Social Items


Dompu-Cakrawalaonline, Kepala Desa Sorinomo Kecamatan Pekat Kirawatun menjelaskan tentang keberadaan Desa sorinomo yang berasal dari unit pemukiman transmigrasi  pada tahun 1989_hingga THN 1994 menjadi Desa tertinggal masih membutuhkan sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk mengembangkan potensi yang ada.

Dengan adanya dana desa tahun 2013  _ hingga 2019 kini desa Sorinomo menjadi andalan untuk mengikuti lomba Desa di masa akan datang.

Kepala Desa Sorinomo Kirawatun menjelaskan pada wartawan melakukan proses membangun desa 2013/2014 mengembangkan program visik,  pengerasan jalan Desa 2 km,109 m, pembuatan talud jalan dusun Ointala.

Tahun 2019 membuka jalan ekonomi baru 8 km untuk meningkatkan arus transportasi bongkar muat petani jagung, tebu dan kacang, membangun rumah dinas, membuat aula Desa, renovasi Desa.

Apresiasi masyarakat relatif tinggi mendorong kemajuan dunia usaha melalui BUMDes, dengan pengadaan pupuk untuk membantu petani tebu, dan jagung,mendukung dunia pendidikan membangun sebuah lembaga pendidikan dan yayasan, membangun paud, membuat MCK sekolah, memberikan pakaian seragam , meningkatkan hafalan Alquran dan memberikan honorer guru GTT. Zun

Kades Sorinomo Kirawatun Bangun Infrastruktur jalan Ekonomi 8 Km


Pemalang - Cakrawalaonline, Hal tersebut diungkapkan Kabid Sumber Daya Air pada DPU-TR Kabupaten Pemalang, Jamal Abdul Naser.

"Dalam lomba kepedulian terhadap air terutama sungai, Tiga komunitas perwakilan dari Pemalang semuanya meraih juara 123 tingkat eks Karesidenan Pekalongan... Mengalahkan (peserta dari) Brebes, Tegal, Pekalongan, dan Batang...," Jelasnya.

Lebih lanjut, Jamal mengatakan bahwa lomba yang diadakan setiap tahun itu bertujuan untuk mendukung gerakan nasional keselamatan dan Peduli air (GNKPA).

"Agar sungai tetap bersih, masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai, dan sungai bisa dikembangkan sebagai wisata...," Ujarnya.

Kabid. SDA ini juga menyampaikan bahwa juara 1 akan di-ikutsertakan pada lomba tingkat provinsi.

"Untuk juara satu akan dijadikan perwakilan dari Kabupaten Pemalang untuk ikut lomba di tingkat Provinsi Jawa Tengah...," Ucapnya.

Jamal pun menambahkan, 3 sungai yang jadi obyek penilaian yakni: Sungai Waluh, Hilir dan Hulu Sungai Comal. (Reporter:SSBL).

3 Komunitas Peduli Air Kab.Pemalang Raih Juara 123 Lomba GNKPA...


Sleman-Cakrawalaonline, Musibah kebakaran telah terjadi kemaren Minggu siang (2/6), yakni rumah milik Sugeng Riyadi (43) warga Ngepring
Purwobinangun Pakem. Sleman  Yogjakarta.

Musibah berawal saat Sugeng  seorang penjual Bensin eceran. Menimbun Bensin di dapur saat itu istri sedang memasak tiba-tiba api menyambar bensin dan akhirnya terjadilah kebakaran itu.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, kerugian berupa peralatan alat dapur hangus. Git

Rumah Terbakar Gara-gara Timbun Bensin Di Dapur


Pemalang- Cakrawalaonline, Rabu (29/5), bertempat di aula setempat, Lurah Bojongbata, Ahmad Saefudin, memberikan santunan kepada para Jompo, Marbot masjid, mushola, TPQ, dan Yatim Piatu.

"untuk jompo sebanyak 60 orang, marbot 70 orang, dan anak yatim 4 orang...," Jelasnya.

Lurah Bojongbata menambahkan bahwa masing-masing santunan, bentuknya berbeda.

"Sarung bagi marbot, sembako dan uang untuk para jompo, serta peralatan sekolah pada ke-empat anak yatim...," Terangnya.
(Reporter:SSBL)

Lurah Bojongbata Beri Santunan...


Pemalang - Cakrawalaonline, Selasa (28/5), Ratusan warga 3 dusun berbondong-bondong nggrudug ke gedung DPRD Kabupaten Pemalang.

Warga dari Dukuh Peron, Kebo Ijo, dan Kebonsari Kelurahan dan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang tersebut hendak menyampaikan tuntutan.
Beberapa anggota DPRD dan sejumlah perwakilan dinas terkait menerima kedatangan warga.

