menyiapkan sampel lomba ini,” ungkap camat. (Sab)

Lomba Candirejo Digelar Gunungan Hasil Bumi

Cakrawala Online


Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Lomba desa yang diikuti oleh desa Candirejo kecamatan Semanu diselenggarakan hari Selasa tanggal 19 Maret 2019. Bagi desa Candirejo lomba tingkat kabupaten 2019 ini merupakan putaran ke 13 dari 18 desa merupakan perwakilan 18 kecamatan.
                                           
Gunungan yang dikemas dari berbagai hasil bumi yaitu padi, jagung, dan lain-lain itu merupakan ungkapan rasa syukur bahwa musim hujan tahun ini patut disukuri karena panen layak bagi kaum petani. Tetapi bagi 3 penari Gambyong mengungkapkan bahwa lomba ini harus juara pertama atau terbaik. “Kami ingin juara terbaik atau pertama,” akunya.

Bagi Candidrejo, selain gunungan ditampilkan sebagai simbul kemakmuran juga ditampilkan penyanyi cantik yang membawakan Tari Gambyong. Tiga penari bernama Indah Puspitasari, Prana Parastri dan Kusuma Dewi memang sangat memukau pemirsa, termasuk rombongan tim penilai kabupaten.

Tidak kalah penting juga dalam penampilan ibu-ibu PKK desa Candirejo yang turut bernyanyi dalam kesempatan berurutan. Mereka membawakan lagu Mars PKK, Mars KB, Gunungkidul Handayani dan lagu lainnya mampu menggiurkan rombontan tim penilai. Sehingga rombongan tim penilai ikut juga menyanyi bareng ibu PKK beserta hadirin semua.

Dalam kesempatan itu juga ditandatangani bersama tentang nota kesepahaman tentang asap rokok atau tempat merokok. Merokok pada tempat yang disediakan adalah sebagai perwujutan bahwa kita semua saling menghormati sesama kaum perempuan dan perokok non aktif. Hal itu untuk mewujudkan kondisi dan suasana udara yang sehat untuk kita.

Triyanto yang juga sekretaris desa selaku ketua panitia lomba desa tingkat kabupaten Gunungkidul tahun 2019 untuk desa Candirejo mengaku cukup bangga. Bisa tampil maksimal, walau dalam situasi sedang panen pertama dan musim tanam kedua di musim marengan. “Kesulitannya bagi warga masyarakat sedang panen dan sedang tebar benih kedua. Sehingga untuk gotong royong atau kerja bakti bersama harus di waktu malam hari,” ungkap sekdes.

Namun demikian sekretaris desa Triyanto mengaku lega, karena lomba desa telah dapat diselesaikan dengan memuaskan. Juga tidak ada rintangan suatu apapun, lancar semuanya. “Alkhamdulilah lomba ini lancar, terima kasih,” ungkap Triyanto singkat.

Huntoro PW camat kecamatan Semanu mengakui bahwa lomba desa Candirejo cukup membanggakan. Kerjasama saling sinergis untuk mensukseskan lomba ini. “Kami cukup bangga dengan warga masyarakat dan semua perangkat yang cukup tinggi dalam berpartisipasi menyiapkan sampel lomba ini,” ungkap camat. (Sab)

Tidak ada komentar