Social Items


Pemalang - Cakrawalaonline, Masyarakat Kabupaten Pemalang dibuat gempar dengan terdamparnya sebuah kapal besar di tepi pantai Widuri, tepatnya di depan sebelah Timur kompleks makam Syeh Maulana Syamsudin Kelurahan Sugihwaras Kecamatan dan Kabupaten Pemalang.

Menurut keterangan Kapolres Pemalang, AKBP Kristanto Yoga Dharmawan SIK Msi melalui Kasatpol Perairan, AKP Sunardi bahwa kapal tersebut berjenis tongkang.

"Tertulis pada badan kapal PST 115...," ucapnya sambil menyatakan pihaknya tidak menemukan ABK.

Kapolres AKBP Kristanto Yoga Dharmawan melalui Kabag Humas Polres. Pemalang, AKPT. Liestyowati melalui siaran pers menjelaskan kronologi kejadian.
"Yakni, Minggu (27/1) sekira pukul 23.10 WIB, kami dapat info dari masyarakat bahwa mereka melihat ada kapal besar berwarna hitam terapung-apung di tengah laut (Tanjungsari)...Dan hari Senin (28/1) sekira pukul 04.20 WIB, kapal tersebut sudah terdampar di bibir pantai Widuri...," bebernya.
Dalam data yang diperoleh bagian humas Polres. Pemalang, tercatat jenis kapal adalah tongkang tercantum tulisan PST 115 Batam/GT.4334/6382i/PPM 2014/300 Feet.

"Sedangkan panjang kapal 115 meter dengan muatan batubara,  nomor ijin dari Syahbandar, no.3831/VI tertanggal 28-1-2019...," ujar Kapolres melalui Kabag.humas dalam Press Release-nya.

Dalam keterangan pers, pihak Polres Pemalang akan melakukan tindakan, antara lain: berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari pemilik kapal tongkang dan mengamankan (menjaga) kapal tersebut sampai proses Evakuasi.

Sampai berita ini dimuat, belum diketahui siapa pemilik tongkang.

Kapal tongkang masih berada di tepian pantai dimana ia terdampar dan menjadi tontonan warga yang penasaran ingin melihatnya.

"Awal 2019 ditandai dengan terdamparnya sebuah kapal...," teriak seorang warga.
Reporter:SSBL

Kapal Tongkang Mesterius Terdampar di Depan Makam Syeh Maulana Syamsudin...

Cakrawala Online

Pemalang - Cakrawalaonline, Masyarakat Kabupaten Pemalang dibuat gempar dengan terdamparnya sebuah kapal besar di tepi pantai Widuri, tepatnya di depan sebelah Timur kompleks makam Syeh Maulana Syamsudin Kelurahan Sugihwaras Kecamatan dan Kabupaten Pemalang.

Menurut keterangan Kapolres Pemalang, AKBP Kristanto Yoga Dharmawan SIK Msi melalui Kasatpol Perairan, AKP Sunardi bahwa kapal tersebut berjenis tongkang.

"Tertulis pada badan kapal PST 115...," ucapnya sambil menyatakan pihaknya tidak menemukan ABK.

Kapolres AKBP Kristanto Yoga Dharmawan melalui Kabag Humas Polres. Pemalang, AKPT. Liestyowati melalui siaran pers menjelaskan kronologi kejadian.
"Yakni, Minggu (27/1) sekira pukul 23.10 WIB, kami dapat info dari masyarakat bahwa mereka melihat ada kapal besar berwarna hitam terapung-apung di tengah laut (Tanjungsari)...Dan hari Senin (28/1) sekira pukul 04.20 WIB, kapal tersebut sudah terdampar di bibir pantai Widuri...," bebernya.
Dalam data yang diperoleh bagian humas Polres. Pemalang, tercatat jenis kapal adalah tongkang tercantum tulisan PST 115 Batam/GT.4334/6382i/PPM 2014/300 Feet.

"Sedangkan panjang kapal 115 meter dengan muatan batubara,  nomor ijin dari Syahbandar, no.3831/VI tertanggal 28-1-2019...," ujar Kapolres melalui Kabag.humas dalam Press Release-nya.

Dalam keterangan pers, pihak Polres Pemalang akan melakukan tindakan, antara lain: berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari pemilik kapal tongkang dan mengamankan (menjaga) kapal tersebut sampai proses Evakuasi.

Sampai berita ini dimuat, belum diketahui siapa pemilik tongkang.

Kapal tongkang masih berada di tepian pantai dimana ia terdampar dan menjadi tontonan warga yang penasaran ingin melihatnya.

"Awal 2019 ditandai dengan terdamparnya sebuah kapal...," teriak seorang warga.
Reporter:SSBL

Tidak ada komentar