Audiensi dipimpin oleh Fahmi Hakim (PPP) didampingi Tiga anggota dewan lain, salah satunya Ujianto MR(Partai Golkar) dan perwakilan OPD diantaranya: Ir. Joni (Kabid.Peternakan Dipertan), Sultoni (disertai beberapa rekan sejawatnya dari DPMPTSP/dinas perijinan), Beni(Satpol.PP), dan  Subekhi(Lurah Petarukan).
Dalam dialog, warga meminta pada wakil rakyat dan pihak yang berwenang untuk menutup peternakan ayam milik Munawaroti (55 Tahun) yang terletak di Dusun Kebo Ijo Rt.11.Rw.12 Gang Garuda 7 karena warga merasa terganggu dengan bau dan banyaknya lalat disekitar kandang yang dikuatirkan menimbulkan penyakit.

"Baunya itu sangat busuk dan banyak lalat...," Ucap seorang warga pada Cakrawalaonline.

Dalam pertemuan itu, dihadirkan juga pemilik peternakan ayam yakni Munawaroti (warga Kebo Ijo) yang membawa serta kuasa hukumnya, Rustam.
Seusai sesi tanya jawab antara anggota dewan, dinas terkait dengan warga, dicapai keputusan bahwa peternakan ditutup dan harus dibongkar serta pindah dari lokasi semula sebab telah terbukti melanggar peraturan yang berlaku.

"Kami(DPRD Kabupaten Pemalang) merekomendasikan pada dinas perijinan  (DPMPTSP) untuk mencabut ijin usaha peternakan milik Munawaroti (surat ijin tertanggal 29 April 2019) dan pihak Satpol.PP. untuk menutup peternakan tersebut...,"Ucap Fahmi yang disambut tepuk tangan warga.

Fahmi selaku pimpinan "rapat dengar pendapat" menyarankan instansi terkait untuk membentuk tim mediasi guna membantu proses penutupan peternakan ayam potong milik Munawaroti.

Sebagai tambahan Informasi, pertemuan ini merupakan kali kedua setelah Audiensi yang pertama di tahun lalu tepatnya tanggal 26 Desember 2018.
(Reporter: SSBL)

Kandang Ayam Ganggu Lingkungan Akhirnya Warga Grudug Kantor DPRD


Pemalang - Cakrawalaonline, Senin (27/5) bertempat di sebuah rumah makan di kawasan pantai Widuri Kabupaten Pemalang, pihak perusahaan daerah air minum "Tirta Mulia" mengadakan buka puasa bersama dengan para wartawan dan LSM.

Acara yang menurut pihak PDAM dalam surat undangannya sebagai sarana silaturahim antara perusda tersebut dengan wartawan dan LSM selaku mitra.

Dalam sambutannya, Dirut.PDAM Tirta Mulia, Aji Setya Budi, berharap supaya hubungan antara pihaknya dengan wartawan dan LSM tetap baik.

"Sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi mengenai kami(PDAM) dengan baik... apalagi dalam waktu dekat ini, kami akan memproduksi air kemasan siap minum...," Ujarnya sambil meminta para jurnalis ikut membantu mempromosikannya.

Kegiatan tahunan ini berlangsung akrab dan dihadiri sejumlah pejabat PDAM "Tirta Mulia", para juru warta yang bertugas di wilayah Kabupaten Pemalang serta LSM yang ada. Reporter:SSBL

Dirut PDAM Bukber Dengan Wartawan dan LSM...


Grobogan- Cakrawalaonline, Dibulan Ramadahan 1440 H yang penuh berkah dan ampunan ini sudah sepantasnya kita untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan seperti yang dilakukan anggota Kodim 0717/Purwodadi yang dipimpin Kasdim Mayor Inf Nehemia Urim Perdana bersama puluhan komunitas Grobogan Jeep Community (Gojec) membagikan 600 paket Takjil (penganan untuk berbuka puasa)  secara langsung kepada masyarakat, Minggu (26/05) petang.

Menjelang waktu berbuka, sejumlah anggota TNI bersama komunitas Gojec langsung menghampiri pengguna jalan yang sedang melintas di sepanjang jalan dari depan Makodim Jl. Suhada No. 2, Purwodadi hingga bundaran pertigaan Getasrejo Kab. Grobogan.

 Mereka membagikan takjil kepada pengguna jalan yang mungkin terlambat tiba di rumah
"Pembagian Takjil gratis ini dilakukan ketika menjelang waktu berbuka puasa.

Tujuannya supaya para pengendara itu dapat berbuka puasa tepat waktu, yang mungkin dengan kesibukan mereka tidak sempat membeli Takjil diperjalanan," ujar Kasdim.

“Berkat hubungan dan kerjasama yang baik antara TNI dengan masyarakat dari berbagai kalangan, dikesempatan bulan Ramadhan ini, kita dapat melakukan kegiatan dengan berbagi Takjil kepada warga, untuk menjalin silaturahmi, meskipun sederhana namun mempunyai hikmah dan arti yang sangat luar biasa bagi masyarakat di bulan yang suci ini,” tutup Kasdim.

Paket takjil yang disediakan dalam waktu singkat langsung habis dibagikan sebagai wujud kebersamaan dan silaturahmi Kodim 0717/Purwodadi serta komunitas Gojec dengan masyarakat, kegiatan ini merupakan bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Ng-Pendim

Berbagi Takjil Meskipun Terlihat Sederhana, Mempunyai Arti Yang Luar Biasa




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline.com –  Purlawan adalah petugas yang mencatat perolehan ikan bagi para nelayan di pantai Gesing desa Girikarto kecamatan Panggang. Pihaknya selalu aktif dalam mencatat banyaknya ikan yang diperoleh para nelayan setiap harinya. Oleh sebab itu jumlah pendapatan bagi para nelayan akan diketahui oleh Purlawan yang selanjutnya catatan itu juga diketahui oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul.
Sehingga hadirnya kuliner dan Restoran Katulistiwa yang digelar oleh Mas Jammus semakin menambah citra baik dan kelengkapan restoran yang ada di seputaran pantai Gesing desa Girikarto kecamatan Panggang kabupaten Gunungkidul propinsi DIY.
Dari pengakuan wisatawan, pantai Gesing yang merupakan pantai yang indah untuk wisata dan kini dihuni oleh nelayan yang jumlahnya ratusan orang itu semakin dapat perhatian semua pihak diwilayah kabupaten Gunungkidul dan propinsi DIY. Tapi realita pantai Gesing masih belum cukup fasilitas kehidupan orang.

Warga nelayan pantai Gesing berharap agar kebutuhan air bersih tercukupi. Karena penyulingan air belum maksimal, air dari sumur pun belum maksimal digali dan rasanya asin tidak segar. Sehingga kebutuhan air bersih masih sangat diperlukan oleh para nelayan, awal 2019 pantai Gesing cukup lumayan.

Ketua kelompok nelayan pantai Gesing mengakui bahwa dulu dan sekarang pantai Gesing sudah beda jauh. “Kini pantai Gesing fasilitasnya semakin komplit yaitu air bersih, listrik, jalan dan fasilitas nelayan semakin lengkap,” kata Tuyadi kades Girikarto dan diakui Tugimin ketua nelayan pantai Gesing yang kini makin baik.

Drs Winarno M.Si camat Panggang mengungkapkan, perkembangan pantai Gesing makin memuaskan. “Kehidupan para nelayan di pantai Gesing sekarang ini makin baik dibanding tahun sebelumnya. Namun pihaknya berharapkan agar kaum nelayan pantai Gesing selalu berupaya maksimal dalam bekerja mencari ikan di laut,” jelasnya.

Hal lain yang perlu dikembangkan secara bersama yaitu tentang keberadaan kuliner di seputar pantai Gesing. Khusus yang kuliner kini telah dibangun restoran besar milik Mas Jammus. Restoran Mas Jammus menyediakan ikan bakar dan segala fasilitasnya untuk wisatawan yang datang di tepat wisata.

“Untuk meyalani wisatawan yang datang menikmati pemandangan dan menikmati laut selatan biasanya mereka sambil mancing. Wisatawan minat khusus juga harus mendapat layanan yang lebih layak. Sehingga kami menyediakan berbagai minuman dan berbagai masakan ikan bakar yang disajikan untuk wisatawan,” kata Jammus pantai Gesing.

“Wisatawan harus mendapatkan apa yang dia cari, yaitu melihat pemandangan dan menikmati fasilitas makan dan minum serta kelengkapan parkir, kamar kecil, kamar mandi dan musholla serta fasilitas lainnya,” kata Jammus pemilik Restoran Istimewa di Pantai Gesing yang kini tetap laris.  (Sab)     

Purlawan Pencatat Data Ikan Pantai Gesing




Biro DIY- Gunungkidul, cakrawalainterprize.onlineSetelah jadi kepala desa devinitif, Damiyo yang terpilih 13-10-2018, dan dilantik hari Senin Kliwon 26-11-2018. Selanjutnya serah terima jabatan kades pada hari Selasa Legi tanggal 27-11-2018. Acara ini bertempat di balai desa Siraman kecamatan Wonosari.
Hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 5 Juni 2019 pihaknya terus bekerja keras dalam melayani warga masyarakat desa Siraman Wonosari kabupaten Gunungkidul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dulu, pemilihan kades Siraman diperebutkan 5 calon. Mereka yaitu Sulono, Bowo Paripurno ST, Damiyo, Drs Harmanto dan Santi Supraptiwi A.Md Kep. Pilihan kades serentak tahap pertama pada  13-10-2018. Damiyo memperoleh suara terbanyak sehingga ditetapkan jadi kepala desa Siraman, Wonosari, Gunungkidul.
Dari empat calon kades Siraman yang dulu berkompetisi, Damiyo meraih jumlah suara tertinggi hingga ditetapkan jadi kades terpilih dan dilantik jadi kades Siraman. Desa Siraman merupakan desa di kota Wonosari.
Sehingga perkembangan pembangunan sangat cepat dan harus cepat sesuai kebutuhan warga masyarakat. Hal ini bisa jadi perhatian warga secara menyeluruh untuk disikapi demi majunya sikap hidup dalam membangun secara bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat.
Program kerja dari kades Damiyo untuk 6 tahun kedepan yaitu tentang pembuatan jalan lingkungan. Pembuatana drainase, jalan pemukiman, pengaspalan, jalur irigasi, saluran pasangan sumur pompa. Agar biasanya panen 2 kali bisa 3 kali bapabila belum mencukupi akan ditambah lagi untuk jalan yang belum bisa dibangun pada 2018 akan diusulkan di tahun 2019 dan segera digarap.
Tentang RTLH atau rumah tidak layak huni perlu diperhatikan dan diusulkan kepemerintah agar dapat bantuan membangun rumah tinggal bagi mereka yang warga kurang mampu. Pembangunan gapura desa sudah selesai, lainnya akan merehab balai desa.
Demikian pengakuan kades Siraman kala ditemui wartawan belum lama ini. Sehingga hal itu harus disadari oleh masyarakat di wilayah desa itu. Termasuk perangkat desa dan lembaga desa serta PKK dan Karang Taruna serta tokoh masyarakat yang ada di desa Siraman kecamatan Wonosari.
Pensiunan PNS di Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Gunungkidul ini nampak bersemangat dalam bekerja sebagai kepala desa Siraman.  Lebih-lebih setelah melaksanakan atau diserahi jabatan sejak dilantik. Setelah dilantik dan menerima serah terima jabatan dari kades sebelumnya, Damiyo dinyatakan resmi sebagai kepala desa Siraman di kota Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul. (Sab)

Damiyo Kades Devinitif Desa Siraman




Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline – Setelah ditetapkan sebagai juara pertama dalam lomba tingkat kabupaten Gunungkidul, desa Nglanggeran maju lomba tingkat propinsi DIY. Acara ini berlangsung pada hari Senin Kliwon 20 Mei 2019 dipusatkan di wilayah desa Nglanggeran kecamatan Patuk kabupaten Gunungkidul.

Camat Patuk, R Haryo Ambar Suwardhi berharap dalam lomba tingkat propinsi itu desa Nglanggeran mendapat juara  pertama. Hal ini diungkapkan camat kala ditemui wartawan menjelang lomba desa Nglanggeran. “Kami berharap juara pertama di propinsi, dalam lomba ini Nglanggeran menyajikan 7 sampel untuk lomba. Selanjutnya juga berharap maju lomba tingkat nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, lomba desa Nglanggeran Patuk berlangsung hari Rabu Pahing 13-03-2019. Acara ini dipusatkan di tempat obyek wisata Embung dan lainnya. Hingga sekitar jam 4 sore rombongan tim penilai dari kabupaten memasuki balai desa Nglanggeran. Karena mengunjungi sebanyak 20 sampel untuk dinilai, mereka disambut oleh karawitan anak-anak dari Sekolah Dasar setempat.

Lomba desa ini tidak diwarnai keributan walau ada sedikit angin ribut dan hujan lebat. Hanya sedikit mengurangi rasa dingin di kala hujan turun, namun acara lomba tetap nampak bersemangat karena dimeriahkan oleh kesenian karawitan dan kesenian campur sari dari warga setempat.

Rombongan tim penilai juga menyumbangkan lagu dalam pagelaran Campur Sari itu. Termasuk ketua tim penilai yaitu Bapak Sujoko S.Sos M.Si kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Kabupaten Gunungkidul DIY.

Dalam kesempatan itu ketua tim penilai mengungkapkan pernyataannya bahwa dalam lomba tersebut pihaknya mengaku puas. “Potensi dan sumber daya di desa Nglanggeran sekarang sudah memuaskan, perkembangannya baik. Sehingga kami bersama tim penilai merasa puas, semoga meraih nomor kecil dan juara,” jelasnya.

Kepala dinas, Sujoko S.Sos M.Si berpesan bahwa pembangunan di pedesaan harus tetap dilestarikan dan tetap dikembangkan terus menerus. Hal ini supaya pembangunan fisik dan non fisik berjalan sesuai harapan warga masyarakat pedesaan. “Kami cukup bangga dengan penampilan desa Nglanggeran ini,” katanya (Sab)

Desa Nglanggeran Maju Lomba Propinsi




Biro DIY, Kulonprogo, Cakrawalaonline – Primer Koperasi Polisi (Primkopol) Kulonprogo menyambut lebaran tahun ini dengan membagikan bingkisan untuk anggota sebanyak ribuan keping. Demikian diakui oleh Ponidi Kapimkopol Kulonprogo ditemui wartawan belum lama ini di kantornya.

Sebelumnya, kala Primkopol mengadakan RAT tutup buku 2018 berlangsung pada hari Rabu Pon 23-01-2019. RAT tutup buku tahun 2018 ini berlangsung di Aula Bhara Daksa Mapolres Kulonprogo. Dihadiri oleh anggota dan pengurus primkopol yang saat ini anggotanya cukup stabil walau sedikit menurun karena mutasi tugas.

Demikian Kompol Ponidi Purn selaku Kapimkopol Kulonprogo ditemui wartawan belum lama ini. Dijelaskan anggota yang tercatat sekitar lebih dari 1170 orang. Pengurusnya yaitu Ketua Ponidi Purn dan sekretaris dijabat oleh Sumari seorang pensiunan. Pengawas juga tetap dan bendahara masih dijabat oleh Supangat.

Koperasi ini berusaha di bidang simpan pinjam, pertokoan dan rumah makan atau kantin. Bidang usaha tersebut sudah berjalan dengan baik selama ini. Dan untuk usaha kantin sudah berkisar setahun berjalan baik dan lancar. Artinya usaha kantin berjalan sesuai harapan pengurus koperasi.

Koperasi yang berbasis PNS atau berbasis Polri ini memang cukup lancar dalam mempertahankan diri di bidang usaha tersebut. Sehingga permodalan dan usaha materialnya tidak tidak mengecewakan anggota dan pengurus. Bahkan memuaskan bagi anggota dan semua konsumen yang terlayani di lingkungan Polres Kulonprogo.

Ketua berharap agar koperasi tersebut berjalan sesuai harapan kita semua. Karena pengurus dan anggota merupakan ikatan yang tak pernah putus untuk mengembangkan usaha koperasi ini. Ikatan anggota selalu diperbaiki dengan serius, ini terbukti adanya jasa yang dibagikan pada anggota seperti jasa menjelang hari Raya Idul Fitri.

Bahkan juga ada jasa lain yang dibagikan kepada anggota, ini dibagikan setiap tahun sekali yaitu uang Sisa Hasil Usaha. Uang SHU ini mampu memperkuat perekonomian anggota, khususnya di lingkungan Mapolres Kulonprogo. Ketua berharap, semoga koperasi ini berjalan sesuai harapan kita semua dan mampu memberi pelayanan yang lebih baik kepada anggota. Koperasi ini diharapkan memberi pencerahan di bidang ekonomi keluarga.

Dalam RAT juga disampaikan oleh pengawas bahwa anggota dan pengurus agar menjaga asset dan penanaman asset untuk perkembangan koperasi masa depan. “Jangan berlaku boros karena koperasi harus berkembang untuk kita bersama,” katanya. Dengan prinsip demikian maka koperasi ini jadi sehat dalam membangun ekonomi. Sehingga termasuk koperasi sehat dan sukses, bahkan sampai mendapat hadiah dari menteri koperasi.

Menurut ketua, RAT berjalan lancar, semua program kerja tahun 2018 diterima dengan baik oleh anggota. Untuk program kerja 2019 juga diterima. SHU yang diterimakan sekitar Rp106 juta dan assetnya sekitar Rp 23 M. Ketua berharap agar semua anggota dan pengurus tetap serius dalam mensikapi Primkopol ini. Karena koperasi merupakan usaha untuk memberdayakan ekonomi anggota. (Sab)

PRIMKOPOL KULONPROGO SAMBUT LEBARAN